Mamut, ini mungkin advis nggak guna dari ibu yang kebanyakan di kebanyakan di kantor. tapi mana tahu bisa meringankan sedikit tangisnya... ;)
Waktu jyojo sudah mulai bisa jalan dan muter-muter, dia lupa dengan makannya. Asik sendiri, persis sama dengan Mutia. Rumah nggak pernah bersih, ya sama... Segala diaper, mainan, baju diewer-ewer, ya sama... Makan 2-3 suap bubar, ya persis... Nggak heran kalau yang tadinya badannya bulat bunda berubah perlahan menjadi tegak lurus. Saya hilang akal benerrrr... tiap kali dilapori Eyangnya (a.k.a -also known as- Mama saya). Saya sih cenderung cuek... karena saya ngeliatnya sebagai milestone lain dalam perkembangan anak. Tapi yang berat buat saya adalah menghadapi suami yang background ketika dibesarkan sangat konvesional dan trasidisional... hehehe... tau kan maksudnya... Anak makan harus banyak dan nasi... Pola makan penting 'dirumuskan' sejak kecil, agar besarnya kelak nggak bermasalah. Hanya memang ada masa-masa di mana anak-anak memang 'challenging' ke kita. Ditelateni sudah pasti harus... saya sampai ambil cuti khusus untuk nemenin Jyojo belajar makan yang 'genah'. Alhamdulillah saya kerja di perusahaan yang 'company for woman'. Alhamdulillah sekali! Sekarang? Ya masih suka nggak genah makannya... weekend lalu saja cuma mau makan roti tawar (Ayahnya dari Bandung bawa roti 'jadul' dari bakery Sumber Hidangan yang "belanda" banget itu...) oles mentega. Minggunya minta ibunya wajib belikan chicken teriyaki HokBen. Yo wis... dituruti. Asal mau makan... Kemarin dulu karena lagi bapil, cuma mau makan sup bakso atau sup makaroni atau kentang goreng. Bottom line Mamut... jangan sedih terus-terusan kalau Mutia lagi males makan. Tetap dijabanin tapi kalau sudah bener-bener jengkel, tinggalkan saja dulu Mutia. Biar dia main sendiri. Jerit-jerit kehilangan ibunya yo wis ben... As a mother, we still need our own time. To recollect and to regain our strength. Jangan nangis ya Mamut... TENIK HARTONO Chief Editor / Pemimpin Redaksi AYAHBUNDA Gedung Mensa 2 Lt. 3, Kuningan | Jakarta 12910 - Indonesia Phone (62-21) 525 3816, 526 6666 ext 4221 | Fax (62-21) 526 2131, 520 9366 | Mobile (62) 816 794394 | www.ayahbunda-online.com
