mamut,
kalau boleh usul, asli dari saya sebagai pelaku tidak bisa masak, bukan sebagai 
marketing pt. gaya favorit press yah, kalau mau beli buku resep yang terbitan 
saudaranya ayahbunda saja. berdasarkan pengalaman saya belajar memasak yang 
sangat menyedihkan, resep dari femina, primarasa, ayahbunda, and the gang, 
pasti enak dan jadi. mudah diikuti petunjuknya. bahkan kalau mau langganan seri 
primarasa, jadi lebih pintar dengan tips-tips masak. bagaimana merebus telur 
dengan kuningnya tetap mulus ditengah. bagaimana memilih ikan untuk pepes atau 
goreng. semacam itulah. itu ukuran kepintaran memasakku lho. kalau mamut lebih 
pintar ada yang serial advance. selamat mencari saja. oh, ya. biasanya dibawah 
resep, ada skala tingkat kesulitan. pokoknya asyik buat belajar memasak.
berarti saya juga musti belajar masak lagi yah, mbak yusri. supaya selera makan 
okta membaik dan kecukupan gizi terpenuhi. dia niy masih datnyeng. kadang 
banyak. kadang sedikit. yang dia suka selama ini baru kolak biji delima atau 
sagu mutiara, mie goreng jawa made in sendiri, tumis tempe kacang panjang, sop 
dengan kuah yang sedap, bubur oatmeal kadang mau juga. dipikir-pikir emaknya 
memang sangat tidak punya ide. saya sudah coba bikin bolu, tahu isi digoreng, 
kolak pisang, macaroni schotel, puding berbusa, .. okta tidak berminat. tapi 
nggak boleh kapok kali yah. besok coba lagi.
salam koki,


      

Kirim email ke