hai semua, saya malah dengar di surabaya mlh sekitar 750 rb an. tapi saya belum 
cobe sih. thx!



To: [email protected]
From: [EMAIL PROTECTED]
Date: Thu, 12 Jun 2008 10:09:56 +0000
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Re: Tes Sidik Jari



















    
            
    

Di gedung graha mampang lantai 5
jl. Mampang prapatan raya 100 jakarta selatan.
Tlp 021- 7970545/7988943

Biayanya 1,5jt/org.
Tp saya baru tahu klu di Surabaya udah ada cabangnya dan lebih murah (1,1jt).

Semoga membantu....

Regards,
YUSRI
email: [EMAIL PROTECTED]
YM: yusri_smpn1

Sent from my BlackBerry® wireless deviceFrom:  "drg_mirah" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Wed, 11 Jun 2008 23:56:37 -0000
To: <[email protected]>
Subject: [Ayahbunda-Online] Re: Tes Sidik Jari
                    mba yusri, aku juga tertarik pengen nyoba tes sidik jari 
tlg info 
 dimana dan berapanya yah, thx.. 

 salam, mia-mamanya rafa&rakan 
 --- In [email protected], "- Yusri -" 
 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
 >
 > 
 > Tambahan, ya....
 > Hasil tes kan bisa diambil sekitar 10 hari setelah tes.
 > Nah......saat itu, psikolog anak akan menerangkan hasil nya dan 
 kita bisa konsultasi sepuasnya.....
 > 
 > 
 > Regards,
 > YUSRI
 > email: [EMAIL PROTECTED]
 > YM: yusri_smpn1
 > 
 > Sent from my BlackBerry® wireless device
 > 
 > -----Original Message-----
 > From: palupi satya <[EMAIL PROTECTED]>
 > 
 > Date: Wed, 11 Jun 2008 00:13:28 
 > To: <[email protected]>
 > Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Tes Sidik Jari
 > 
 > 
 > Mba Yus,
 >    
 >   Menarik banget ya, jadi pengen ikutan test jg:) Sbagai ortu kan 
 kita sering bingung ya, kadang malah jadi maksain anaknya ikutan 
 macem2 kursus, misalnya karena anaknya aktif ga bisa diem, kadang 
 malah cuma ambisi masa lalu ortu, ga sempet blajar biola *aku 
 banget, heehee*, balet, dsb, jadi pingin anak kita bisa mlakukannya. 
 >    
 >   Mba Yusri bisa kasi info biaya n tempat testnya ga, atau ada 
 ayah bunda skalian yg mau bantu jelasin. Terima kasih banyak 
 sblumnya..:)
 >    
 >   Salam,
 >    
 >   Lupi~Ara's mum~
 >   
 > 
 > - Yusri - <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
 >           
 > Mbak Rita....
 > Saya sekeluarga "iseng2 berhadiah" ikut fingerprint test.
 > Disana kami diambil sidik jarinya dan 10hari kemudian kita akan 
 mendapat hasilnya.
 > Penjelasan rincinya, mgkn lebih afdol sama penyelenggaranya, ya....
 > Tapi intinya begini: 
 > Tiap anak sudah membawa sifat/ karakter, bakat dan kemampuan 
 sendiri2.
 > Supaya tidak salah mengarahkan anak, memang idealnya kita harus 
 bisa membaca pribadi anak itu sendiri.
 > Dalam proses belajar, masing2 anak memiliki cara yg berbeda supaya 
 hasilnya maksimal.
 > Ada anak yg belajar secara visual, hearing atau touching. 
 > Anak yg mempunya karakter visual dlm belajar, tidak bisa 
 disekolahkan dalam sekolah yg menganut sistem konvensional. 
 > Walaupun dia tergolong anak cerdas, tp dia tidak akan mampu 
 menyerap pelajaran secara maksimal. Ujung2nya dia akan di 
 anggap "tidak mampu".
 > Seperti anak ke 3 saya, ternyata dia memiliki karakter belajar yg 
 visual. 
 > Dan memang sejak sebelum saya ikutkan test itu, saya sedikit 
 mengalami kesulitan dlm mengajarkan warna, angka dan huruf. Cara yg 
 pernah saya terapkan pada anak2 saya yg lain tidak bisa diterapkan 
 pada anak ke 3 saya.
 > 
 > Dlm tes ini, kecerdasan/kemampuan anak di proyeksikan dalam suatu 
 nilai yg disebut TNGF.
 > Seperti nilai IQ, tapi lebih menyeluruh.
 > Nilai rata2 biasanya berkisar antara 60-120.
 > Alhamdulilah.....nila TNGf anak2 saya diatas 120. Malahan, anak 
 saya yg ke 3 justru paling tinggi.
 > Dan memang, saya rasakan kecerdasan dia melebihi kakak2nya saat 
 usia yg sama.
 > 
 > 
 > Bakat/minat anak juga akan terlihat dengan tes ini. Kita juga bisa 
 tahu hal2 yg menjadi kelemahan si anak.
 > Kalau kelemahannya bukan merupakan faktor penting, kita gak usah 
 ngotot memperbaikinya.
 > Tapi klu kelemahan nya sangat mempengaruhi masa depannya, kita 
 bisa mengantisipasi dengan memberikan stimulasi berupa latihan atau 
 les tambahan.
 > Misalnya: anak pertama saya memiliki kelemahan di logical 
 mathematik nya. 
 > Akhirnya saya harus memberikan stimulasi utk merangsang logical 
 mathematiknya supaya dia tidak mengalami kesulitan dalam belajar.
 > Anak ke 2 saya tidak memiliki bakat musik, berbeda dengan 
 kakaknya. Tapi dia berbakat di dunia tari.
 > Nah......utk apa saya memaksakan dia utk ikut les piano? Daripada 
 dia merasa dipaksa, lebih baik saya arahkan dia utk mengasah 
 kemampuannya menari.
 > Dan memang.....kalau saya lihat saat mereka belajar piano 
 (private), anak pertama saya lebih cepat menangkap penjelasan 
 gurunya dibandingkan adiknya.
 > 
 > Pokoknya banyak, deh....manfaat yg bisa saya ambil dari tes ini.
 > Saya bisa punya bayangan, kemana saya harus mengarahkan anak2. Dan 
 apa yg menjadi kelemahan mereka, bisa aku antisipasi.
 >   Regards,
 > YUSRI
 > email: [EMAIL PROTECTED]
 > YM: yusri_smpn1
 > 
 > Sent from my BlackBerry® wireless device
 >     
 > ---------------------------------
 >   From: Nika Hanidhah <[EMAIL PROTECTED]>
 > Date: Tue, 10 Jun 2008 22:09:20 -0700 (PDT)
 > To: <[email protected]>
 > Subject: RE: [Ayahbunda-Online] Tes Sidik Jari
 >   
 >               Tapi kalo yg udh pernah tes ini sekeluarga tuh bu 
 yusri…
 >   Dulu beliau juga pernah menjelaskan secara details. Bu yusri 
 bisa Bantu mbak ritta lagi kali ini??
 >   emh emh emh....
 >   (sambil geleng2 kpala...)
 > 
 >   smua smuanya pernah...
 >    
 >   beda bgt ya ma aku
 >    
 >   smua smuanya belum pernah...hihihi
 >    
 >   mamut.bak ktinggalan kreta..
 >

                                   
      

    
    
        
        
        
        


        


        
        
        
        
        


_________________________________________________________________
Easily publish your photos to your Spaces with Photo Gallery.
http://get.live.com/photogallery/overview

Kirim email ke