Jawabannya di bawah. Mohon dikoreksi yaa, terutama dari para dokter-dokter di milis ini dan Smart Parent di sini. Karena saya juga lagi masih belajar dan belajar.
----- Original Message ---- From: "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, June 18, 2008 7:21:39 AM Subject: [Ayahbunda-Online] To ayahnya nadhira (demam berdarah) Maaf pa ,follow up dr saran ayahnya libby untuk "test dengue rapid" saat sudah ada gejala db : 1. kapan diperlukan dan apakah semua laboratorium bisa melakukannya atau hrs di rumahsakit? ==> Cek lab baik itu urine atau darah, sebaiknya dilakukan setelah si anak mengalami demam selama 72 Jam (bukan 3 hari). Kenapa harus 72 Jam, karena si kuman atau si virus baru terdeteksi setelah kurun waktu tersebut. Cek darah atau cek urine?? Jika tidak ada batpil, dan suhu sang anak terus demam sebaiknya cek urin utk mengetahui ISK atau bukan, tetapi jika setelah 3 hari demam turun, behaviour anak tidak seperti biasanya, monggo di pertimbangkan ke DSA utk rujukan ke lab utk periksa darah 2.Lalu bagaimana menyikapi rumahsakit yg belum mau mengopname walau kt sdh minta diobservasi di rmh sakit based on scanning n feeling kita?(Saya pernah minta tolong kolega ayah saya (almarhum)yg dokter untuk minta tolong beri surat kpd rmhsakit ttt agar memberi kesempatan diopname krn trombosit anak saya turun tiap hari) tetapi krn saat itu db mewabah sekali (di rmhsakit pemerintah sampe byk yg dirawat di gang2)....bagaimana pertolongan pertamanya ; ==> Penolakan RS terhadap pasien bisa beberapa hal, salah satunya tingkat pasien sudah melebihi kapasitas. Jika trombosit turun pertolongan pertama adalah cairan, baik itu cairan biasa ataupun infus. Mungkin ibu bisa minta ke RS tsb utk dilakukan infus apalagi ibu sudah mempunhyai bukti2 secara medic yang menyatakan si anak mengalami gejala demam berdarah, lalu mencari RS lain utk dilakukan perawatan yang lebih intensif. 2a.untuk menghindari shock? ===>Jika terjadi pendarahan atau shock, harus dilakukan transfusi darah. Tetapi jika tidak, hindari transfusi darah, karena sel imun si penderita akan melawan dan tubuhnya bisa bereaksi seperti orang alergi. 2b.untuk menghindari kekurangan cairan. ===> Lawan demam adalah cairan-cairan-cairan utk menhindari dehidrasi.Banyak minum, bisa apa saja jangan terfocus pada P****Y , Jus Jambu, atau yang lain. Minum apa aja, bisa es krim, T*H B***L. Kalau balita gak mau minum gimana dunk??? Jangan mengalah kalau dia menolaj minum, kita harus lebih pintar dari anak kita, makanya kita menjadi orang tua. 2c.test laboratorium apa yg kt wajib lakukan setelah anak demam 3 hari ; sekalian widal atau standard trombo leko n hb........ ===> Jawabannya idem no.1. Tentang cek darah mana saja yang harus diperiksa, mungkin ibu bisa konsultasikan DSA-nya. (hb, eritrosit, trombosit dan hematrokit) biasanya utk DB Mana yang harus duluan, urine atau darah???. Itu semua tergantung dari observasi ibu. Dengan observasi dan guideline yang benar, Insya Allah kita tahu yang terbaik buat anak kita. Dan jangan panik. Widal??? utk apa, typus. Jika anak sudah makan-makanan dari luar, widalnya biasanya positif, tetapi jika belum, Gal Culture utk melihat gejala typus. Typus itu priority akhir utk dilihat, yang pertama adalah ISK,DB baru Typus. Jadi rumusnya seperti ini: Urine (paling kecil traumanya utk anak, dan utk melihat adanya ISK), kemudian Darah (DB/tidak), Gal culture(typus/tidak) terimakasih banyak sebelumnya pak,,,,,,,,,maaf kepanjangan ya.......... ===> Sama -sama Bu krn kmrn ada adik teman saya setelah demam didiagnosa ispa oleh dr umum lalu disuruh pulang lalu setelah ke rmhsakit. Tnyata trombosit sudah sedikit sekali n meninggal (umur 26th n mau menikah)........kesulitannya adalah setelah dokter (umum/spesialis) bilang bukan db lalu................meninggal. ===> Innalilahi wa innailaihi rojiun Terimakasih sudah mengingatkan saya, umur saya sudah ditentukan oleh Allah hanya kita tidak tahu kapan dipanggil. Sent from my BlackBerry® wireless device from XL GPRS/EDGE/3G network ------------------------------------ //Wasallam Ayahnya Nadhira
