Dear Mom Destri,
Dari milist tetangga yang pernah saya baca, bahwa ASI itu dibagi 2 yaitu
foremilk dan hindmilk. Foremilk tekturnya bening dan encer setelah beberapa
lama disusui/diperah akan berubah menjadi hindmilk atau lebih kental dan
warnanya juga lebih kekuningan.
Fungsi foremilk adalah memuaskan rasa dahaga pada bayi, dan memang kandungan
gizinya lebih sedikit dibandingkan hindmilk. Sedang hindmilk sendiri memberikan
rasa kenyang dan kepuasan pada bayi. Dari yang saya baca juga, peristiwa yang
mom Destri alami itu alamiah terjadi dalam artian memang begitu urutan
keluarnya ASI.
Mengenai berkurangnya pasokan ASI pada saat bekerja. Hal ini dikarenakan ASI
diproduksi dgn dipengaruhi oleh 2 hormon yaitu hormon prolaktin dan oksitosin.
Hormon prolaktin adalah hormon yang memproduksi ASI dan hormon ini banyak
diproduksi pada malam hari, sehingga dianjurkan bagi para ibu untuk banyak2x
menyusui bayinya pada malam hari karena akan merangsang hormon tsb untuk lebih
banyak memproduksi ASI. Dan pada prinsipnya ASI diproduksi berdasarkan prinsip
demand and supply, dimana jika bayi meminta (demand) lebih banyak ASI maka
hormon ini akan memproduksi (supply) lebih banyak ASI lagi sesuai kebutuhan.
Jadi jangan takut untuk kekurangan ASI.
Hormon kedua adl hormon oksitosin, hormon ini berfungsi untuk menyalurkan ASI
dari pabrik ASI ke gudang ASI (aerola dan puting). Hormon ini bekerja salah
satunya dipengaruhi oleh pikiran kita. Pada saat kita relax, hormon ini bekerja
dgn baik dan ASI pun tersalurkan dari pabrik ke gudang ASI dengan baik.
Sebaliknya, saat kita stress maka kinerja hormon oksitosin ini juga terganggu.
Akibatnya, ibu merasa stock ASI berkurang.
Solusinya, coba deh membayangkan hal2x yg menyenangkan pada saat memompa ASI di
kantor, bayangkan wajah bayi kita atau buat diri se-nyaman mungkin.
Untuk info lebih jelas, coba Mom Destri join milist asiforbaby disana banyak
info bagus tentang menyusui. Selamat mencoba dan semoga berguna.
cheers,
-indrie-
==================================================================
Salam kenal ayah & bunda sekalian,
Saya mau sharing nih, menurut keluarga & orang2 disekitar saya,
ASI saya terlalu encer dan kurang bagus untuk bayi saya. menurut mereka
ASI yang bagus itu yang kental, yang diakibatkan karena rajin makan
sayur-sayuran dan kacang-kacangan. Menurut mertua saya saya kurang
sayur sehingga ASI saya encer, bahkan ketika dipompa terlihat seperti
bening bukan putih. namun setelah banyak jadinya putih. menurut mertua
saya, ASI saya memang bayak tapi kurang bergizi. Padahal saya juga ga
susah makan sayur.saya selalu kok makan sayur-sayuran. ASI saya sejak
awal menyusui memang seperti itu. Sebenarnya bagaimana sih? apa benar
ASI harus kental? Saya pernah baca di sebuah buku, ASI mau bagaimanapun
tetap baik untuk bayi bahkan seandainya sang Ibu dengan gizi rendah
sekalipun, ASI tetap yang terbaik untuk bayinya. Jadi logika saya, ASI
kental atau encer ya ga masalah.
Kemudian, setelah bekerja ini kenapa ASI saya jadi berkurang ya...
Saya berkomitmen ingin ASI X untuk bayi saya (Asma 3 bln), setiap hari
saya selalu pompa ASI. Dulu waktu masih cuti, Alhamdulillah ASI saya
melimpah, tapi akhir-akhir ini sepertinya berkurang. Dulu, 2 jam saja
payudara saya terasa penuh sekali. Sehingga ketika satu payudara
disusui, yang satu lagi saya pompa untuk stok. Sekarang, bayi saya
tidur semalaman ga menyusu, payudara saya ga terasa penuh, sampai saya
harus "kejar tayang" agar stoknya cukup untuk sehari. Dalam semalam
saya harus pompa 3 X itu pun jumlahnya sedikit2 (+/- 50 - 80 ml). Kira2
apa penyebabnya ya bu? makasih sebelumnya
salam,
destri ~ bunda asma