Nah......disitu kali letak "konslet" nya.....
Krn mom sudah mentreatment dia seperti itu, di jadi lupa akan "posisi" dia.
Dia merasa sah2 saja klu mempunyai selera yg "sama" dengan majikan nya.
Atau mungkin juga dia sedang "belajar" menjadi orang seperti majikan nya.

Klu aku sih......walaupun aku gak membeda-bedakan dia dan mengganggap PRT 
bagian dari keluarga, saya tetap memberi batasan2 dan rambu2 pada dia. Supaya 
gak kebablasan.

Menurut aku, lebih baik keinginan dia utk memiliki baju yg sama jangan dituruti.
Suatu saat mom akan kerepotan dengan usaha2 dia menyamakan posisi dengan 
majikan perempuannya,  lho.....


Regards,
YUSRI
email: [EMAIL PROTECTED]
YM: yusri_smpn1

Sent from my BlackBerry� wireless device

-----Original Message-----
From: Wiwik Nurfitarini <[EMAIL PROTECTED]>

Date: Tue, 1 Jul 2008 03:00:51 
To: <[email protected]>
Subject: [Ayahbunda-Online] Pembantu lagi...(lanjutan)


�
�
Oh ya, tambahan aja..mungkin terkesan membela diri, tapi aku merasa selama ini 
I treat her good. Aku dah anggep dia kayak temen, sodara.. Ke mana2 aku ajak, 
bahkan dia selalu ikut lho tiap aku seminar2 (juga yang diadain Ayahbunda). Aku 
berpikir, mungkin aku gak bisa memberi dia banyak, tapi aku berusaha memberi 
sesuatu yang berarti untuk dia, yaitu ilmu parenting di seminar2. Apalagi kalo 
ada artisnya (ex:Maudy di seminar Prenagen, Tike di SGM) dia heboh banget. 
Selain dapet ilmu, dia juga bisa nyombong ke sodara2nya di kampung kan? Foto2 
seminar dgn artis dipasang gede di rumahnya Nganjuk! KIta sering nonton DVD 
lucu bergelak tawa, berpelukan karena film horor, nangis bombay of Titanic, 
masak resep2 baru.. curhat brbagai hal, nyobain makanan2 di luar. Aku berbagi 
apa aja dengan dia...tapi kalo harus kembaran baju? Belum bisa rela deh 
kayaknya.. Gimana ya? Novia, I need your fresh opinion, Yusri... I'm waiting 4 
your wise advice..juga yang lain...share
 with me..pls


      

Kirim email ke