Dear Bapak Hananto.
Maaf, kalau boleh tau, urgent ga ya pak? Sebenernya saya setuju dengan moms yang lain.. Tetapi menurut saya yang terpenting baby and mom.. Kalau memang ada kondisi penting yang memaksa mom melakukan perjalanan jauh, daripada baby ditinggal sama orang lain, yah mending ikut sekalian. Waktu itu saya juga gitu. Ada kondisi yang memaksa saya ikut dengan suami selama 3 hari diluar pulau jawa. Dan tidak mungkin saya meninggalkan kenshin selama 3 hari. Jadi, saya bawa saja sekalian. Karena masih asi-x menurut saya jadi lebih praktis bawa dia pergi kemana2. Tapi mungkin privacy menyusui yang agak kurang. Itu membuat saya ga nyaman. Kenshin alhamdulillaah tenang2 aja. Disusui saat take off dan landing. Apalagi kalau masih 1 bulan mah, kerjaannya tidur terus, jadi lebih enak, ga repot. Walau jujur, saat di luar kota itu, saya merasa tidak bersenang2. Karena memiliki bayi yaa..berari kita harus memprioritaskan dia. Sewaktu makan malam di pingir pantai, saya ga bisa lama2, mikirin bayi saya bisa masuk angin (hihihi...bercanda) Apalagi kenshin bobo malamnya cepet. ga tega saya membawa dia kemana2 saat dia seharusnya tertidur pulas di tempat tidur. Alhasil selama 2 malam, suami aja yang pergi saya tetap stay di hotel. jadi saran saya pak,kalau memang urgent, bayi boleh dibawa keluar kota. Yang terpenting kenyamanan baby dan mommy nya.Kalau mereka ga menikmati ya buat apa. Kalau tidak urgent paling ke tempat2 yang kondusif, seperti rumah kerabat, nenek kakek, taman dengan udara segar. Bapak tenang aja, insyaALLAH kalau baby sudah bisa jalan, diajak main2, mommy nya juga dah pulih benar sesudah melahirkan, mereka lah yang bahkan akan request setiap minggu jalan2 sama daddy nya. Semua itu ada waktunya pak. Dinikmati saja dulu, nanti saat baby besar, kadang kita jadi kangen pas mereka masih bener2 belum bisa apa2. Hehehe...kok jadi ngelantur gini ya.. maaf bila terlalu banyak sharing en kurang membantu cheers, kennia
