hi ..
apa kabar arvin jauh disana? berbahaya .. aduh, judulnya kok serem siy. memang 
sebaiknya anak-anak pun dari usia dini belajar bersosialisasi. nah, cara 
sosialisasi kan bisa dengan sekolah, diajak maen ke tetangga yang sebaya, atau 
dititipin di day care. katanya siy, kalau di luar negeri, day care lebih okay 
daripada di negeri sendiri. tapi entah lah. bunda arvin mungkin survey dulu.
apa disana sedang bukan musim main? maksude musim dingin yang tidak 
memungkinkan anak-anak maen diluar? apa disana tidak ada taman tempat 
orang-orang bersantai dan mengajak maen anak-anak? tidak adakah tempat bermain 
seperti kidXXXX di pondok indah? tidak ada tempat bermain yang seperti di 
mall-mall disini? kalau ada tempat bermain di mall atau di taman atau mungkin 
day care, mungkin ada baiknya arvin sesekali diajak kesana. supaya dia bisa 
bertemu dengan anak-anak seusianya. atau diajak berenang. dicarilah waktu yang 
kira-kira banyak anak-anaknya. atau mungkin makan diluar yang ada 
playgroundnya. seperti di fast food disini kadang ada tempat bermainnya 
meskipun kecil. kalau hari libur pasti banyak anak-anak. 
menurut saya siy, sesekali diajak ke tempat-tempat yang banyak anak-anak, sudah 
cukup untuk membuat badan arvin bergerak dan bertemu anak seusianya. saya juga 
menerapkan itu untuk okta. kalau sekolah belum cukup umur. dirumah hanya ada 
saya, mamanya. kalau sore tambah papanya. sesekali kami makan diluar. minggu 
siang misalnya. kami pilih restoran yang ada tempat bermainnya dan memilih 
waktu yang ramai anak-anak. memang akhirnya acara makannya tidak dinikmati. 
tapi okta kan senang bermain dan bertemu dengan teman sebayanya. kalau sedang 
ada waktu dan sehat, kami ajak ke jakarta dan maen ke tempat maen anak yang 
lebih baik. bagaimanapun keterampilan bersosialisasi adalah hal yang harus 
dikuasai dengan belajar dan perlu waktu. tetapi tentunya disesuaikan dengan 
usia.
semoga membantu yah,


      

Kirim email ke