Dear Mom Shinta,
Dulu pas lahir, anakku Steve jg di vakum... kepalanya sempet benjol
ke belakang (spt konde).. tp hy berlangsung bbrp hari/minggu.
Setelah itu.. kepalanya normal kembali.
Malah sampai skrg.. semua orang 'memuji' kepala anakku "kog bagus, dan bulet
bgt"
smua pada tny "diapain?".
Setahuku sih, tidak ada perlakuan khusus.
Tapi.. memang ini yg sy lakukan sm anakku:
1. pada saat tidur tidak menggunakan bantal (aplg bantal yg ada bulat di
tengah),
hanya menggunakan alas kain-dilipat 4. Jadi kepala bayiku bebas bergerak ke
kanan-ke kiri.
2.sering ditidurkan dg posisi tengkurap (tp katany sih ini mesti hati2),
untungnya dlm posisi tengkurap..bayiku lancar memindahkan posisi kepalanya
ke kanan atau kiri.

Ini, sy lampirkan jg ada artikel yg membahas kepala gepeng pd anak, Semoga
Membantu
Salam,
Vania(Steve's Mom-13 m)

*Artikel:*

*Kepala Gepeng, Bisa Dicegah?*

22-Agustus-2007

*Oleh: Dr. Angela Tulaar, SPRM*
 ------------------------------

Waduh, bayi cantik anda kepalanya terlihat gepeng di belakang, miring lagi.
Jangan takut. Sebenarnya hal ini bisa di cegah, bahkan bila sudah terjadi
dapat diiperbaiki dengan usaha sederhana. Tanyakan pada dokter anak anda.

Penelitian terbaru di New Zealand terhadap 200 bayi baru lahir melaporkan
bahwa kepala gepeng ditemukan pada 16% bayi berumur 6 minggu, 19.7% pada 4
bulan, 9.2% pada 8 bulan, 6.8% pada 12 bulan, dan 3.3% pada 2 tahun.
Artinya, kepala gepeng mulai terlihat antara umur 6 minggu sampai 8 bulan,
jarang sekali sesudahnya. Kemudian membaik pada umur 1 tahun dan hanya
sedikit yang masih menunjukkan kepala gepeng pada umur 2 tahun.

*Apa penyebabnya?*
Bila saat lahir sudah terlihat gepeng, penyebabnya adalah tekanan selama
dalam kandungan. Saat persalinan juga berisiko misalnya kurang bulan, posisi
kepala waktu persalinan tidak tepat, persalinan yang lama, dan persalinan
yang sulit apalagi dengan bantuan alat misalnya forseps dan vakum. Namun
sebenarnya faktor yang paling berperan adalah faktor sejak anak lahir, yaitu
anak yang mempunyai leher agak kaku sejak lahir, tidur terlentang terus
tanpa ada waktu tengkurap, dan selalu menoleh ke satu sisi. Demikian juga
anak mengalami keterlambatan perkembangan motorik dengan badan yang lemas
akan mempunyai risiko lebih besar untuk mempunyai kepala yang gepeng.

*Pencegahan*

   - Saat ini bayi memang dianjurkan tidur terlentang karena kekuatiran
   terhadap risiko sudden infant death syndrome. Saat terlentang, rubah posisi
   kepala agak menoleh ke kanan dan kiri. Bila sudah keburu gepeng, letakkan
   kepala pada bagian yang membulat.
   - Terlentang sepanjang waktu tentunya kurang menyenangkan. Lakukan tummy
   time alias 'waktunya tengkurap.' Ditengkurapkan 5 menit sehari pada umur 6
   minggu sudah dapat mencegah terjadinya kepala gepeng. Apalagi kalau lebih
   lama. Tengkurap juga menyebabkan otot leher menjadi lebih kuat sehingga anak
   cepat dapat menolehkan kepalanya ke kiri dan kanan. Jangan biarkan bayi
   tengkurap tanpa pengawasan, karena sangat berisiko bila jalan nafasnya
   terhambat.
   - Ada bayi yang selalu menoleh ke satu sisi. Perhatikan apakah karena
   lehernya kaku? Biasanya dokter akan memeriksa dengan memutar kepalanya ka
   kanan dan kiri perlahan-lahan untuk merasakan apakah putaran ke satu sisi
   lebih berat dari ke sisi lain. Bila memang kaku, perlu latihan. Latihan
   pelenturan leher bisa dilakukan tiap kali habis mengganti popoknya, 3
   ulangan setiap kali. Caranya, letakkan satu telapak tangan anda di dada, dan
   putar kepala bayi dengan tangan satunya sampai dagu menyentuh bahu. Tahan
   pada posisi ini 10 hitungan, kemudian kembalikan ke posisi semula. Lalu
   miringkan kepala sehingga telinga menyentuh bahu. Tahan selama 10 hitungan,
   kembalikan lagi. Lakukan ke arah sebelah lagi.
   - Ada pula bayi yang selalu menoleh ke satu sisi karena ada benda yang
   menarik perhatiannya. Coba pindahkan benda tersebut, atau putar posisi tidur
   bayi. Pada usia itu, bayi biasanya sudah "melek" dan mulai tertarik dengan
   warna atau bunyi. Trik 'mengalihkan perhatian' agar kepala miring ke
   bagian yang tidak datar bisa dilakukan.
   - "Pakai bantal bolong dong," nasihat dari oma untuk mencegah kepala jadi
   gepeng. Sayangnya belum ada penelitian khusus mengenai keberhasilan bantal
   bulat ini.

*Rujukan*
Pemeriksaan dan latihan sebaiknya diajarkan dan dipantau oleh ahli
rehabilitasi medis. Bila dalam 2-3 bulan tidak terlihat hasilnya, harus
dirujuk ke dokter bedah saraf anak, yang mungkin akan menganjurkan
penggunaan helm khusus atau operasi. Helm khusus untuk merubah bentuk kepala
disebut skull molding helmet. Pemakaian helm hanya efektif pada bayi berumur
4 sampai 12 bulan. Namun hasilnya belum tentu lebih baik dari usaha
pencegahan.

Operasi adalah jalan terakhir untuk mengatasi kepala gepeng, terutama bila
kepala gepeng terjadi karena tulang kepala tertentu menutup terlalu cepat.

*Referensi*

   - American Academy of Pediatrics. Prevention and Management of Positional
   Skull Deformities in Infants. Pediatrics 2003;112:199-202.
   - Hutchison BL, Thompson JMD, Mitchell EA Determinants of Nonsynostotic
   Plagiocephaly: A Case-Control Study. Pediatrics 2003;112:e316–e322.
   - Hutchison BL, Hutchison LAD, Thompson JMD, Mitchell EA. Plagiocephaly
   and Brachycephaly in the First Two Years of Life: A Prospective Cohort Study
   Pediatrics 2004;114:970–80.





On 7/11/08, obatmakanan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   dear bunda
>
> siang, akun sedih melihat kepala bayiku 3 bulan ini yang tidak
> sempurna bentuknya, dulu aku kira dikarenakan pas persalinan ada vakum
> ringan namun sudah dibenarkan dokter tetap saja sampai sekarang klo
> tidur pasti posisi kepala arahnya ke kanan terus dan akhirnya
> jadi "peyang" ke kanan.
> dear bunda tolong dong bagaimana caranya biar kepala bayiku bagus
> lagi......
>
> shinta
>
> 
>

Kirim email ke