Dear Venny, Salam kenal ya, namaku Pristina. Mengenai sharingnya, kasusnya sama dengan anakku, Deaqon 4,5 tahun. Sepupunya malah hanya beda 5 hari lebih muda dari anakku, tapi sekarang sepupunya sudah duduk di TKB, sedangkan anakku baru masuk TKA. Aku sendiri pernah konsultasi dengan psikolog anak langsung mengenai masalah ini, dan menurutnya kematangan yang paling penting dalam pendidikan adalah masalah emosional anak. Jadi jangan paksakan anak untuk duduk di tingkat pendidikan terlalu tinggi, apalagi di golden age anak-anak (usia 1-5 tahun). Jika memang sekolah yang menyarankan dan anak ternyata hepi hepi aja dan ga ada beban, ya ga papa. Yang paling penting, jangan dipaksakan. Anakku dekat banget dengan sepupunya, sering main bareng dan aku pernah juga punya kekhawatiran yang sama seperti Venny. Tapi setelah dijalani, diluar sekolah, kemampuan anakku ternyata juga ga berbeda jauh dengan sepupunya. Jadi setiap bermain bersama, lalu membaca dan menghitung, anakku juga ternyata bisa. Di luar jam sekolah, anakku malah minta les ini les itu (atas kemauannya lho). Aku tipe Ibu yang santai aja, semua kegiatan anak harus dijalani dengan happy. Kalo dia belum siap, ya ga apa apa, biarkan dia usia golden age ini, dia bisa banyak belajar dari pengalaman. Jadi ga harus melulu dari sekolah. Kalau si anak udah memperlihatkan ketertarikannya dengan membaca, kita bantu aja diluar jam sekolah. Pernah jg aku ada kekhawatiran dia bakalan boring di sekolah, soalnya pelajaran sekolah mungkin ngebosenin buat dia yang udah ngerti. Tapi aku selalu bilang ke anakku, sekolah itu juga tempat main dan belajar, jadi di sekolah juga ada mainnya, dan kebetulan anakku tunggal, jadi dia seneng banget sekolah, karena banyak temen-temen. Jadi ga perlu kuatir, mengenai efek mental, belum tentu karena kelasnya dibawah si sepupu, dia jadi kurang. Kita bisa bantu dia dengan aktifitas lain dan jika anak sudah siap, ajari sendiri di rumah juga bisa. Semoga sharing ini bisa membantu ya... Maaf kalau kurang membantu.. Cheers.. Pristina, Bundanya Deaqon
--- On Wed, 7/16/08, Venny Setiawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Venny Setiawan <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [Ayahbunda-Online] Sharing dong..... To: [email protected] Date: Wednesday, July 16, 2008, 6:04 AM Dear moms, Masalah ini pernah kita bahas rasanya, tapi saya masih perlu pendapat dari moms semua untuk masalah ini, mengenai apakah lebih baik kita mempercepat atau memperlambat usia masuk sekolah di TB / TK. Anak saya tahun ini masuk TB, usianya 3,5 tahun. Kebetulan saya punya keponakan yang usianya hanya beda beberapa hari dengan anak saya, tapi tahun ini sudah masuk TK A. Saya memang memutuskan anak saya masuk TB, dengan pertimbangan saya ingin anak saya masih bermain dulu untuk sekolahnya, tidak yang terlalu berat supaya mentalnya benar-benar siap saat masuk SD. Karena menurut teman-teman saya, kurikulum SD sekarang cukup berat jd anak harus benar-benar siap secara fisik maupun mental, bukan sekedar pintar saja. Yang jadi pemikiran saya, apakah akan ada efek secara mental bagi anak saya, mengingat saudara sepupunya yang seumur dengannya akan selalu 1 kelas lebih tinggi dari anak saya, apakah anak saya malah akan minder dsb. Tolong ya moms, saya selalu ingin memberi yang terbaik untuk anak, tapi saya takut apa yang saya rasa baik malah tidak dirasakan oleh anak saya. Thanks Regards, Venny Yahoo! Toolbar kini dilengkapi Anti-Virus dan Anti-Adware gratis. Download Yahoo! Toolbar sekarang .
