Halo Halo...

Iya yah... sekarang banyak sekali modus2 kejahatan...
Di kompleks Perumahan saya juga ada kejadian, tapi modusnya begini:

Jadi pada suatu siang, ada cowo, anak muda.
Tiba-tiba dia mengetok pintu pagar rumah saya dan menanyakan keberadaan Ibu A 
sambil menunjuk rumah yang tulisannya "DIJUAL". Kebetulan saat itu yang ada di 
rumah adalah mama saya. Mama saya dengan polos berkata kalau Ibu A itu sudah 
pindah rumah. Tiba-tiba saja si cowo penipu ini menangis tersedu-sedu. Lalu 
bercerita kalau dia itu dari kantor Z untuk interview, pulang dari interview 
dia kecopetan dan gak bisa balik ke rumahnya di Bandung (waktu itu dia sebut 
dia mau ke Bandung) sehingga dia ke rumah Ibu A untuk pinjam uang karena Ibu A 
temen baik mamanya (halah, berbelit-belit banget...). 

Nah, mamaku kan kesian ama dia, terus tanya apa yang bisa dibantu. Kata si cowo 
penipu ini dia minta tolong dibantu diberikan uang ongkos kereta api ke Bandung 
sejumlah Rp 500rb. Berhubung mamaku sedang gak pegang uang, maka dia cuma 
memberikan ala kadarnya....(kalau gak salah Rp20rb, hihihihi)

Lalu si penipu ini pergi ke rumah tetangga saya dan berkata hal yang sama. 
Tetangga saya juga ternyata gak pegang uang, maka diberilah dia Rp20rb lagi 
(hehehe...)
Nah, si penipu balik lagi ke rumah mama saya sambil ketok2 (kayanya mau minta 
uang lagi atau gimana lah) tapi karena mamaku lagi ke atas dia tidak dengar 
(baguslah...)

Pas mama saya inform saya sore harinya, saya katakan saja mama harus hati2 dan 
jangan sampai penipu itu masuk rumah karena sangat bahaya (apalagi mama saya 
cuma sendirian di rumah)

Selang 2 hari kemudian, ada lagi anak muda dan cowo juga (beda orang)
Dia bilang katanya dia kecopetan (again?) dan butuh pinjam uang untuk pulang.
Kali ini si penipu minta Rp600rb. Tapi gaya aktingnya kalah dengan penipu 
pertama, yang kali ini rada2 gelisah dan betean. Berhubung mama saya sudah saya 
peringatkan, mama saya berkata skepada penipu untuk bertemu dengan RT setempat 
saja. Tapi si penipu malah ngomel2. Lalu tiba2 tetangga saya (yang tempo hari 
ikutan nyumbang Rp20rb juga), datang, lalu setelah mama saya menceritakan 
persoalan si penipu kedua, tetangga saya dengan enteng bicara, "Lah... dua hari 
yang lalu ada yang kecopetan dan minta duit juga... kog ini ada lagi???" 
Langsung deh si penipu ngomel2 dan pergi dari situ, hihihi....

Moral of the story:

hati2 dengan orang asing, even gaya2nya "kasihan banget"... karena dia bisa 
menggunakan kelengahan kita untuk berbuat jahat.

Lalu jangan biarkan juga orang asing masuk2 ke rumah kita... 

Gitu aja, maaf ya kalau kepanjangan...

To: [EMAIL PROTECTED]
From: [EMAIL PROTECTED]
Date: Wed, 23 Jul 2008 10:32:31 +0700
Subject: [Ayahbunda-Online] FW: [Hukum-Online]  (OOT)Hati-hati modus penipuan 
baru - maling di siang bolong di komp. perumahan



















    
            









 
  
  

  Dari milist tetangga....
  
  
  

  
  Hati-hati modus penipuan baru - maling di siang bolong di komp. perumahan
  
  
  

  -Maling di siang bolong, dengan pura2 mengaku sebagai sodara/org suruhan
  rumah-

  

  

Jakarta, 22
  Juli 2008

  

  Dear all,

  

  Saya baru saja kemalingan di siang
  bolong. Camera semi pro Sony Cybershot P717 + uang 100rebu hilang di bawa
  penipu.

  

  

  Kronologi kejadian : 

  Selasa, 22 Juli 2008 jam 1 siang, ada telp ke
  rumah (Taman Alfa Indah, Petukangan Utara Jakarta Selatan) 

  di rumah saat itu hanya ada pembantu kami, dan bayi usia 5 bulan. 

  

  org di telp, mengaku sebagai koko saya, dan menurut pembantu kami, suaranya
  bener2 mirip.

kemudian si penipu itu nanyain
  kabar, si Jerry (nama sang bayi) dah makan belom, trus si Renee (kakaknya yg 
kelas 2 SD) sudah balik dari sekolah belom. 

  

kemudian, si penipu itu mengatakan
  bahwa, nanti ada org datang untuk mengambil kamera dan jam tangan 3 biji
  untuk di servis. tolong sekalian kasih duit buat ongkos perbaikinya. 

  

  pembantu : berapa ongkosnya ?

  penipu :  1 juta kamu punya ga? pake
  duitmu dulu, entar gw ganti.. 

  pembantu : wah satu juta mana ada, kalo 100rebu ada sih.. (duitnya pembantu) 

  penipu : yah udah kasih 100rebu dulu aja. 

  

  

  

  

  trus tak lama kemudian dateng org
  mo mengambil kamera dan jam tangan, (tampangnya warga keturunan
  chinese) naik motor sendiri.

  dan dengan percaya sekali, si pembantu menyerahkan kamera tersebut. ( Sony
  Cybershot F717 semi pro) bersama tas memory card MS Duo 1GB di dalamnya (yg
  tentunya berisi foto2), jam tangan ga ada, karena di rumah emang ga ada jam
  tangan yg di tinggal.

  

  total kerugian sekitar 2,5 juta
  rupiah. 

  

  

  Jadi saran saya, buat yg punya pembantu di rumah sendirian kalo siang,

  kalo ada siapa pun yg telp dan mengaku sodara ataupun ada org lain yg datang 
ke rumah, sebaiknya minta agar di telp dulu ke kita untuk konfirmasi. 

  

  lebih baik kasih pembantu satu HP untuk bisa di hubungi, dan menghubungi kita
  (dengan phonebook di dalemnya)

  

  

  

  Kejadian yg sama juga terjadi pada temenku 3 bulan yg lalu (bulan april)
  modus operasi kurang lebih sama.

  

  Kronologi kejadian :

  

  Sekitar bulan April 2008, kejadian
  di perumahan Sunter STS, Jakarta Utara. 

  temenku (cewe) tinggal cuman berdua dengan pembantunya, dan kalo siang, dia
  pasti ga ada di rumah karena pegi kerja.

  

  dateng 2 org tak di kenal yg
  mencari tuan rumah. (di sebut namanya) dan mengaku sebagai sepupu

  (lagi-lagi salah satu penipu, bertampang chinese) sehingga sang pembantu juga
  biarkan masuk.

kemudian si penipu juga tau soal
  status rumah yg di sewa ini, ada hubungan keluarga
  dengan si temenku. bahkan minta minum segala.

  

  alasan kedatangannya adalah bahwa
  mo dateng ngecek laptop yg rusak di kamar (yg kebetulan
  ga di kunci).

  jadi sang pembantu membawa laptop itu kepada
  si penipu, kemudian si penipu itu
  bilang

  

  eh, kamu temenin temenku ambil alat2 dulu untuk perbaiki laptop sebentar ke 
rumahnya rico.

  

  dengan begonya sang pembantu ikut aja pegi ambil dengan temennya si penipu
  naik motor untuk keliling2
  kompleks aja.

  tentu sesaat pembantu ikut pergi temennya,

  

  langsung beraksi ke kamar temenku,
  laptop acer travelmate 4520, celengan, 3 buah hp, perhiasaan, dan uang
  (jumlahnya tak tau)

  dan kamar tamu yg terkunci di bongkar dengan paksa, lemari2 semuanya di
  bongkar. 

  

  

  di saat yg sama,karena merasa cuman di bawa keliling2
  kompleks. si pembantu merasa was2..pada saat itu si penipu itu jg sepertinya
  dapet sms.

  dan bawa si pembantu balik ke
  rumah.

  

  begitu memasuki pagar rumah,

  sipenipu yg di rumah itu beranjak keluar
  dengan laptop (dan tentunya barang2 jarahan) --> mungkin di masukin tas.

  

  si pembantu bertanya : eh mo di bawa kemana
  laptopnya ?

  si penipu : mo di bawa perbaikin, si A (nama majikan) sudah tau kog, tadi ku
  telp dulu.

  

kemudian segera beranjak pergi naik
  motor,

  

  di saat yg bersamaan, temenku pas pulang bawa mobil, di depan gang kompleks
  berpaspasan dengan kedua penipu
  itu. 

  jadi sempat melihat kedua penipu
  itu, cuman belom sadar sih.

  

  sampai di rumah, dapatin si pembantunya kaget, rumah dah acak2an..

  

  

  

  

  INTInya Berhati-hatilah kalo cuman meninggalkan pembantu di rumah. Ajarilah
  sang pembantu agar jangan berbicara dengan org tidak
  dikenal. 

kemudian, jgn sekali2 tidak mengunci pintu kamar ketika
  meninggalkan rumah.

  or simpanlah barang2 berharga di tempat terkunci dengan baik di rumah.

  

  PENIPU2 saat ini makin lihai, modus mereka berusaha mendapatkan informasi
  dahulu tentang si penghuni rumah, kemudian
  memperdaya pembantu dengan informasi yg mereka ketahui.
  sehingga si pembantu percaya kepada
  sang penipu.

  

  

  

  salah satu kesalahan saya adalah :
  saya tidak menceritakannya ke pembantu saya soal kejadian
  yg sama juga menimpa temenku 3 bulan yg lalu.

  

  Jadi bagi yg baca email ini, ceritakanlah ke
  pembantu sekalian dan forward email ini, sehingga Anda, keluarga, temen2, dan 
kerabat
  anda tau akan hal ini.

  

  

  Jangan sampe terjadi lagi kasus or kejadian
  yg sama menimpa keluarga anda.

  

  mohon bantu di forward agar sang PENIPU tidak
  leluasa melakukan modus operandinya.

  

  salam,

  

  Edi Topan,

  [EMAIL PROTECTED]
  
  
  
 


 







        
        



      

    
    
        
        
        
        


        


        
        
        
        
        


_________________________________________________________________
Manage multiple email accounts with Windows Live Mail effortlessly.
http://www.get.live.com/wl/all

Kirim email ke