Dear all, 
setahu saya berita tentang bisphenol A alias racun yang dikeluarkan 
botol dan alat makan si kecil dari bahan plastik nih udah lama beredar. 
Bahkan sebelum kita2 jadi ortu lebih dari 5 tahun lalu ... Saya sebagai 
ibu yang sekitar 4 tahun lalu hamil pun sempet gusar n cari infio ke 
mana-mana. Dari temen-temen ahli lingkungan hidup sampai temen-temen 
yang punya usaha di bidang kebutuhan anak gak ada yang bisa bilang 
secara ilmiah data (tentang berita racun botol plastik yang beredar) 
valid or tidak. Dokter anak, saat ditanya hanya berkomentar, "Bersikap 
bijaksanalah saat menggunakan wadah plastik". Itu saja.  
Secara logika sederhana aja, wadah plastik memang tidak untuk terpapar 
tempratur tinggi alias panas, meskipun dengan teknologi tinggi sekarang 
ada wadah makan melamin untuk keluarga maupun anak-anak, yang katanya 
lebih tahan panas, dibandingkan bahan plastik biasa. 
Tapi sebagai ortu saya sih tidak mau dibikin bimbang oleh berita yang 
tidak jelas. Saya tetap menggunakan perangkat makan dan minum bayi 
untuk Keya seperti yang tersedia di pasaran, tapi cara-cara 
penggunaannya saya cermati. Pasti di situ ada petunjuk, maksimum 
temperatur yang boleh digunakan saat mencuci dan menyajikan sesuatu 
menggunakan wadah tersebut. Kalau pas kebetulan ketemu alat makan yang 
mutunya terjamin (biasanya memang impor dan ada kode kalo keamanannya 
sudah disertifikasi) ya .. saya beli. Tapi saya rasa perangkat makan 
dan minum bayi yang beredar di sini pun ... yang telah lewat sensor 
lembaga berwenang juga sudah melewati uji keamanan. 
Jadi saya sarankan teman-teman Bunda, kalo tidak mau dibuat cemas oleh 
berita or isu ... sebaiknya abaikan saja dan nikmati hidup dengan 
ringan. Kalau semua dibuat rumit ... pasti semua jadi rumit (beneran - 
padahal mungkin tadinya nggak :)). Yang penting pelajari betul 
peralatan si kecil saat akan membeli, trus ganti secara berkala. 
Misalnya, hindari alat makan kakak dilungsurkan kepada adik, terutama 
kalo beda usianya jauh. Nah, urusan yang saya sebutkan terakhir ini 
justru yang sering kelewat ... padahal itu juga penting dipikirkan 
dibandingkan memikirkan mengganti semua perangkat makan dan minum 
berbahan plastik si kecil dengan bahan lain, misalnya botol kaca (yang 
menurut saya bukan ide buruk). Mudah-mudahan Bunda berkenan dan bisa 
tersenyum lagi ....

Salam,
Andi Maerzyda A. Th.
Koord. Ayahbunda-Online



Kirim email ke