thanx infonya ya .....
kebetulan anak saya hobi bgt  berenang....
dan di komplek rumah jg ada kolam renang nya....
berhub sy ingin anak saya tinggi, dan kenal olahraga sejak dini, makanya saya 
sering ajak berenang .....
 
btw, boleh tau ga, nama hotelnya ? info2 ya ....


--- On Tue, 7/29/08, rani syahbana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: rani syahbana <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Fw: FW : Berhati - hatilah..
To: "Imelda" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], "yosi 
aulia" <[EMAIL PROTECTED]>, "seno" <[EMAIL PROTECTED]>, "nina" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "azizah" <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], "Bianka Syarief" 
<[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
Date: Tuesday, July 29, 2008, 6:26 AM








--- On Fri, 7/25/08, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: FW : Berhati - hatilah..
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Friday, July 25, 2008, 2:36 PM



berhati-hatilah...Namun bukan berarti ketakutan berlebihan... 















Dear all, ada kejadian yg menyedihkan banget, anaknya sepupu dari 
sahabatku 2,5 thn baru aja meninggal dunia di suatu RS di Singapore, 
karena terjangkit Naegleria fowleri Primary amoebic 
meningoencephalitis , suatu penyakit mirip2 kayak meningitis, awalnya 
sepele sekali, yaitu setelah berenang di swimming pool di suatu hotel 
bintang lima di jakarta pusat ( hotelnya terkenal banget kok ) kira 3 
-4 hari kemudian anak itu muntah2 hebat & pupnya berdarah, sahabatku 
sempet telp aku, aku bilang biasanya kalo pup nya berdarah itu akibat 
bakteri, yg bisa aja krn keminum air kolam renang ( gak usah anak 
kecil, org dewasa aja sering keminum air kolam kalo lg berenang kan?? 
), terus keesokan harinya, sahabatku info lagi kalo anak itu koma di 
RS Harapan Kita, aku sih heran kok sampe bisa koma?? aku pikir cuma 
diinfus aja supaya ganti cairan akibat muntah hebat, lalu setelah koma 
mungkin 3 hari, pihak keluarga anak itu memutuskan utk bawa anak itu 
ke Singapore, disana baru didapat diagnosa yg pasti yaitu kena Amoeba 
Naeglaria itu, yg katanya dokter di Singapore aja heran krn ternyata 
nih si " Amoeba " ini tergolong langka,akhirnya setalah 2 hr kemudian 
anak itu meninggal, mudah2an keluarganya diberi ketabahan amin.. 
meskipun sudh memang takdir anak itu, tapi aku kok heran ya kok bisa 
gara2 berenang di kolam renang hotel bintang 5 trus pulang2 kena 
penyakit yg mematikan & langka lagi.. kan itu bisa kejadian sama siapa 
aja, apalagi anakku baru aja berenang minggu lalunya di villa tanteku 
di megamendung, semoga info ini berguna buat semua, kalo ada yg ingin 
tau di hotel apa anak itu berenang, via japri aja ya.. aku gak enak 
nulisnya disini, btw aku kutip juga sdkt artikel ttg amoeba naeglaria 
itu dr WHO : 

3.6 Non-faecally derived amoebas 
Table 3.9 summarizes the amoebas found in swimming pools and spas and their 
associated infections. 
Table 3.9: Amoebas and associated infections found in swimming pools 
and spas Organism Infection Source 
Naegleria fowleri Primary amoebic meningoencephalitis 
Granulomatous amoebic encephalitis 
Pools and spas, including water and components 
Acanthamoeba spp. Acanthamoeba keratitis Aerosols from HVAC systems 3.6.1 
Naeglaria fowleri 
1) Risk assessment 
Naegleria fowleri is a free-living amoeba (i.e., it does not require 
the infection of a host organism 
to complete its life cycle) present in fresh water and soil. The life 
cycle includes an environmentally 
resistant encysted form. Cysts are spherical, 8?12 &#956;m in diameter, with 
smooth, single-layered walls 
containing one or two mucus-plugged pores through which the 
trophozoites (infectious stages) 
emerge. N. fowleri is thermophilic, preferring warm water and 
reproducing successfully at 
temperatures up to 46 °C. In water, concentrations of the amoebas 
increase as they feed on aquatic 
bacteria. In temperate climates, the amoebas can overwinter as cysts 
in the bottom sediments of 
bodies of fresh water and swimming pools. 
N. fowleri causes primary amoebic meningoencephalitis (PAM). Infection is 
acquired by exposure 
to polluted water in ponds, swimming pools and artificial lakes 
(Martinez & Visvesvara, 1997; 
Szenasi et al., 1998). Victims are usually healthy young children and 
adults who have had contact 
with water about 7?10 days before the onset of symptoms (Visvesvara, 
1999). Infection occurs when 
water containing the organisms is forcefully inhaled or splashed onto 
the olfactory epithelium, 
usually from diving, jumping or underwater swimming. The amoebas in 
the water then make their 
way into the brain and central nervous system. Symptoms of the 
infection include severe headache, 
high fever, stiff neck, nausea, vomiting, seizures and hallucinations. 
The infection is not contagious. 
For those infected, death occurs usually 3?10 days after exposure. 
Respiratory symptoms occur in 
some patients and may be the result of hypersensitivity or allergic 
reactions or may represent a 
Guidelines for Safe Recreational- water Environments Final Draft for 
Consultation Vol. 2: Swimming Pools, Spas and Similar Recreational- water 
Environments August 2000 3-21 
subclinical infection (Martinez & Visvesvara, 1997). PAM is an 
extremely rare disease. Wellings 
(1977) has estimated that only one case of PAM occurs for every 2.6 
million exposures to water containing N. fowleri. 
2) Risk management 
Risk of infection can be reduced by reducing the occurrence of the 
causative agent through proper 
cleaning, maintenance, coagulation?filtrati on and disinfection of 
swimming pools. Transmission of 
PAM in spas has not been reported; however, because N. fowleri grows 
at high temperatures and 
is resistant to disinfection, spas could be a source of exposure. 
Aerosols generated by spas may also 
contain N. fowleri. Users should be aware that the risk of infection 
increases with time spent in the 
pool or with immersion of the head. N. fowleri has also been isolated 
from air conditioning units. 
Therefore, HVAC systems serving the pool or spa facilities should be 
cleaned and disinfected regularly. 








From: Endah 
To: [EMAIL PROTECTED] com 
Sent: Wednesday, July 23, 2008 9:39 AM 
Subject: Re: [sehat] Berhati - hatilah.. 

Ikutan urun rembug .. kasusnya cukup menarik soalnya.  Dari yang saya baca, 
amebic meningoencephalitis ini masuk ke otak bukan lewat air yang diminum, tapi 
ada air yang mengandung amuba tersebut (naegleria fowleri) masuk langsung ke 
otak melalui hidung.  Penyakit tersebut kejadiannya sangat jarang, tapi mungkin 
harus berhati-hati supaya air tidak masuk ke hidung dengan cukup keras sehingga 
bisa menembus dan masuk ke otak. Mungkin bisa dicegah dengan menggunakan nose 
clip?  Tidak pada tempatnya kita jadi ketakutan untuk berenang .. karena dari 
sekian ratus orang yang berenang di tempat sama (saya yakin yang terminum air 
kolam itu gak cuma satu) kemungkinan tidak ada lagi yang menderita penyakit 
ini. Yang berminat silakan baca2 di google, ada beberapa laporan kasus yang 
menceritakan kejadian seperti ini. Dikatakan bahwa naegleria fowleri lebih 
banyak dijumpai pada air (kolam, danau, sungai) yang stagnant (tidak mengalir) 
dan hangat. 
Turut berduka cita untuk keluarga yang mendapat musibah ini 
Endah 

Jadi, cerita sebenarnya si anak minum air (tentunya mentah ya, seperti air yang 
keluar dari air ledeng kita kali ya) yang keluar dari pancuran yang ada di 
dekat kolam renang, bukan keminum air kolam renang. si anak sengaja 
menengadahkan kepalanya dan minum langsung dari pancuran itu.  
  
.  

.  
 






      

Kirim email ke