Menurut saya sih, Tom & Jerry sangat tidak layak untuk anak2. Penuh kekerasan, agresivitas, iseng, licik, iri hati, kebencian, tipu muslihat, korupsi dan hal negatif lainnya, walaupun dalam bentuk kartun. Menurut saya kartun ini mah tidak ada education aspect sama sekali. Seharusnya di Tom & Jerry ada cap "Adult only". Alhamdulillah, anak saya senangnya Little Einstein, Pokoyo, Thomas & Friends, dan beberapa film edukasi lainnya dari disney playhouse (Sorry sebut merk). Tetapi ini fakta, bahwa banyak pengetahuan dan pengajaran dari chanel ini dibanding dengan Televisi pendidikan Indonesia. he..he..he...
----- Pesan Asli ---- Dari: rina nurlaela <[EMAIL PROTECTED]> Kepada: [email protected] Terkirim: Jumat, 22 Agustus, 2008 09:47:06 Topik: Re: [Ayahbunda-Online] FW: [Hukum-Online] KPI Nyatakan Empat Tayangan TV Bermasalah Setuju banget ... Saya pun masih suka nonton Tom & Jerry dan masih selalu ngakak he he he Dan kalo sinetron ... kayaknya memang ga ada toleransi deh. Anak ku hanya diperbolehkan menonton sabtu dan minggu itu pun cuma chanel Disney atau Animal Planet, kalo senin s/d jum'at itu NO Television. --- Pada Kam, 21/8/08, Dona Kuswoyo <dona.kuswoyo@ yahoo.com> menulis: Dari: Dona Kuswoyo <dona.kuswoyo@ yahoo.com> Topik: Re: [Ayahbunda-Online] FW: [Hukum-Online] KPI Nyatakan Empat Tayangan TV Bermasalah Kepada: Ayahbunda-Online@ yahoogroups. com Tanggal: Kamis, 21 Agustus, 2008, 9:49 AM Intinya daridulu sebenernya adalah: GA SEMUA KARTUN ITU UNTUK KONSUMSI ANAK2 apalagi dibawah 6 tahun yang kebanyakan prilakunya adalah imitasi... sepertinya kebanyakan orang berpikir kalau dalam bentuk kartun maka itu adalah tayangan anak....weleh2. ..bisa repooot.....secara saya hobi juga nonton kartun.hehehe. kalo animasi tom and jerry...hmmmm. ....gimana ya?humornya daridulu emang slapstik sih...saya aja kalo nonton masih suka ngakak, padahal udah pernah nonton sebelumnya. Kalo soal sinetron...yang manapun...saya ngga rekomen sama sekali....mau ada pendamping atau ngga....kecuali kayak keluarga cemara, sahabat pilihan, lup, Jamil&Joan, itu yang menurut saya sinetron yang lumayan bermutu untuk ditonton anak2. sayangnya sekarang sudah menghilang entah kemana.... Kesimpulannya : mau film apapun, asal ada pendampingnya- terutama ortunya- saya rasa bisa ngga terlalu buruk...pokoknya jangan sinetron Indonesia!maaf ya, tapi keadaannya emang begitu. yang ngga suka nonton sinetron, Dona :) --- On Wed, 8/20/08, Megawati Puteri <[EMAIL PROTECTED] co.id> wrote: From: Megawati Puteri <[EMAIL PROTECTED] co.id> Subject: [Ayahbunda-Online] FW: [Hukum-Online] KPI Nyatakan Empat Tayangan TV Bermasalah To: Ayahbunda-Online@ yahoogroups. com, hypno-birthing@ yahoogroups. com Date: Wednesday, August 20, 2008, 4:56 AM ************ ********* ** Your mail has been scanned by InterScan. PT. AJ Central Asia Raya 08/20/08 11:57:12 ***********- ********* ** KPI Nyatakan Empat Tayangan TV Bermasalah Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengumumkan empat tayangan stasiun TV bermasalah, sebagai hasil pemantauan tim panelis KPI pada periode Juni 2008 yang dikhususkan pada tayangan anak dan remaja. "Judul tayangan bermasalah itu adalah Bleach di Indosiar, Cerita SMA di RCTI, Detective Conan di Indosiar, dan Naruto di Global TV dan Indosiar," kata Koordinator Pemantauan Langsung KPI Pusat, Yuzirwan Uyun dalam jumpa pers sosialisasi hasil pemantauan periode Juni 2008 di kantor KPI Jakarta, Selasa. Yazirwan mengatakan, ke empat tayangan tersebut dinilai oleh tim panelis yang di ke tuai oleh tokoh pend id ikan Arief Rahman, melanggar UU Penyiaran No.32 /2002 dan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). Tim Panelis yang terdiri dari Arief Rahman (Ketua), Dedy Nur H id ayat (Wakil Ketua), Seto Mulyadi, Nina Armando, Bobby Guntarto , Razaini Taher dan dibantu 11 orang analis, telah memantau 84 judul tayangan dari 316 episode yang disiarkan oleh sembilan stasiun TV nasional (Indosiar, SCTV, RCTI, Global TV, ANTV, TVRI, TransTV dan Trans7). Yazirwan mengatakan, pemantauan yang dilakukan 14-29 Juni 2008 kali ini difokuskan pada tayangan anak dan remaja dengan titik berat pada perlindungan terhadap anak dan remaja dengan tiga jenis tayangan yang dipantau yaitu film animasi, sinetron dan variety show. Pada ke sempatan tersebut, anggota tim panelis KPI, Nina Armando mengatakan tayangan animasi Bleach di Indosiar setiap Minggu pukul 11.00 ini dinilai t id ak cocok untuk anak karena menampilkan cerita dunia mistis dan penuh ke ke rasan yang ditampilkan secara ekspresif. "Tayangan itu t id ak pantas ditampilkan pada jam tayang pagi hari libur, t id ak menampilkan klasifikasi acara. Seharusnya dipindahkan jam tayangnya menjadi lebih malam dengan menampilkan klasifikasi R (Remaja) dan BO (Bimbingan Orang tua) sekaligus," jelas Nina. Sedangkan sinetron Cerita SMA di RCTI yang ditayangkan setiap hari pukul 19.00, dinilai melanggar peraturan karena ada adegan yang menampilkan secara close up alat ke lamin pemeran anak laki-laki, dan t id ak memerhatikan norma ke sopanan dan ke susilaan. "Tayangan ini banyak menampilkan tokoh pemain anak-anak dalam setting yang t id ak pas, banyak menampilkan pelecehan terhadap orang, terutama yang bertubuh gemuk, dan t id ak mencantumkan klasifikasi acara," jelas Nina. Sementara, film animasi Detective Conan di Indosiar yang diputar setiap hari Minggu pukul 08.30 menampilkan cerita yang t id ak tepat bagi anak, dan hampir pada setiap episode menampilkan secara detil tentang rekonstruksi pembunuhan. "Acara ini t id ak tepat dikategorikan sebagai film anak, t id ak menampilkan klasifikasi acara dan seharusnya dipindah ke jam tayangnya menjadi lebih malam dengan menampilkan klasifikasi R dan BO sekaligus," kata Nina. Sedangkan, film animasi Naruto di Indosiar dan Global TV menampilkan ke ke rasan secara ekspresif baik bersifat fisik maupun mistis yang terkadang disertai darah. Nina mengatakan, Naruto ini juga t id ak tepat dikategorikan sebagai film anak, t id ak menampilkan klasifikasi acara dan seharusnya dipindah ke jam tayangnya menjadi lebih malam dengan menampilkan klasifikasi R dan BO sekaligus. Sementara itu, hasil evaluasi secara umum tayangan TV yang dipantau oleh tim panelis, Nina menjelaskan banyaknya acara yang t id ak dicantumkan klasifikasi acara berdasarkan usia kalayak penonton, banyak film animasi yang memuat materi t id ak sesuai untuk anak misalnya memuat ke ke rasan. "Adanya tampilan yang t id ak memperhatikan norma ke sopanan dan ke susilaan, ada adegan-adegan yang melibatkan anak dalam setting yang t id ak pantas dan ada acara yang menampilkan pelecehan terhadap orang lain," kata Nina. Dia menjelaskan periode pemantauan KPI pada Juni 2008 ini lebih memfokuskan pada tayangan anak dan remaja dengan pertimbangan anak dan remaja yang sering mengkonsumsi tayangan TV, serta anak merupakan ke lompok pemirsa yang paling rentan terpengaruh TV. Sementara itu Arief Rahman mengatakan, tayangan kartun Tom and Jerry dan Popeye juga perlu diwaspadai karena adanya tayangan yang t id ak pantas dilihat anak-anak. Arief memperingatkan orangtua agar ikut menemani anak menonton film kartun karena t id ak semua film kartun tersebut pantas ditonton oleh anak-anak. [TMA, Ant] http://gatra. com/artikel. php?id=117614 ________________________________ Dapatkan informasi terkini, terupdate, berimbang dan bertanggung jawab dari seluruh informasi di Indonesia di blogspot : http://newspaperind onesia.blogspot. com http://suratkabarin donesia.blogspot .com ________________________________ ________________________________ Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. br> Cepat sebelum diambil orang lain! ___________________________________________________________________________ Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru. Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. Cepat sebelum diambil orang lain! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
