Dear Bunda, uraian dr. Kennia sudah lengkap, cuma mau nambahin. Selama ini saya ikutan komunitas kesehatan holistik (di LN) dan baca buku kesehatan anak (The Holistic Pediatrician), dari situ mau share perihal ini. Satu hal yang kurang diketahui awam, konsumsi echinacea sebagai suplemen untuk support kekebalan tubuh tidak disarankan dalam rentang yang terlalu rapat. Misalnya, bulan ini kita konsumsi echinacea selama seminggu (memang tidak boleh lebih dari 7 - 10 hr), trus interval berikut kalo perlu konsumsi lagi, sebaiknya 2 - 3 bulan kemudian. Seandainya dalam rentang sebulan setelah konsumsi echinacea ada gejala flu lagi, sebaiknya support kekebalan tubuh dengan vitamin C, perbanyak istirahat dan cara alami lainnya (kalau tidak mau konsumsi obat paracetamol and friends). Menurut, konsultan kesehatan holistik (yang mengusai pengobatan dengan herbal dan alami), tempat saya berkonsultasi, hal ini juga berlaku untuk immunomodulator lain, seperti ekstrak meniran dan lain-lain. Bagaimana pun tubuh kita punya kemampuan untuk meregenerasi sel sendiri, memperbaiki (kalau ada masalah) dan menyembuhkan "dirinya" sendiri. Kalaupun mau membantu membantu/mendukung/men-support, "edukasilah" sel-sel tubuh kita untuk jadi kuat dan tegar (tidak rapuh) dan bukan dengan "memanjakannya" sehingga sistem-sistem tubuh jadi "malas" melakukan fungsi-fungsi/tugas yang sudah diberikan oleh alam. Jadi, kalau sebentar-sebentar Anda dan pasangan suka flu, there must be something you have to fix. Mungkin pola makan kurang baik, ola gerak tubuh kurang dan lain-lain. Kalau balita bolak-balik flu, ya ... wajar, kekebalan tubuhnya sedang belajar, sebagaimana dirinya sedang belajar jalan, bicara, bersosialisasi, pastilah ada masanya ia terjatuh, salah ucap, berantem atau ... sakit.
Sori kepanjangan (habis udah kangen nggak nulis di milis hehehehhe) Andi Maerzyda A. Th. (Bundanya Keya) Redaktur Eksekutif & Koordinator Ayahbunda-Online --- In [email protected], Kennia <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Hellooo juga mba yennie... > > Maaf, baru sempet reply. > Mba, *echinacea* itu nama sebuah tanaman yang selama ini dipakai sebagai > suplemen herbal. > Kandungan utamanya terdiri dari flavonoids (fitoprotein), glikoprotein dan > polisakarida. > beberapa ilmuwan percaya 3 komponen utama *echinacea* itu merupakan > antioksidan yang bermanfaat meningkatkan daya tahan tubuh. > Efek samping akibat konsumsi berlebihan sampai saat ini belum dilaporkan. > Namun pengkonsumsian suplemen itu tetap memerlukan pengawasan dokter, > mengingat ada beberapa penyakit yang obat nya dapat memberikan > *interaksi*dengan suplemen tersebut (seperti obat-obatan > immunosupressan). > > Saya *tidak bisa* menjawab, apa yang mba lakukan benar atau salah. > Saya hanya bisa memberi informasi bahwa kekebalan tubuh dipengaruhi oleh > genetik , imunitas turunan dari ibu (melalui ASI) dan juga faktor nutrisi. > Bila asumsi gizi anak baik, maka daya tahan tubuhnya juga akan optimal. > Walaupun memang ada beberapa penyakit berat yang dapat mempengaruhi imunitas > seorang anak. > Imunisasi adalah salah satu cara agar daya tahan tubuh anak lebih optimal > menghadapi lingkungan. > > *Semua* vitamin untuk balita sangat baik bagi tubuh. > Dan bila konsumsi melalui makanan dan minuman sehari-sehari sudah cukup, > maka suplemen vitamin tambahan tidak diperlukan. > > > Berikut, saya lampirkan file jadwal imunisasi 2008 yan direkomendasikan > IDAI. > Semoga bermanfaat ya. > > Mengenai *campak dan MMR*. > Mba benar, MMR adalah imunisasi yang jauh lebih komplit. > Namun MMR sendiri bukan imunisasi yang diwajibkan. > Rekomendasi yang ada ialah bila imunisasi campak belum diberikan saat usia > 12 bulan, maka imunisasi MMR bisa langsung diberikan (tanpa menunggu harus > di imunisasi campak lebih dulu) > Jadi pengertiannya, MMR bisa mencakup imunisasi campak juga. > > Semoga membantu ya mba... > Jangan lupa terus bertanya dan berkonsultansi dengan Sp.A nya bila belum > jelas.. > > > Cheers, > kennia >
