Thanks Mbak Trully sudah memberi intro, ya Mbak Tri, makasih untuk masukannya. Kopdar di Surabaya yang pertama kali berformat ngopi bareng itu memang tidak direncanakan (pasti) di kedai kopi yang sedang kita bicarakan ini. Hanya saja, saya berusaha memahami ketika ada usulan untuk ke tempat ini dari temen2 Surabaya, pertimbangannya, mudah dijangkau (secara jarak, terutama buat yang punya bayi) dan letaknya tuh di bagian depan Mal, jadi nggak mungkin salah negur orang (hehehhehe). Trus, waktu berencana bikin kopdar di Plangi kemarin juga tujuan utamanya bukan karena ingin selalu di kedai yang sama. Kebetulan saya dan Sintha (rekan dari Media Interaktif Femina Grup yang mau demo situs Ayahbunda-Online) mencari tempat yang mudah kalau kita cari-carian .. dan pasti ada fasiltas WiFi. Rencana demo online memang sempat tersendat karena hari itu WiFi di keseluruhan plaza ini kelihatannya full dan kita coba pakai wireless modem Mbak Jovita tidak connect juga. Tapi akhinya setelah kedai kopi agak sepi dari orang-orang yang online, kita bisa connect dan para Bunda yang ikutan Kopdar bisa surfing di situs yang masih versi beta(sementara). Terus terang, terlepas dari kisah balik layar bisnis ini yang terdengar "gelap", saya dan para Bunda tidak bermaksud untuk mengatakan ini yang bakal jadi tempat wajib kopdar. Bukan ... Sama sekali ini murni untuk kepraktisan dan kemudahan bersama. Saya tahu, tidak semua anggota milis akan berkenan untuk datang ke tempat-tempat seperti. Kita di Ayahbunda berusaha memahami, anggota milis Ayahbunda tuh seperti pelangi, yang berwarna-warni, dan karenanya jadi indah. Buat para Ayah dan Bunda yang punya pandangan berbeda, saya, Mbak Tenik, Wika dan teman-teman di Ayahbunda, bersikap terbuka, lho! Silahkan beri usulan, tapi kami mohon maaf kalau tidak bisa mengakomodasi semuanya, ya. Tentu kita berupaya sebaik-baiknya untuk memenuhi permintaan. Sebab ... Ayahbunda ... juga manusia ... , pasti Anda pun begitu :)
Peace, Andi Maerzyda A. Th. (Bundanya Keya) Redaktur Eksekutif & Koordinator Ayahbunda-Online --- In [email protected], truly syarif <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Mba Tri, > > > > Tidak ada yg mengharuskan untuk kopdar di Starbuck. Cuma sekedar > kebetulan, nama itu yg terlontar difikiran kami beberapa saat > sebelum kopdar. Mungkin karna letaknya yg gampang terlihat, apalagi > untuk acara kopdar...namanya juga kopi darat yg memang baru menganal di > darat jadi dicari tempat yg mudah ditemui dan tidak semuanya juga > kulino sama Plaza Semanggi. TIdak terbersit dalam pikiran kami untuk > meninjau lebih dalam lagi mengenai "starbuck" sebelum kita memutuskan > untuk bertemu disana...maaf sekali bukan juga kami pembela sistem yg > dianut "starbuck". Kami hanya sekedar duduk2, ngobrol dan ngopi/ > ngeteh/ ngemil. Ya kan tidak hanya produk kopi saja yg tersedia. Untuk > masalah "Starbuck" sendiri saya juga tidak tau banyak. Sebenernya gak > harus jauh2 ke Starbuck siy....mungkin karna dia juga cukup terkenal > maka diuliklah ampe kedalam2nya. Klo mo diliat, banyak produk kita juga > yg masih mempergunakan tenaga dibawah umur dan wanita dengan upah yg > minim apalagi bangsa kita sendiri. > > Sekali lagi maaf bila ada yg tidak berkenan, terima kasih untuk 'sentilannya' mba:) > > > > Untuk yg mo kopdar2an, biasanya semua acara kopdar pasti ada woro2 dulu > di milis ini. Diawali dari yg sewilayah tempat tinggal...misalnya > depok, bekasi atau dengan wilayah tempat kerja. > > > > > -emaknya Kei- > > http://keiraadzra.blogspot.com > http://dapur2an.blogspot.com > > >
