if (typeof YAHOO == "undefined") {
 var YAHOO = {};
}
YAHOO.Shortcuts = YAHOO.Shortcuts || {};
YAHOO.Shortcuts.hasSensitiveText = false;
YAHOO.Shortcuts.sensitivityType = [];
YAHOO.Shortcuts.doUlt = false;
YAHOO.Shortcuts.location = "us";
YAHOO.Shortcuts.document_id = 0;
YAHOO.Shortcuts.document_type = "";
YAHOO.Shortcuts.document_title = "Bayi Sebatang Kara Itu Menyusul Sang Ibu";
YAHOO.Shortcuts.document_publish_date = "";
YAHOO.Shortcuts.document_author = "[EMAIL PROTECTED]";
YAHOO.Shortcuts.document_url = "";
YAHOO.Shortcuts.document_tags = "";
YAHOO.Shortcuts.document_language = "indonesian";
YAHOO.Shortcuts.annotationSet = {
"lw_1220422440_0": {
"text": 
"www.korantempo.com/korantempo/koran/2008/09/03/Metro/krn.20080903.141291.id.html",
"extended": 0,
"startchar": 185,
"endchar": 264,
"start": 185,
"end": 264,
"extendedFrom": "",
"predictedCategory": "",
"predictionProbability": "0",
"weight": 1,
"type": ["shortcuts:/us/place/virtual/web_site"],
"category": ["IDENTIFIER"],
"wikiId": "",
"relatedWikiIds": [],
"relatedEntities": [],
"showOnClick": [],
"context": "petinggi negeri ini......???)  Maaf lahir batin & selamat berpuasa, 
JZ -gaksanggupguembacaampeabis-   
www.korantempo.com/korantempo/koran/2008/09/03/Metro/krn.20080903.141291.id.html  Bayi
 Sebatang Kara Itu Menyusul Sang Ibu Seminggu terakhir ini",
"metaData": {
"visible": "true"
}
 },
"lw_1220422440_1": {
"text": "Anak",
"extended": 0,
"startchar": 745,
"endchar": 748,
"start": 745,
"end": 748,
"extendedFrom": "",
"predictedCategory": "",
"predictionProbability": "0",
"weight": 0.619364,
"type": ["shortcuts:/concept"],
"category": ["CONCEPT"],
"wikiId": "Anak",
"relatedWikiIds": [],
"relatedEntities": [],
"showOnClick": [],
"context": "Senin lalu, tepat ketika jarum jam menunjuk pukul 20.00 WIB.  Anak 
itu meninggal setelah sempat dirawat selama hampir dua pekan di",
"metaData": {
"visible": "false"
}
 },
"lw_1220422440_2": {
"text": "Rumah Sakit",
"extended": 0,
"startchar": 814,
"endchar": 827,
"start": 814,
"end": 827,
"extendedFrom": "",
"predictedCategory": "",
"predictionProbability": "0",
"weight": 0.852888,
"type": ["shortcuts:/us/tag/other/wiki"],
"category": ["WIKI"],
"wikiId": "Rumah_Sakit",
"relatedWikiIds": [],
"relatedEntities": [],
"showOnClick": [],
"context": "itu meninggal setelah sempat dirawat selama hampir dua pekan di 
Rumah Sakit Umum Koja, Jakarta Utara. \u0022Hari ini (kemarin) sudah 
dikuburkan,\u0022 ujar",
"metaData": {
"visible": "true"
}
 },
"lw_1220422440_3": {
"text": "Kelapa Gading",
"extended": 0,
"startchar": 1180,
"endchar": 1195,
"start": 1180,
"end": 1195,
"extendedFrom": "",
"predictedCategory": "",
"predictionProbability": "0",
"weight": 0.698851,
"type": ["shortcuts:/us/tag/other/wiki"],
"category": ["WIKI"],
"wikiId": "Kelapa_Gading",
"relatedWikiIds": [],
"relatedEntities": [],
"showOnClick": [],
"context": "Sejak awal bulan lalu, Daeng bersama warga RT 01/03, Kelurahan 
Kelapa Gading, Jakarta Utara, merawat anak sebatang kara itu. Ayahnya tak tahu",
"metaData": {
"visible": "false"
}
 },
"lw_1220422440_4": {
"text": "media massa",
"extended": 0,
"startchar": 2049,
"endchar": 2059,
"start": 2049,
"end": 2059,
"extendedFrom": "",
"predictedCategory": "",
"predictionProbability": "0",
"weight": 0.855897,
"type": ["shortcuts:/concept"],
"category": ["CONCEPT"],
"wikiId": "",
"relatedWikiIds": [],
"relatedEntities": [],
"showOnClick": [],
"context": "bertenaga.  Kondisi Andrian mulai mendapat perhatian masyarakat dan 
pemerintah setelah media massa memberitakannya. Beberapa anggota partai dan 
sejumlah pembaca Koran Tempo dan",
"metaData": {
"visible": "true"
}
 },
"lw_1220422440_5": {
"text": "Koran Tempo",
"extended": 0,
"startchar": 2126,
"endchar": 2136,
"start": 2126,
"end": 2136,
"extendedFrom": "",
"predictedCategory": "",
"predictionProbability": "0",
"weight": 0.876133,
"type": ["shortcuts:/us/tag/other/wiki"],
"category": ["WIKI"],
"wikiId": "Koran_Tempo",
"relatedWikiIds": [],
"relatedEntities": [],
"showOnClick": [],
"context": "setelah media massa memberitakannya. Beberapa anggota partai dan 
sejumlah pembaca Koran Tempo dan media lainnya mendatangi rumah Daeng. Mereka 
menawarkan bantuan.  Bantuan",
"metaData": {
"visible": "true"
}
 },
"lw_1220422440_6": {
"text": "Kelapa Gading",
"extended": 0,
"startchar": 2294,
"endchar": 2306,
"start": 2294,
"end": 2306,
"extendedFrom": "",
"predictedCategory": "",
"predictionProbability": "0",
"weight": 0.698851,
"type": ["shortcuts:/us/tag/other/wiki"],
"category": ["WIKI"],
"wikiId": "Kelapa_Gading",
"relatedWikiIds": [],
"relatedEntities": [],
"showOnClick": [],
"context": "bantuan.  Bantuan juga datang dari pemerintah. Sejumlah petugas 
Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading mengunjungi kediaman Andrian dan merujuknya 
ke Rumah Sakit Umum Koja",
"metaData": {
"visible": "false"
}
 },
"lw_1220422440_7": {
"text": "Rumah Sakit",
"extended": 0,
"startchar": 2355,
"endchar": 2365,
"start": 2355,
"end": 2365,
"extendedFrom": "",
"predictedCategory": "",
"predictionProbability": "0",
"weight": 0.852888,
"type": ["shortcuts:/us/tag/other/wiki"],
"category": ["WIKI"],
"wikiId": "Rumah_Sakit",
"relatedWikiIds": [],
"relatedEntities": [],
"showOnClick": [],
"context": "Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading mengunjungi kediaman Andrian dan 
merujuknya ke Rumah Sakit Umum Koja. Hasil pemeriksaan dokter, kata Nur Abadi, 
Direktur Rumah",
"metaData": {
"visible": "false"
}
 }
};



www.korantempo.com/korantempo/koran/2008/09/03/Metro/krn.20080903.141291.id.html

Bayi Sebatang Kara Itu Menyusul Sang Ibu
Seminggu terakhir ini kondisinya memburuk.

Menjelang magrib, tubuh bayi itu kejang-kejang. Napasnya tersengal-sengal.
Sejumlah perawat memasangkan alat bantu pernapasan. Sayang, upaya itu tak
membuahkan hasil. Nyawa Andrian, si anak malang itu, tak bisa diselamatkan.
Bayi berusia 6 bulan yang mengalami gizi buruk itu akhirnya menutup mata
Senin lalu, tepat ketika jarum jam menunjuk pukul 20.00 WIB.

Anak itu meninggal setelah sempat dirawat selama hampir dua pekan di Rumah
Sakit Umum Koja, Jakarta Utara. "Hari ini (kemarin) sudah dikuburkan," ujar
Daeng, ayah angkat Andrian, kemarin kepada Tempo. Jasad bayi itu
dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum Bambu Kuning, Jakarta Utara. Sejumlah
warga ikut mengantar kepergian Andrian hingga ke liang lahat.

Sejak awal bulan lalu, Daeng bersama warga RT 01/03, Kelurahan Kelapa
Gading, Jakarta Utara, merawat anak sebatang kara itu. Ayahnya tak tahu ada
di mana. Adapun ibunya, Febi Nuriyanti, telah tiada. Namun, tak diketahui
pasti kapan Febi meninggal.

Andrian ditemukan tengah memeluk jasad ibunya itu di sebuah kamar kos
berdinding tripleks, tak jauh dari kamar kos Daeng. "Kayaknya tidak mau
lepas," kata Daeng saat itu.

Keadaan Andrian ketika itu sangat mengenaskan. Tubuhnya kurus. Kedua lengan
dan kakinya tak lebih besar dari sebatang gagang sapu. Kulit kepalanya
tampak berlubang seperti habis digerogoti serangga. Kedua bibirnya yang
tipis tak mampu mengatup rapat. Jamur tampak tumbuh memutih di mulut hingga
bagian rahangnya. Sesekali selaput matanya tampak mengembang, meski lemah
tak bertenaga.

Kondisi Andrian mulai mendapat perhatian masyarakat dan pemerintah setelah
media massa memberitakannya. Beberapa anggota partai dan sejumlah pembaca
Koran Tempo dan media lainnya mendatangi rumah Daeng. Mereka menawarkan
bantuan.

Bantuan juga datang dari pemerintah. Sejumlah petugas Puskesmas Kecamatan
Kelapa Gading mengunjungi kediaman Andrian dan merujuknya ke Rumah Sakit
Umum Koja. Hasil pemeriksaan dokter, kata Nur Abadi, Direktur Rumah Sakit
Umum Koja, mendiagnosis Andrian menderita penyakit tuberkulosis (TB) dan
penurunan daya tahan tubuh.

Namun, Daeng mengaku belum mengetahui sakit yang diderita Andrian. Beberapa
kali ia sempat menanyakan ihwal kondisi kesehatan kepada dokter dan
perawat. Tak ada satu pun dari mereka yang mau memberikan keterangan.

Menurut Nur, upaya pemulihan dilakukan dengan memberikan asupan makanan dan
obat-obatan. Pada seminggu pertama sebenarnya sempat memperlihatkan
kemajuan. "Jamur di mulut almarhum sempat menghilang," kata Nur. Namun,
kondisi Andrian menurun lagi memasuki pekan kedua. Seminggu terakhir ini,
Andrian kembali terserang diare dan gangguan saluran pernapasan. "Sejak itu
terus memburuk," ujarnya.

Meski gagal, kata Nur, tim dokter telah berusaha maksimal memulihkan
kesehatan Andrian. Pihak rumah sakit juga menjamin seluruh biaya pengobatan
yang dikeluarkan selama proses pemulihan. LIS Y| RIKY FERDIANTO






      

Kirim email ke