Ibu Made... Kebetulan sy dokter penyakit dalam dan byk menangani kasus alergi... Kelihatannya yg sy lihat dari foto, anak ibu terkena perioral sindrom yaitu terjd kemerahan di sekitar mulut.. Dan biasanya disebabkan karena makanan.. Atau juga susu, apakah sudah menyikat gigi? Bisa juga kemungkinan dgn pasta giginya... Apakah ada turunan alergi d keluarga? Maksudnya ibu, bpk, nenek, kakeknya ada yg suka gatal2 juga? Atau ada yg asma?
Utk hal spt itu biasanya kita stop dulu makanan2 yg buatan (maksudnya yg mengandung pengawet).. Susu bisa dilihat dulu.. Tp biasanya susu lbh menyebar merahnya... Bisa coba dgn salep dulu (protopic yg utk bayi)..bila masih blm terlalu membantu biasanya diberikan obat minum semacam antihistamin (anti alergi)... Semoga dpt bermanfaat... Pramita Sent from my BlackBerry� powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: Sandi Sadewa <[EMAIL PROTECTED]> Date: Sun, 14 Sep 2008 11:18:41 To: <[email protected]> Subject: [Ayahbunda-Online] kulit bayi memerah di sekitar mulut (luar) Putri kami Anind umur enam bulan, kulit di sekitar mulutnya kemerah-merahan (see attachment) Sebelum mulai diberi makanan tambahan blum pernah kejadian seperti ini. Makanan tambahan yang kami berikan adalah sereal produk jadi, dan hampir selalu dimuntahin saat baru belajar makan makanan tambahan. Demikian juga dengan susu formula tambahan, hampir selalu dimuntahin. Kebetulan produksi ASI ibunya menurun setelan Anind masuk ke umur 6 bulan, jadi kami kombinasi susu formula 50-50 dengan aturan sebelum jam makan siang masih full ASI, antara jam makan siang sampai ibunya pulang kantor diberi susu formula. Kalau makanan tambahan dari buah segar, seperti pisang, jeruk, pepaya dan melon Anind suka banget dan gak pernah dimuntahin. Sampai sekarang kami masih belum tahu penyebab memerahnya kulit tersebut, apakah karena alergi susu formula, ataukah karena kebersihan kurang, ataukah karena malem-malem Anind&ibunya suka mimik sambil ketiduran terus ASI-nya sering meler. Warna kulit kemerahan ini sudah terjadi hampir seminggu, sementara jadwal rutin tiab bulan ke dokter anak masih minggu depan. Per telepon disarankan jangan menggunakan obat apapun cukup diolesi madu saja, cuman belum saya coba karena belum ada madu. Siapa tahu diantara teman-teman di milis ini pernah punya pengalaman yang sama, mohon di-sharing penyebab dan penanggulangannya. Terimakasih sebelumnya salam :-) -made-
