Dear siska.. sy coba jawab.. biasanya saat lahir, tenaga medis memang memeriksa apakah ada kelainan fisik yang mayor. Seperti ada nya anus atau tidak. Mengapa? Karena kalau tidak ada anus dan Poopie tidak bisa keluar, maka ada kondisi sistemik yang membahayakan bayi dan harus segera dioperasi. berbeda dengan vagina, memang bukan hal yang simple Tapi urgensinya untuk diketahui segera setelah lahir tidaklah besar. Karena fungsinya pun baru akan optimal menjelang pubertas jadi tidak harus langsung dioperasi saat itu juga setelah lahir,
Saran saya sebaiknya mba berkonsultasi dgn DSA nya dan juga DSOG yang terkait. Karena kelainan sepertinya ini masih jarang ditemui. Jadi mba sebaiknya memang shopping opinion dulu baru memutuskan. Saya punya kenalan seorang ahli endokrinologi anak Dia ahir2 ini diwawancarai di TV mengenai jenis kelamin ambigu pada anak. Coba aja mba konsultasi dgn dia....karena dia ahli dibidangnya mungkin dia lebih berpengalaman atau pernah menangani kasus2 seperti ini. Saya rasa yang mba lakukan sudah baik dengan megkonsultasikan hal ini secepat mungkin. Karena saya pernah menemukan kasus pasien dimana baru diketahui tidak memiliki vagina saat dia baru jadi pengantin baru. kebetulan dia menikah usia 17 tahun dan memang belum pernah haid (karena darah haid tidak bisa keluar melalui vagina) Akhirnya pasien tersebut di operasi...(vaginoplasti) pembuatan lubang vagina. tapi pembuatan ini tidak bisa sampai menembus mulut rahim Sehingga sang pasien tidak akan bisa memiliki anak. tetapi tujuan operasi itu adalah agar fungsi nya sebagai istri lebih optimal. Kenapa baru bisa ketawan ? yah, karena tidak diamati, atau ditutupi,dll Selain itu fungsi vagina tidak ada hubungannya denga fungsi berkemih... Jadi walaupun tidak ada lubang vagina, pasien bisa berkemih tanpa gangguan Kendalanya hanya saat pubertas. Pada wanita ditandai dengan menstruasi. Maaf ya mba...saya tidak bermaksud menakut2i... input aja supaya mba lebih banyak mencari informasi dan juga shopping opini , sampe akhirnya bisa ketemu dgn ahlinya dan mendapatkan penanganan yg terbaik. maaf bila ada kata yg kurang berkenan. mungkin moms lain ad ayg ingin menambahkan Semoga mba dna keluarga diberi kesabaran amin cheers, kennia
