*********************** Your mail has been scanned by InterScan. PT. AJ Central Asia Raya 09/23/08 09:00:23 ***********-*********** Dunia kembali digemparkan dengan adanya susu formula yg terkontaminasi. Harusnya hal ini membuat manusia kembali berpikir bahwa yg terbaik untuk bayi adalah ASI. Bagi yg muslim pasti sudah tau AL Qur'an sudah menyebutkan tentang ASI hingga 2 tahun. Mumpung disini banyak bapak2, sedikit OOT MOD, sorry yaa.. untuk diketahui oleh semua bahwa salah satu factor keberhasilan ibu memberikan ASI adalah dukungan suami dan keluarga disekitar. Jangan gampang menyerah bila sang istri pesimis tidak dapat memberikan ASI dengan langsung menyodorkan susu formula kepada bayi, tetapi dukunglah sang istri agar dapat memberikan ASI kepada sang bayi minimal pada 6 bulan pertama awal kehidupannya. Dan dapat dilanjutkan dengan SUSU UHT setelah bayi berusia 1 tahun. BUKAN SUSU FORMULA. diantara 1000 wanita yg melahirkan hanya 1 yg tidak bisa menyusui anaknya. Selabihnya hanya alasan2 yg dibuat semata.
ASI Sumber Nutrisi Terbaik Jul 22nd, 2008 | Category: Mawaddah<http://alifmagz.com/wp/?cat=16> Awal Kelahiran Bayi Ketika bayi baru lahir, mereka dibekali kemampuan mencium dan insting untuk menyusu pada ibu mereka. Hal ini tak hanya terjadi pada bayi manusia, namun pada semua bayi hewan mamalia lainnya. Namun sedihnya, mamalia jenis manusia kebanyakan memisahkan ibu dan bayinya ketika si bayi baru dilahirkan untuk alasan-alasan seperti ditimbang dan dimandikan. Hal ini mengakibatkan hilangnya insting untuk mulai menyusu pada ibunya.Untungnya saat ini sudah banyak pihak yang menggalakkan program Inisiasi Menyusu Dini [IMD], yang terbukti membantu kesuksesan pemberian ASI pada bayi. IMD ini memberikan kesempatan kepada bayi untuk menyusu pada ibunya dalam satu jam pertama kelahirannya dengan mengutamakan sentuhan kulit. Insting mencium dan menyusu akan digunakan pada proses IMD ini. Bayi berusaha mencari puting ibunya dan belajar menyusu sendiri. Jika bayi sudah bisa melakukan IMD, jangan lupa untuk meminta rawat gabung saat di rumahsakit atau di tempat bersalin, agar bayi dan ibu dapat sama-sama belajar menyusui. Minta dukungan banyak pihak untuk membantu, suami, mertua, orangtua, atau bahkan tenaga kesehatan, agar para ibu percaya diri untuk bisa menyusui. Pada awal-awal kelahirannya, ASI tidak akan langsung keluar dengan lancar, karena memang di awal-awal kelahiran, ASI yang keluar hanya 1-2 sendok the, dan berbentuk kental kekuningan yang disebut kolostrum. Sering banyak mitos mengenai kolostrum, seperti menyebutkan itu susu basi. Padahal kolostrum ini adalah cairan emas dan memiliki kandungan imunitas yang tinggi sekali. Jadi pastikan bayi terus menyusu di awal-awalkelahirannya, untuk mendapatkan kolostrum dan terus mengirim sinyal kepada ibu untuk terus memproduksi ASI. ASI Eksklusif Enam Bulan Sudah sering kita mendengar istilah ASI Eksklusif ini, namun masih banyak orang salah mengartikan istilah tersebut. ASI Eksklusif adalah masa bayi hanya mendapatkan ASI saja, tanpa tambahan apapun misalnya air putih, madu, susu tambahan, pisang, dan lain-lain. Jadi hanya ASI saja. Mengapa bayi hanya diberi ASI saja? Sudah banyak penelitian yang menjawab mengenai hal ini, salah satunya adalah pada saat enam bulan awal kehidupannya, bayi belum bisa duduk dengan sempurna, sehingga ditakutkan akan tersedak bila mendapatkan makanan padat. Selain itu, pada usia 0-6 bulan, bayi juga memiliki reflek pada lidah mereka yang akan mendorong keluar apapun benda yang diletakkan ke lidahnya dan penelitian menunjukkan reflek itu akan hilang ketika bayi berusia di atas 6 bulan. Manfaat pemberian ASI selama 6 bulan ini juga banyak sekali, di antaranya adalah bayi mendapatkan imunitas terbaik pada awal kehidupannya. ASI adalah cairan hidupyang mengandung protein, kalsium, air, lemak, zat besi, dan vitamin dalam kadar yang pasti cukup untuk kebutuhan bayi. Tak ada asupan gizi lain yang bisa menggantikan keutamaan ASI. Sampai Kapan ASI Diberikan? Sebagaimana disampaikan dalam Al Quran bahwa ASI dapat diberikan sampai anak berusia dua tahun, ini sejalan dengan pernyataan dari World Health Organization [WHO], American Association of Pediatrics [AAP], Ikatan Dokter Anak Indonesia [IDAI], dan Unicef. Setelah bayi berusia enam bulan ke atas, bayi dapat diberikan Makanan Pendamping ASI [MPASI] yang bergizi seimbang. Bagaimana makanan yang bergizi seimbang itu? Makanan yang diolah di rumah, menggunakan bahan-bahan makanan yang mengandung banyak manfaat, seperti tempe, tahu, ikan, beras merah, buah, dan tentunya sayur mayur. ASI tetap diberikan, karena kebutuhan asupan nutrisi bayi masih membutuhkan70% dari ASI dan 30% dari MPASI. Saat masuk usia satu tahun, anak sudah bisa memakan hidangan yang sama dengan hidangan rumah biasa yang dimakan oleh orangtua dan tetap diberikan ASI sampai usia dua tahun. Anak yang diberikan ASI akan mendapatkan bekal imunitas yang tiada tara, ikatan yang kuat antara ibu dan anak, dan banyak manfaat lainnya. Sungguh sayang jika di awal-awal kehidupannya anak tidak mendapatkan yang terbaik dan tak tergantikan, karena ASI = Aman, Sehat, Irit ! Ť *"Para ibu menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan..." [QS 2:233]* Sorry kalo kurang berkenan Regards, MegA Corporate Communication and Legal ________________________________ From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of [EMAIL PROTECTED] Sent: Friday, September 19, 2008 13:56 To: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] Cc: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] Subject: [Hukum-Online] BPOM: Indonesia Aman dari Susu China Bermelamine BPOM: Indonesia Aman dari Susu China Bermelamine Chazizah Gusnita - detikNews Foto: AFP Jakarta - China digemparkan dengan peredaran susu formula bermelamine yang menewaskan 4 bayi dan 6.000 lebih terkena batu ginjal. Indonesia aman dari susu China bermelamine itu. "Kalau di sini setelah dicek di Direktorat Penilaian Keamanan Pangan, (susu bermelamine)tidak teregistrasi di BPOM. Secara resmi tidak ada," ujar Direktur Inspeksi dan Makanan BPOM Tien Gartini kepada detikcom, Jumat (19/9/2008). Meski begitu, BPOM masih terus melakukan inspeksi ke seluruh wilayah Indonesia. "Siapa tahu saja ada yang masuk secara ilegal," katanya. Menurut Tien, kebetulan saja memang tidak ada susu formula dari China yang masuk ke Indonesia. Kalau pun ada yang masuk secara ilegal itu, BPOM akan segera mengamankannya. "Kalau ada, cek laboratorium, baru tindak lanjut. Kalau resmi tidak ada," tandasnya. Dalam melakukan inspeksi ke seluruh wilayah Indonesia, BPOM bekerjasama dengan seluruh Pemda, Dinkes, dan Dinas Perindag. BPOM akan melakukan sampling ke seluruh pasar peredaran susu formula seperti pasar tradisional. "Kalau misalnya sudah tidak ada (susu bermelamine), ya berhenti (inspeksi). Kita kerjasama dengan jejaring keamanan pangan," ungkapnya. (gus/nrl) http://www.detiknews.com/read/2008/09/19/120815/1009038/10/bpom-indonesia-aman-dari-susu-china-bermelamine <http://www.detiknews.com/read/2008/09/19/120815/1009038/10/bpom-indonesia-aman-dari-susu-china-bermelamine> Portal News - Komunitas Informasi Dunia
<<image001.jpg>>
