Urun rembug, ya..... Supaya "selamat dunia akhirat"......(He...he....he....), lebih baik si ibu mertua ikut diajak saat bawa bayi ke DSA nya. Dan biarkan DSA nya yg menjelaskan pada ibu mertua. Sebelum ibu mertua diajak konsultasi ke DSA,.....si ibu bayi lebih dulu "kompakan" sama DSA nya. Dan yg penting DSA nya juga "ikut aliran" ASIX.......
Regards, YUSRI email: [EMAIL PROTECTED] YM: yusri_smpn1 Sent from my BlackBerry� wireless device -----Original Message----- From: "Laila Hadis" <[EMAIL PROTECTED]> Date: Thu, 25 Sep 2008 10:08:07 To: <[email protected]> Subject: [Ayahbunda-Online] minta saran Dear moms, aku Dany, redaktur Ayahbunda. Temanku mau minta tolong nih. Mungkin moms punya saran. Temanku itu kan memberikan ASI eksklusif kepada bayinya karena menyadari bahwa ASI itu yang terbaik dan tiada tandingannya buat anak.� DIa juga sangat well informed tentang pentingnya ASI, nutrisi yang terkandung di dalamnya plus benefit yang akan didapat jika bayinya diberikan ASI. Masalahnya, adalah, ia sering dikomentari (terintimidasi) oleh orang-orang terdekatnya, termasuk sepupu dan mertuanya bahwa : bayinya kurang sehat karena tidak diberi susu formula! Si kecil harus diberi sufor. Wah, dia bingung banget. Bagaimana mungkin bayinya kurang sehat karena hanya mengonsumsi ASI.Dia sudah menjelaskan kepada ibu mertuanya bahwa ASI yang terbaik, tapi ibu mertuanya itu keukeuh seumeukeh bahwa bayinya harus ditambah susu formula supaya lebih sehat. Masalahnya adalah : bagaimana nih mengomunikasikan hal tersebut (bahwa ASI yang terbaik buat bayinya) kepada ibu mertua dan sepupunya dengan enak tanpa� menyinggung perasaan ibu mertua. Dia lagi desperado banget. Kalau moms punya saran bagaimana berkomunikasi dengan lancar, bisa berargumentasi dengan ibu mertua dalam "nada rendah" hehehehe. Maklum dia takut menyinggung perasaan ibu mertuanya. Tolong ya sarannya dari moms sekalian. Jawaban boleh di kirim ke email pribadiku di [EMAIL PROTECTED] Terima kasih banyak sebelumnya Laila Andaryani Hadis (Dany) Redaktur Kesehatan Ayahbunda Email : [EMAIL PROTECTED] Telp : (021) 5266666,5253816,5258002 (direct)
