Hmmm kelihatannya Mbak Nirma mengalami baby blues ya....
Btw umur Humaira sekarang berapa bulan ya?
 
Biasanya baby blues menyerang ibu baru sampai si baby usia 2 bln, selebihnya si 
ibu sudah mulai terbiasa dan dapat menikmati perannya sebagai ibu dalam merawat 
bayi, bila lebih dari 2bln sebaiknya berkonsultasi dengan pakarnya [psikolog].
 
Ketika baru melahirkan Razka, di bulan pertama saya juga mengalami baby blues, 
setiap Razka menangis saya ikut menangis, begitu juga kalau gak ada ibu atau 
suami, padahal mereka kan juga punya urusan lain, pokoknya gloomy banget deh, 
sering sedih tidak pada tempatnya, sering merasa bersalah dan selalu merasa 
kekurangan dalam merawat Razka. Apalagi waktu itu Razka gak mau menyusu dari 
puting saya, huk huk huk saya tambah mewek, berasa cinta ditolak tapi dukun tak 
bisa bertindak. Makin kalang kabut lagi ketika menyadari suami dapat dengan 
tenang terlelap di saat Razka bangun/menangis di malam hari, mana badan orang 
yang habis melahirkan itu kan sebenernya low batt banget, banyak kehilangan 
energi, malam gak bisa tidur, pagi harus bangun, dan saat siang excited untuk 
mengerjakan tetek bengek nya si kecil sendiri [takut dibilang gak bisa jadi ibu 
yang baik]. Parahnya lagi orang-orang disekitar juga saya sendiri tidak 
menyadari bahwa saya sedang mengalami
 baby blues dan sangat membutuhkan dukungan moral juga fisik dari orang-orang 
sekitar. Hwaaa......
 
Di bulan kedua saya baru sempet baca hadiah dari salah seorang sahabat mengenai 
baby blues dan berkesempatan mengikuti seminar di RS tempat saya melahirkan. 
Taraaa..... akhirnya saya tahu bahwa saya mengalami baby blues, dari sini saya 
banyak belajar bagaimana cara mengatasinya.
 
Alhamdulillah di bulan berikutnya saya sudah dapat menikmati peran saya sebagai 
ibu. 
 
Mungkin tips ini bisa digunakan untuk mengembalikan energi Mbak Nirma agar 
moody-nya tidak berkelanjutan;
1. Ceritakan apa yang Mbak rasakan dan alami kepada suami serta orang terdekat 
lainnya, minta pengertian dan bantuan mereka;
2. Jangan tolak uluran tangan orang lain untuk membantu mengurus si kecil;
3. Istirahatlah yang cukup, kordinasikan dengan suami bahwa Mbak sangat 
membutuhkan bahtuannya dalam mengasuh si kecil terutama atur waktu di malam 
hari;
4. Gunakan waktu sebaik mungkin untuk beristirahat ketika Humaira tidur;
5. Lakukan relaksasi dan keluar sejenak dari rutinitas, misalnya cari kegiatan 
yang ringan dan menyenangkan agar Mbak tidak merasa bosan;
6. Kalau Mbak Nirma adalah working mom, coba sekali-sekali telp dan chatting 
dengan teman di kantor, kalau bukan mungkin bisa ngobrol dengan saudara lainnya 
atau chatting dengan teman milis, cari teman sharing;
7. Kalau lagi riweuh serahkan sejenak Humaira ke nenek atau ke ayahnya atau 
orang lain yang dipercaya, menjauhlah sejenak, tarik napas panjang, basuh 
muka/berwudhlu, kalau sudah tenang baru pegang Humaira lagi;
8. Ibu juga manusia biasa, jadi jangan takut dan jangan dengar perkataan orang 
lain yang bilang 'gak bisa jadi ibu yang baik', pergi dari rutinitas itu perlu, 
ambil waktu yang tepat untuk jalan ke mal berduaan dengan suami, biasanya di 
jam Humaira tidur, anak bayi kan tidurnya masih sekitar 3 jam tuh. Ini demi 
Humaira juga kok;
9. Last but not least, Don't try to be a SUPER MOM

Waduh kepanjangan yak sharingnya, punten, punten.... Semoga dapat membantu ya 
Mbak, jangan takut Mbak gak sendiri kok. Jangan stress lagi ya....
 
Salam maniez,
-bundanya Razka-


Widya D. Setyawati 
[EMAIL PROTECTED] 
[EMAIL PROTECTED] 
ph.: 021-31931935
http://oui-day.blogspot.com
 


      

Kirim email ke