Sorry kalo jawabnya singkat. To mba sita, mungkin bisa di forward Pada usia setahun belum bisa jalan, belum bisa dibilang abnormal... Karena range perkembangan anak bisa jalan sampai usia 2 tahun. Jadi kalo lebih dari 2 thn belum bisa jalan, baru mom periksakan ke dokter.
Banyak faktor yg mempengaruhinya, selain stimulasi, genetik, bakat dr orang tua berpengaruh besar. FYI sy dulu br bisa jalan umur 17 bulan, sedangkan anak sy br 16 bulan. Jadi coba moms cr info dulu bisa jalan umur berapa? Kalo memang ortu riwayat jalan nya lambat...tidak heran anak bisa serupa. (note: info ini tdk sy ambil dr literatur...melainkan brdasar diskusi dn pengalaman) Soal demam sampe kejang.. Memang pada beberapa anak, punya bakat untuk kejang demam, Biasanya ortu yg di masa bayinya pernah kejang demam, maka anaknya memiliki kemungkinan lebih besar mengalaminya. Contohnya bila sang ortu tidak ada yg memiliki riwayat kejang demam di masa bayi, maka anaknya kemungkinan besar tidak akan pernah kejang demam. Selain faktor genetik, faktor organik (kelainan pada otak ) juga dapat mempengaruhi. Prlu moms tau, kelainan otak tidak hanya diakibatkan genetik, infeksi, trauma, tapi jg dapat disebabkan oleh asfiksia Asfiksia adalah kondisi bayi dimana bayi tidak bernafas setelah lahir.. Akibatnya otak sempat tidak mendapat oksigen beberapa saat. Kadang ada yang berefk berat sampai kematian, kadang tidak menimbulkan gejala sama sekali. Untuk hal ini sebaiknya moms konsultasikan dengan dokter spesialis anak dibidang neurologi. Karena bisa jadi ada gangguan lain yang berhubungan dengan asfiksianya Atau kemungkinan terkenanya epilepsi... Saran saya setelah berkonsultasi moms perhatikan kapan seringnya anak mengalami kejang.. Apakah saat suhu tubuh mencapai 39 derajat? Bila iya, maka usahakan saat anak demam, suhu tubuh anak tidak mencapai 39 derajat dengan menggunakan obat penurun panas yang harus mom sediakan sebagai antisipasi setiap saat. Sekali lagi mohon dikonsultasikan dengan DSAnya... karena untuk hal2 seperti ini, tidak bisa di jawab dnegan melalui tulisan saja, sang dokter perlu menanyakan dan memeriksa anak lebih lanjut... Maaf bila ada tulisan saya yg kurang berkenan.. Semoga membantu kennia Ps: oot: kok sy merasa tidak nyaman ya dengan signature "Ngapain tanya gue? ....dst", Rasanya gimanaaaa gitchu Maaf sebelumnya...peace yah!
