dera moms,.....
saya perlu bertanya terlebih dahulu, apakah pada saat pulang kerja ketika
anaknya menghampiri, si ibu bilang tidak ke anaknya, nak ibu belum mandi dan
cuci tangan-ibu masih kotor, nanti setelah mandi ya, tunggu ibu ya dengan kata2
yang lembut, lama2 anak akan mengerti. Jika si ibu tidak melakukannya ya saya
sedih juga, lain soal jika si ibu menjelaskannya kepada anak kenapa ia belum
mau menggendongnya.
Pada dasarnya saya setuju dengan si ibu, jika habis pergi2an sebelum
menyentuh anak kalau belum sempat mandi minimal cuci tangan terlebih dahulu
(saya juga bukan dari kalangan dokter), ini juga baik untuk kita juga loh moms,
karena jika tangan sudah bersih kita mau mengambil makanan atau membuatkan susu
untuk anak tangan sudah bersih, jadi maksud si ibu baik biar anaknya tidak
tertular hal2 dari luar apalagi jika pulang kerjanya naik kendaraan umum, cuma
mungkin caranya yang kurang pas dengan mengabaikan anaknya.
terus untuk tempat tidur dll yang kena debu, saya juga perlu bertanya apakah
ada riwayat alergi, jika ya ada riwayat alergi biasanya debu2 memang harus
dibersihkan, jadi wajar2 saja dia melakukan hal tersebut.
kalau untuk botol susu dll, saya juga bilang kepada pengasuh untuk bersih2,
karena kenapa moms saya melakukan hal tsb, karena pada dasarnya anak usia
tersebut belum kuat daya tahan tubuhnya, jadi wajar saja jika ia melakukan hal
tersebut.
saya juga setuju dengan moms, kalau kita juga tidak perlu "terlalu steril"
(yg terlalu2 juga kurang bagus ya moms) karena tubuh kita juga perlu hal
tersebut untuk mekanisme pertahanan tubuhnya.
menurut saya ya moms (moga berkenan) maksudnya baik, dan wajar saja ia
melakukan itu jika ada sebabnya, cuma mungkin caranya yang kurang pas, dan
lama2 juga kita akan terbiasa dan melihat sisi baiknya.
moga berkenan ya moms, maaf jika ada yang tidak berkenan
ibu qeis
result04_vee <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
saya mengalami hal yang sama seperti ibu ceritakan.
Pada mulanya sewot juga, tapi setelah difikir ya masuk akal.
Pada saat pulang kerja, apalagi kalo naek angkutan umum pastinya segala macam
"debu" dan lain-lain menempel di tubuh kita.
Memang sebaiknya mandi dulu dan bersih-bersih baru kita menimang dan
mencium-cium anak kita.
Kita gak mau dong meneruskan "debu" dari luar tsb ke buah hati kita.
Lama kelamaan akan terbiasa, dan rasanya ada yg hilang bila ritual tsb gak
dilakukan.
Sekaligus cenderung akan menularkan kebiasaan ini untuk kalangan terdekat.
Maaf bila tidak berkenan.....dan ada kata2 yang salah....
2008/10/26 rina nurlaela <[EMAIL PROTECTED]>
Dear Moms ...
Pertama sy ragu buat nulis email ini, ada perasaan bingung dan ntah apa lagi
tapi rasanya kok kepikiran terus ya ....
Tapi untuk sekedar sharing aja ya Moms ... (tidak ada maksud untuk
menjelekkan adek sendiri).
Begini .....
Adek laki2 saya (dia anak laki2 satu2nya di keluarga saya). Hubungan kami
sangat dekat, dibandingkan dengan kakak2 nya yang lain (kebetulan dia anak
paling kecil), dia lebih dekat dengan saya Moms.
Istrinya berasal dari keluarga kedokteran. Bapak nya Dosen di fakultas
kedokteran, Ibu nya bidan dan adik2 nya perawat. Cuma dia yg kuliah di bidang
lain.
Mereka pacaran cukup lama ya hampir 8 tahun, tapi setelah menikah baru
kelihatan aslinya. Ternyata orangnya steril banget.
Seperti dirumah harus pakai sandal, masuk kamar tidur kesetnya 2 satu buat
dia satunya lagi buat adekku. Sebelum tidur kalo adekku udah kecapean dan lupa
cuci kaki atau gosok gigi pasti ngomel2. Keramas juga harus tiap hari karena
rambut kotor udah kena debu.
Pada saat mereka tdk tidur dirumah, tempat tidur mereka, meja kosmetik, dan
lainnya akan ditutup oleh kain sama ipar sy, dengan alasan yang sama DEBU.
Melihat itu semua kita sekeluarga hanya senyum geli aja, maklum keluarga
dokter.
Dan yang paling geli sewaktu adekku plg kerja trus mau cium ponakan, istrinya
langsung ngasih warning ga boleh cium sebelum mandi karena baru dari luar tubuh
banyak debu dst dsb. Tp moms kita mulai kepikiran, kalo anaknya lahir pasti
bakal banyak lagi aturan2. kalau kalau dia ragu kalo anaknya kita pegang,
karena kita tidak se steril dia.
Skrg anaknya udah berumur 1 tahun, dan banyaaaaak sekali aturannya. Seperti
alat makan sebelum dipakai harus di rebus atau di siram air panas dulu, sikat
botol susu tidak boleh dipakai buat mencuci botol susu ponakan lain selain
botol susu anakknya. Kita juga tidak boleh mencium anakknya dalam kondisi belum
mandi.
Sy pun pernah mendiskusikan ini dengan adek. Kalau tidak salah tubuh juga
butuh bakteri, jangan terlampau steril, yg sewajarnya saja. Toh orang tua kita
juga tidak begitu steril tapi anak2 nya sehat semua. Tapi jawaban adekku cukup
mengagetkan. "Maaf teh ... standard dia itu terlalu tinggi, kita tidak bisa
mengimbanginya. Biarkan saja ......"
Moms, kita beruasha menerima berbedaan pendapat ini, walaupun awalnya berat,
canggung dan aneh .... selama ini menuju lebih baik kenapa ga. Walaupun sangat
banyak tanda tanya.
Puncaknya moms pada saat saya melihat mereka pulang kerja, anakknya berjalan
menghampiri mereka minta digendong, tapi Moms mereka mengabaikan anakknya,
disamperin lagi, dicuekin lagi (berlalu begitu saja) akhirnya iparku teriak
manggil si bibi untuk pegang anakknya dan langsung masuk ke kamar. karena
nelangsa melihatnya moms, saya bilang ama adek eh ... itu gendong dulu kasian,
kangen dianya.
Seperti biasa dengan nada ketus (mungkin karena cape atau beranggapan kita
nga ngerti2), adekku bilang kotor belum mandi dan DEBU.
Moms, sy sediiiih banget. Sampe nangis liatnya. Rasanya kok ga tega ya ...
dulu sewaktu masih kerja, begitu sampe rumah sy maen2 dulu dengan anak2
(gendong, bergelut di tempat tidur atau ngobrol nanya kegiatan dia seharian)
setelah puas baru mandi.
Ntah sy nya yang Jadul atau mereka yang terlalu modern dan over protective,
ntah lah ...
Moms, sy minta maaf kalo ada yang tidak suka dengan email ini. Sy hanya
merasa iba melihat keponakan yang sperti dicuekin ortunya ...
Memang benar perbedaan itu indah walaupun terkadang menyakitkan ....
Tks ya Moms udah mau baca email ini ...
Salam.
"
---------------------------------
Apakah wajar artis ikut Pemilu?
Temukan jawabannya di Yahoo Answers! "
--
Result04
Mekunbar 509
Jak_art_A
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo!
Answers