Pak Febil,

Kalau saya menduga, dokternya berpikir dengan ditariknya produk kr**t,
otomatis semua produk PT. U***a sebagai produsen k***t Indonesia juga
berbahaya/ meragukan.
Dan untuk biskuit T***o, siapa yang bisa memastikan bahwa mereka tidak
pakai susu cina? karena susu cina itu murah sekali.

Saya sendiri pada awalnya ragu karena:
1. PT. U***a selama kisruh susu melamin koq diam aja...
2. Kredibilitas BPOM juga terbukti mengecewakan karena lambat merespon
dan malah membela diri bahwa tidak punya alat untuk mengetes melamin,
padahal desas desus melamin ini sudah ada sejak maret 2008... bahkan
australia sudah mem-ban produk dari china lebih duluan
dan seperti filipina, singapore dan malaysia langsung memberitahu merk
susu apa saja yang aman dikonsumsi. Mengecewakan, karena cara kerja
BPOM hanya berdasarkan bila ada keluhan baru bertindak. Jadi bayangkan
kalau dikemudian hari ternyata petani susu di Indonesia menyontek cara
cina memberikan melamin.... sama seperti kasus sapi gelonggongan, ayam
tiren, dll...

Namun saya sudah dapat jawaban dari PT. U***a mengenai keamanan
produknya, kalau Bapak atau rekan milis lain yang mau saya kirimkan
attachment-nya, boleh e-mail langsung ke saya (saya langganan milis
ini via web, jadi gak bisa tau alamat e-mail kalian semua.. trims)

Salam sehat selalu,

Yvonne






--- In [email protected], "La Palettei" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Itu dia ketika saya tanya teman saya alasan dokternya apa, dia
bilang dokternya
> ngga memberinya alasan atau penjelasan, makanya saya penasaran sapa
tau disini
> ada yg punya penjelasannya, soalnya saya pengguna produk2 tsb.
>
> Febil Papanya Fabian
>
>


Kirim email ke