Hai bunda-bunda aku mau cerita pengalaman waktu aku melahirkan (anak pertama…
krn aku baru punya anak satu)
Selama kehamilan aku memeriksakannya ke dspog di RS, tetapi untuk melahirkan
aku memilih di bidan dekat rumah karena hasil pemeriksaan dari awal kehamilan
sampai minggu2 terakhir aku dan bayiku semuanya dinyatakan sehat dan aku bisa
melahirkan secara normal, selain itu juga biaya yg tentunya lebih murah.
Aku diperkirakan akan melahirkan antara tanggal 10 s/d 17 dan mulai cuti
tanggal 5, aku sama sekali tidak marasa deg-deg an ataupun takut menjelang
persalinan, aku ingin sekali buru2 melahirkan, ingin cepat melihat wajah bayiku
… mirip siapa ya..? dan yang lebih penting aku ingin sekali bisa cepat
melewati masa persalinan, dan menjalani hari2 baru bersama bayiku.
Tanggal 10 aku mulai merasakan diperut & dipinggang sakit seperti hari pertama
menstruasi , sakitnya sekitar 1 jam sekali, aku periksakan ke bidan yang akan
menolong persalinanku. Kata bidan “… ini sih masih lama.. masih sekitar 3 hari
lagi … krn mulesnya masih 30 detik” lanjut bidan “ … kalo mau melahirkan itu
mulesnya sekitar 5 menit dan itu terjadi 2-3 menit sekali….”
Benar, makin lama sakitnya (mules) makin sering 7-10 menit sekali. setiap malam
aku minta tolong suamiku untuk mengelus-ngelus pinggang belakangku. Tanggal 13
jam 16.00 sudah bukaan 2 dan bidan sudah siap dirumah untuk bantu persalinan,
aku tetap masih disuruh untuk jalan-jalan (keliling rumah) sampai akhirnya aku
tidak kuat lagi. Tanggal 13 jam 24.00 bukaan 8 dan ketubanpun pecah, yg aku
rasakan bukan 2-3 menit sekali tapi koq kayanya terus-terusan nggak ada
berhentinya (mules). Tanggal 14 Jam 02.00 dini hari bukaan sudah sempurna aku
mulai ngeden (emang bawaanya maunya ngeden terus) sampai jam 03.30 (± 1 jam ½)
aku ngeden2, tapi bayiku nggak mau keluar2. Jam 04.00 aku dilarikan ke RS
(takut terjadi apa2).
Aku sedih banget krn aku dihadapkan oleh pilihan yg nggak enak (Vakum atau
Caesar) Kalo caesar … biayanya sangat mahal bagiku… kalo vakum aduh… kepala
bayiku bisa penyok2.
Dengan berat hati aku memilih Vakum. Setelah semuanya sudah siap. Aku langsung
ngeden sekuat-kuatnya dgn sisa2 tenagaku agar kepala bayiku tidak terlalu
ketarik oleh alat vakum, langsung bayiku saat itu keluar (Tanggal 14 Jam
05.20)… Alhamdullilah…!!!, ternyata kenapa bayiku nggak keluar2 itu krn
kelilit ari-ari.
Tangisannya yang keras membuat rasa sakit selama persalinan HILANG !!! kami
sangat bahagia. Kini anakku berusia 3 thn (cewek) tumbuh sehat dan cerdas.
Semoga pengalamanku jadi inspirasi terutama utk bunda2 yg akan melahirkan.
Salam
Mama Lexa
___________________________________________________________________________
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/