mungkin yang di infokan menyesatkan itu ttg pernyataan "sufor adalah MPASI"
kalo yang itu emang aku tau salah mba.. n emang dari ini persepsi yang aku rasa 
menyesatkan kalo dipikir2.. 

soalnya banyak ibu2 yang udah ASIX jadi ga nurutin anjuran WHO untuk terus ASI 
sampai 2 tahun. Banyak lho, gara2 pernyataan2 seperti ini masyarakat indo yang 
setelah 6 bulan nanya "abis ini susu formulanya pakai apa ya.." padahal ASInya 
jek deres res. Dari situ bisa kita lihat kalo hal ini jadi satu tren n fenomena 
di indonesia (saja!!)

Hal yang perlu kita ketahuin adalah:
susu formula di negara2 maju tidak untuk dibawah 1 tahun.
Itupun berbentuk cair. Sejenis UHT yang dipanaskan dengan suhu tinggi, jadi non 
chemical.
Kita sebenarnya udah tau n ngeh banget kalo barang instant tidak ada yang baik. 
bahkan banyak kerugiannya ketimbang keuntungannya dalam masalah kesehatan. 
Karena semua barang instant emang ditujukan untuk kepraktisan, efektifitas n 
efisiensi waktu.. bukan untuk mengemasnya n mempertahankan kondisi awalnya demi 
kesehatan.
Susu jaman dahulu bukan instant (masih menggumpal2 walau terkena air panas), 
perkembangan berikutnya.. dengan formula bahan kimia tertentu, susu tidak lagi 
menggumpal apabila terkena panas. Perkembangan setelah itu, susu hanya cukup 
dengan air hangat. Dan sekarang susu formula pun bisa dengan air dingin. Woww.. 
kalo kata temanku (japanese), "apa yang masuk ke perut anak2 kalian itu.." Aku 
jawab "disini katanya banyak yang tidak bisa menyusui" dia tanya "berapa 
persen?"
"hmm.. mungkin 70-80% ibu2 menengah keatas tidak menyusui"
dia jawab "Nonsense"
"kalo gitu wanita di negara kalian perlu pemeriksaan medis dan penelitian yang 
serius agar tidak terjadi hal seperti ini terus menerus. Dinegara kami, tidak 
ada yang pernah berpikir untuk memberikan susu formula kepada bayi2 kami, 
walaupun susu formula kamui berbentuk cair n non chemical.. itu pikiran yang 
gila. Kami sangat menginginkan generasi yang cerdas dan sehat agar bisa 
memberikan kontribusi yang berkualitas untuk negara, dan itu tidak akan kami 
dapatkan di susu mamalia lain untuk nutrisi bayi2 kami. Ingat persaingan di 
negara kami sangat ketat, semuanya cerdas dan kuat." Aku jadi ingat juga kata2 
temen di YM (columbia) "Yaps.. indonesia itu kok bisa ya dominasi common cold.. 
kalian kan negara tropis?? aneh!!" lalu percakapan kami menuju ke arah daya 
tahan tubuh dan sistem imun anak2 indonesia. Aku bilang juga "umumnya yang 
bugar adalah 2 generasi diatasku.. " generasi opa2 n oma2 maksudnya.. :D

Susu formula di mayoritas negara maju, tidak memiliki ijin untuk menayangkan 
produk mereka/ mengiklankannya. Karena susu formula di negara2 tsb diperlakukan 
sebagai tindakan medis/obat/terapi, dan membutuhkan resep dokter untuk 
membelinya.
Tapi dinegara kita.. siapapun boleh mengkonsumsinya asal bisa beli. Jadi apa 
yang dianggap obat/tindakan medis bagi negara lain, dikonsumsi anak2 dan bati2 
kita sejak pertama mereka lahir.

Untuk masalah tidak dapat menyusui secara medis, hanya 1:1000 wanita
Masih ingat kata opaku " jaman mama kamu lahir.. tidak ada pilihan lain, bisa 
atau tidak bisa,.. ASI harus keluar, bagaimanapun harus menyusui."
Ternyata menurut penelitian, tidak adanya pikiran bahwa ada susu pengganti 
adalah salah satu faktor terbesar kelancaran ASI (juga tanpa kecemasan bahwa 
ASI tidak keluar  lho..). Tidak adanya pencampuran di awal2 klahiran juga turut 
mendukung kelancaran ASI. 90% proses menyusui yang diselingi susu tambahan akan 
berhenti sebelum bulan ke 6.
Masih ingat juga opaku bilang "Lha.. nyusuine kurang sering kok mau keluar.."
aku sempat heran.. begitu simple pemikiran orang dulu, akan tetapi sungguh 
intensitas menyusui ini menentukan seberapa banyak perkembangan kelancaran ASI 
1-3 hari berikutnya.

emang aku sempet baca di sebuah milis, yang bikin geger ini pernyataan bahwa 
sufor adalah MPASI, padahal hal sebenarnya susu formula dibuat untuk tindakan 
medis. Ini memang aneh dan dianggap menyesatkan untuk orang diluar negara kita. 
Tapi tetep kompromi dooong buat negara kita :))


regards,
Irene

Kirim email ke