hallo bunda-bunda,
mengenai SSTI ini, anehnya kok rada beda bagi kami ya?
kalau suami pulang kerja dan sempat nonton SSTI ini, suami suka minta
ditemani nonton SSTI ini. bertiga dengan putri kami, Tirhta Prawita Sari,
SSTI ini telah menjadi tontonan favorit kami.
kalau bagi yang lain yang melihat sitkom ini sebagai tontonan negatif, tapi
kami malah cukup terhibur dengan kekocakan para bapak-bapak dan ibu-ibu
didalam menjalani kehidupan mereka.
memang sih, ada sisi negatif dari sitkom ini, namun kami tidak menanggapi
dan memikirkan hal-hal ini sehingga tontonan ini benar-benar menjadi
tontonan komedi bagi kami...
alhamdulillah kehidupan keluarga kami tidak pernah berubah semenjak itu.
setiap pagi sehabis sholat subuh, suami saya menyapu, mengepel, menyuci
pakaian kami semua (maaf... termasuk celana-celana bekas pup putri
kami)..sementara saya memasak untuk bidadari kecil kami. kadang saya suka
kasihan pada suami yang mengerjakan begitu banyak hal dirumah.. namun, apa
jawab mantan pacarku ini 'biarlah ayah membantu sedikit meringankan
pekerjaan bunda di rumah. tugas bunda dirumah kan sudah banyak. kasihan
bunda kalau tidak dibantu'..bukankah pekerjaan rumah tangga akan lebih mudah
dikerjakan kalau 2 orang saling bantu membantu???...
ya..begitulah suamiku... yang sudah bekerja capek-capek hingga pulang malam
tapi masih sempat menemani putri kami bermain kuda-kudaan... kadang juga
sempat memijat kakiku...hihihi...
Tiada kata lain yang dapat kuucapkan selain berterima kasih atas berkah yang
luar biasa dari Allah SWT bagi kehidupanku....
wah... jadi curhat... padahal awalnya cuma pengen menimpali SSTI... hihih...
maaf ya kalo membosankan bacanya....

salam,
Rumiyati
Perkara akan lebih mudah dilalui bilamana 2 orang bahu membahu membantu.....
2008/11/10 fanysartika [EMAIL PROTECTED]

>  .
>
> 
>

Kirim email ke