bunda,
mau dong, e book laskar pelangi. thank's before yah.
bytheway, soal laskar pelangi, ada beberapa teman yang menganggap kisah di
laskar pelangi hanya sebuah kisah. didramatisir. tetapi untuk saya, cerita di
laskar pelangi adalah kenyataan, sebuah foto pendidikan di negara ini. saya
sendiri mengalami sebagian dari kisah itu meskipun tidak sama bebannya. saya
pernah sekolah dimana kelas saya berlubang besar yang cukup untuk anak 12 tahun
menyusup keluar kelas dan langsung nyemplung ke sungai. kalau hujan, kami
sedikit basah. karena sebagain dindingnya berupa kawat ayam.
pernah juga saya bersekolah dimana kaus kaki guru wali kelas saya berbeda
warnanya. sebagian besar muridnya tidak memakai sepatu. kalau hujan, didepan
kelas masing-masing ada segundukan daun pisang. tidak ada yang punya payung.
kalau sungai didekat sekolah sedang banjir atau pasang, beberapa teman saya
tidak bisa sekolah karena tidak bisa menyeberang.
jadi saya sangat terkesan dengan laskar pelangi karena mas andrea (sok akrab
niy) bisa melukiskan perasaan kami -anak sekolah di daerah yang bisa dibilang
terbelakang-. dan baru beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan teman
sekolah saya dulu yang kelasnya bolong gedhe banget. beritanya menyenangkan
sekali. banyak dari kami yang akhirnya mapan. tidak sedikit yang sekolah sampai
level pasca sarjana diuar negeri dengan beasiswa. ada yang jadi pejabat
pemerintah, ada yang jadi wakil rakyat di daerah masing-masing, ulama dengan
banyak santri, wirausaha, dan sebagainya.
berita menyenangkan mengingat wujud sekolah kami. keterbatasan sarana dan
parsarana sekolah kami dulu. jauhnya kami dari kota besar.
salam,