Dear mba Tana,

Kalau BS mba dulu nikah di gereja katolik, dan tercatat di gereja, seharusnya 
pernikahan suaminya yang kedua bisa dihalangi kalau BS mba menghendakinya. 
Setahu saya untuk pengurusan akte kelahiran harus disertakan akte 
pernikahannya, kartu keluarga, apalagi ya...lupa ..... Tapi ga tau dech, coba 
tanyakan ke orang yang biasa membuatkan akte kelahiran apakah bisa diisi hanya 
orang tua tunggal saja,misalnya seperti nama ibu saja.

Dulu waktu buat akte lahir anak, langsung dibuat di rumah sakit, ada calonya 
langsung.
Mungkin bisa tanya di rumah sakit terdekat mba atau ke pa RT juga biasanya tau 
koq prosedure nya.

Maaf kalau kurang membantu.
Cheers,
Mom Lia.




________________________________
From: Adams Tanarin <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, November 20, 2008 10:07:55 AM
Subject: [Ayahbunda-Online] Ask : Pengurusan Akte Kelahiran


Dear MoMs, 
aku mau tanya niy, mengenai akte kelahiran.  Ceritanya babysitterku punya anak 
berumur sekitar 1,5 tahun.  Waktu dulu babysitterku dengan suaminya kawin di 
gereja (katolik) tapi setelah itu mereka tidak mengurus surat surat 
perkawinannya. . bahkan ketika anaknya lahir akte kelahiran juga tidak diurus.  
Akhirnya sekarang tiba tiba dia tau bahwa suaminya mau nikah lagi.. 
Pada dasarnya dianya udah rela suaminya mau nikah lagi.  Permasalahannya 
sekarang bagaimana mengurus akte kelahiran anaknya? saat ini suaminya sudah 
tidak mau peduli lagi dengan dia maupun anaknya.  Oh iya fyi, suaminya sudah 
pergi ke Jambi sejak lama.  Anak mereka diasuh oleh orang tua babysitter saya 
di Jawa.
 
Mohon masukan ya.. saya ingin bantuin babysitter saya ini..... 
 
LuV,
Tanarin
 


      

Kirim email ke