dear moms & dads

mohon batuan infonya jika ada yang tahu mengenai ini....


terima kasih 
 



 
----- Forwarded Message ----
From: Isfahani Buchari <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Saturday, November 22, 2008 10:49:20 PM
Subject: [img] mohon info: Yayasan Jantung (Nasional/Internasional) - ralat

Yth Rekan2 IMG mahasiswa, alumni, dosen, atau siapapun..

mohon info: Yayasan Jantung (Nasional/Internasional)


Barangkali diantara rekan-rekan ada yang memiliki link, kenalan, pengalaman 
atau informasi sekecil apapun yang merujuk ke Yayasan/Foundation atau 
sejenisnya (yang bergerak khusus dalam penanganan masalah Jantung / medis 
secara umum / kemanusiaan / penanganan kelainan Jantung bawaan anak / 
pembiayaan / direct care aid program / apapun) baik dalam negeri atau 
Internasional.

Mungkin diantara rekan-rekan sudah ada yang mengetahui permasalahan yang 
dialami anak saya, Neifa Isfahan (Perempuan, Lahir: Bandung, 27 Juli 2008). 
Melalui forum ini saya ingin sedikit berbagi informasi. Anak saya menderita 
beberapa Kelainan Jantung Bawaan / Congenital Heart Defect / CHD.

Sekedar informasi, mungkin berguna (tdk bermaksud menggurui, mohon maaf bila 
ada kesalahan dalam penjelasan-penjelasan / definisi, saya yakin diantara 
rekan-rekan ada yang jauh lebih paham) :
 
Kelainan Jantung Bawaan / Congenital Heart Defect (CHD) merupakan Kelainan 
Jantung sejak lahir ; Perlu dipahami bahwa Kelainan Jantung Bawaan Bukan / 
Tidak Sama Dengan kelainan / penyakit keturunan ; sampai saat ini tidak ada 
siapapun yang dapat menyimpulkan secara pasti penyebabnya ; ada banyak sekali 
jenis-jenis CHD – yang saya ketahui baru sekitar 40 – itupun mungkin belum 
setengahnya bila dikaitkan dengan komplikasi dsb ; Pasangan suami-istri yang 
sehat 100% pun berpotensi melahirkan anak dengan satu atau lebih CHD ; pada 
dasarnya CHD terjadi seiring dengan pertumbuhan janin, namun sangat sulit untuk 
mengetahuinya sejak bayi di dalam kandungan ; Penelitian di berbagai negara 
masih terus dilakukan berkaitan dengan CHD ; banyak sekali faktor yang 
diperkirakan turut andil dalam timbulnya CHD ; Statistik berbagai referensi 
internasional menunjukkan 8-10 bayi dari 1000 kelahiran mengalami CHD ; di 
Amerika Serikat, kelainan jantung bawaan adalah
kelainan fisik terbesar yang terjadi pada bayi yang baru lahir dan merupakan 
kelainan bawaan nomor satu yang menyebabkan kematian ; CHD biasanya dapat 
terdeteksi dengan stetoskop dokter umum biasa - dari irama detak jantung yang 
biasa ;  biasanya, gejala yang paling umum terlihat ialah bernafas 
tersengal-sengal, fatigue atau kelelahan, cyanosis atau biru pada kulit, bibir, 
dan ujung jari, peredaran darah yang buruk, terhambat pertumbuhannya, dll ; 
namun tidak semua kasus CHD memperlihatkan gejala yang secara fisik terlihat, 
terkadang sang anak terlihat sehat, lincah, bahkan gemuk - seperti Neifa ; cara 
paling mudah, mendasar dan meyakinkan untuk mengetahuinya adalah dengan 
Echocardiograph – mirip teknik USG untuk kandungan, namun dispesifikasikan 
untuk memvisualisasikan secara kasar profil jantung berikut kerjanya secara 
real-time ; saya hanya bisa menyarankan untuk para ibu yang mengandung untuk 
total menjaga kesehatan, karena walaupun hanya dugaan,
ada beberapa referensi yang mengkaitkan CHD dengan konsumsi obat-obatan ketika 
mengandung, kalaupun terpaksa minum obat, setidaknya konsultasikan secara 
matang dengan dokter)

Kembali ke Neifa, adapun CHD yang dialami Neifa yaitu : 

PA (Pulmonary Atresia) ; 
PDA (Patent Ductus Arterious) ; 
VSD (Ventricular Septal Defect) ;  
MAPCA’S (Major Aorta/Pulmonary Collateral Arteries) 

yang pada dasarnya merupakan komplikasi kelainan yang cukup kompleks dan berat.

Penjelasan singkat :

PA (Pulmonary Atresia) : Salah satu jenis kelainan jantung bawaan dari 
Pulmonary Valve (Klep Pulmonary) dimana mulut klep gagal terbentuk. Klep dalam 
keadaan benar-benar tertutup sehingga menghalangi aliran darah dari jantung 
menuju paru-paru. Pada dasarnya merupakan ketidaksempurnaan sistem 
saluran/pembuluh darah dari Jantung menuju Paru-Paru.

PDA (Patent Ductus Arterious) : Kelainan yang diakibatkan adanya sejenis 
saluran/pembuluh yang menghubungkan left pulmonary artery ke aorta, dimana 
pembuluh ini gagal menutup. Pada anak normal, pembuluh ini tidak boleh ada, 
kalaupun ada, ketika
lahir biasanya pembuluh ini menutup.  

VSD (Ventricular Septal Defect) : Kelainan Jantung Bawaan dimana terjadi sebuah 
pembukaan / lubang abnormal pada dinding yang memisahkan Bilik Kiri (Left 
Ventricle) dan Bilik Kanan Jantung (Right Ventricle). Biasa disebut “Bocor 
Jantung”. Kasus ini agak
sering terjadi, mungkin diantara rekan-rekan pernah ada yang mendengar.

MAPCA’S (Major Aorta/Pulmonary Collateral Arteries) : Kelainan dimana terbentuk 
sejenis pembuluh-pembuluh darah liar dari Aorta (Aorta: Pembuluh darah utama 
dari JANTUNG menuju seluruh tubuh) menuju paru-paru atau organ lain, yang pada 
dasarnya merupakan bentuk adaptasi Jantung/tubuh terhadap kurangnya pasokan 
oksigen / kelainan-kelainan lainnya, diantaranya terhadap PA. Bila diandaikan, 
MAPCA’S berbentuk seperti ranting pohon yang menjalar secara liar dari Aorta. 
Bentuk dan arah pertumbuhan pembuluh ini tidak dapat diprediksi, sehingga dapat 
membahayakan organ tubuh lain.

Agak sulit menjelaskan secara singkat, maklum baru belajar :) , namun pada 
dasarnya keempat kelainan tersebut membentuk sebuah “kesatuan fungsi”. Sebagai 
orang tua, saya harus mengerti secara detail apa yang dialami Neifa. Saat ini 
saya mungkin lebih mengerti sistem kerja jantung berikut kelainan-kelainannya 
dibandingkan transformasi koordinat atau apapun. Dengan adanya kelainan PA, 
darah tidak dapat teroksigenisasi, yang tentunya mengakibatkan penderita tidak 
dapat bertahan hidup. Bagaimana anak saya bertahan hidup? PDA, MAPCA’S & VSD 
yang notebene merupakan kelainan yang salah satu efeknya mengakibatkan 
bercampurnya darah kotor dan darah bersih justru menjadi penyelamat hidupnya. 
Yang paling utama adalah PDA-nya, bila sewaktu-waktu PDA tersebut 
menutup/“sembuh” sebelum dilakukan operasi, anak saya malah tidak akan bertahan 
hidup. Kesimpulannya, hidup anak saya terancam oleh kelainan dan sekaligus 
bertumpu pada kelainan. 

Satu-satunya cara penyembuhan hanyalah dengan operasi yang memerlukan beberapa 
tahapan dan beragam teknik operasi. Tidak dapat sembuh dengan hanya sekali 
operasi. Saat ini dokter masih memantau sampai sejauh mana perkembangan PDA, 
VSD dan MAPCA’S. Saya sendiri tidak tahu persis kapan operasi tahap awal akan 
dilakukan, namun
tim dokter memperkirakan dilaksanakan 2-3 bulan lagi (di RS. Jantung Harapan 
Kita Jakarta). Sebagai informasi, Neifa sempat diobservasi selama 10 hari di 
RS. Jantung Harapan Kita Jakarta, dari sejak 2 minggu kelahirannya. Hasil 
Observasi bermuara kepada kesimpulan kelainan-kelainan di atas. Saat ini Neifa 
sudah berada di rumah, dan secara rutin melakukan kontrol/check pra-operasi. 
Tim Dokter menyarankan untuk secepat mungkin mencari informasi terutama ke 
Yayasan Internasional, karena jujur saja, Yayasan dalam negeri kurang dapat 
diharapkan, walaupun saat ini saya juga tengah mengusahakan dari salah satu 
yayasan dalam negeri, yaitu dari Program Sosial Indonesia Tersenyum / PSIT. 
Saat ini, saya hanya bisa berusaha dan mencari informasi apapun dari siapapun,
sedini mungkin. Apapun akan saya lakukan demi kesembuhan Neifa.

Sekian dan terima kasih atas perhatiannya. Perjuangan Neifa masih sangat 
panjang. Informasi sekecil apapun akan sangat berharga bagi saya.

Mohon maaf bila terlalu panjang.


Terima Kasih
Isfahani Buchari, ST.


      
_______________________________________________
IMG mailing list
[EMAIL PROTECTED]
http://mx1.itb.ac.id/mailman/listinfo/img



      

Kirim email ke