mutia jg suka lempar2 barang
jungkir balikkan mainan, speda, mobil2an, dll
 
mutia kl kubilang
"mutia, bagaimana wajah terkejut???" (niru CVDnya baby brainy)
dia ya pasang muka terkejut...agak melotot, mendongak keatas, 
bibirnya membentuk huruf O...
sambil bilang "oooh"
 
sama, kl dia jatuhin barang
dia berexpresi terkejut
(ah dia sendiri yg sengaja jatuhi kok dia yang terkejut)
bgitu mulu....
 
kl barangnya gak pecah sih
kubiarin aja
kudu tebel deh kuping emaknya
 
kl ternyata yg dilempar remote
sampai baterenya kececran...
aku reflex...."astaghfirullahal adziiiiiiiiiiiiim, 
mutia!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!"
krn intonasinya tinggi kali ya
lalu dia posisi sujud, tanda menyesal
lalu nangis *walah*
nangisnya sediiiiiiih bgt....*lucu sih*
lalu kubilang "rusak deh, ayo minta maaf"
lalu dia memelukku.
 
ah, ntar jg diulangi lagi
*cape de*
 
kl anak kita masuki fase itu
amankan pernak pernik, hiasan rumah, barang2, peralatan mkn yg mudah pecah/rusak
bisa saja krn keingintahuan sebab akibat *kata bunda novia*
tapi bisa juga itu aksi protes, tanda ketidak mampuan melakukan sesuatu*perlu 
bantuan kita* misal mau buka kotak, tapi sulit, lalu menyerah dan membantingnya.
atau caper, cari perhatian...
 
ngikutin perkembangan anak itu sperti film jumanji...
kalau masukin range umur tertentu, akan ada kejadia kejadian yg kita harus siap.
 
mamut
gak bosen nonton jumanji
 

--- On Mon, 1/5/09, novia novia <[email protected]> wrote:

From: novia novia <[email protected]>
Subject: [Ayahbunda-Online] Re: re: Anak suka lempar2 barang ??
To: [email protected]
Date: Monday, January 5, 2009, 6:28 PM






bunda,
setahu saya, maksud dia melempar bukan melempar merusak atau karena marah. 
tetapi karena dia ingin tahu apa yang terjadi kalau suatu benda dilempar. dia 
ulang-ulang terus sebab dia berusaha mengingat-ingat dan menghafal aksi reaksi. 
kalau tak lempar begini, jadinya begini. kalau lemparan begitu, jadinya begitu. 
maksudnya dia sedang belajar sebab dan akibat juga. 
kalau bunda melihatnya, sebaiknya bunda jaga selama tidak berbahaya. bunda bisa 
membantu dengan memberi keterangan. dik, jauh ya, lemparannya. suaranya berisik 
ya? pecah nggak? bunda bisa memberi penjelasan dari aski reaksinya.
dulu okta, anak saya, suka sekali melemparkan tutup gelas dari melamin terus 
dikejar. dilempar lagi. dikejar lagi. begitu terus. suaranya berisik banget. 
lama-lama bosan juga setelah aksi reaksinya sama. dia mencari mainan lain. 
semoga membantu yah.

 














      

Kirim email ke