ikutan ya, walaupun saya tidak mengalami sendiri tapi berhubung kerja saya menyangkut pendidikan... tapi sepertinya curhatnya bakalan panjang nih
semua yang dikatakan moms ada benarnya, usia tidak mengukur kematangan anak, semua anak itu unik, tapi untuk masuk ke SD... hmmm...kalau saya akan melihat lebih pada kesiapan mental daripada akademis pengalaman saya, iseng2, waktu umur Aryo 5 tahun (ultah agustus 01), baru aja mau naik TK B saya ikutkan dia tes masuk sd swasta dekat rumah ternyata, hasilnya malah dia ada di ranking 1.... jadi kesimpulannya : Aryo siap masuk SD secara akademis! tapi tentu saja kami ditolak masuk SD... sesungguhnya saya mengikutkan anak saya tes bukan untuk show off atau apa just simply testing the knowledge... jadi ketika guru sd-nya menolak, saya juga bilang bahwa saya emang ngga niat masukin dia ke sd... salah satu solusi yang mungkin ada untuk moms adalah mengulang kembali TK B. saya rasa disini letak ketakutan moms yang saya rasa berlebihan maaf jika kurang berkenan, saya rasa berlebihan karena, anak2 'belajar di sekolah (baca TK) hanya untuk (paling lama) 2-3 jam'. sedangkan sisanya?tentu saja dirumah... mengulang sesuatu adalah sesuatu yang membosankan? buat kita, orang dewasa, mungkin iya. tapi untuk anak2?belum tentu... saya melihat dari sisi positifnya, bahwa anak akan mendapat kesempatan untuk bereksplorasi lebih banyak mengenai materi yang telah ia dapatkan sebelumnya. seingat saya, materi antara TK A dan TK B, beda tipis... mungkin di kelas A lebih banyak bermain dan bernyanyi sedangkan di kelas B, konsentrasi lebih meningkat. atau jika mampu, mungkin memindahkan sekolah TK anak kita tetap dikelas B tentunya tapi kan beda sekolah, beda pendekatan sangat bisa jadi beda kegiatan beda lingkungan yang mungkin bisa mengurangi rasa kebosanan kalaupun dirumah saja, ngga masalah juga, moms bisa kok mengajari mereka pengalaman saya, berkaitan cerita diatas saya berikan latihan aryo sama persis dengan materi sd kelas 1 ketika ia masih di TK B masih juga seperti itu sampai sekarang, jadi mirip home schooling deh... jadi ketika sekarang ia ke sekolah, kebanyakan untuk berinteraksi dengan teman beda setengah tahun diawal pertumbuhan bisa jadi perbedaan yang mencolok coba bandingkan anak 7 bulan dengan 1 tahun tetapi ketika sudah dewasa perbedaan ini tidak akan berpengaruh banyak toh kalau anak2 kita memang berbakat secara akademis mereka bisa bergabung kedalam kelas berbakat, akselerasi, lompat kelas atau apapun lah namanya... dan umur tidak lagi menjadi masalah sebagai bahan pertimbangan,sekali lagi coba moms liat lagi buku2 teks book untuk anak2 kelas 1 SD tanyakan pada diri sendiri,pada anak, apakah ia akan mampu menerima pelajaran seperti ini? apakah ia akan mampu menerima pelajaran sebanyak ini? semuanya kembali pada ekspektasi orang tua apa yang menjadi tujuan anak kita bersekolah? maaf jika ada yang kurang berkenan panjang banget lagi... tapi mudah2an bisa menjadi pertimbangan, Dona :) --- On Tue, 1/6/09, Vita Haryo <[email protected]> wrote:
