Dear moms...

oo.. ternyata hamil bisa di request jenis kelamin ya ?
wah..wah.. baru tau sy..:P
mama Shazea, inseminasi tuh apa ? xixixi.. maklum wong deso ndak ngerti..;)

-Bundana Nada-

 emilia  <[email protected]> wrote:                                 Wah 
mama gwen kok bisa sama kasusnya ma saya ya? Saya juga 2 bulan lagi berusia 37 
thn dan anak pertama saya cewe (1y1m) 
Sharing aja ya mom.. 3 bulan lalu saya ke dokter muharam di RSHJ untuk program 
anak kedua dan konsul mengenai kalau pengen anak cowok gimana? Trus dr merujuk 
suami saya agar tes sperma.. Untuk melihat apa kandungan spermanya banyak X 
atau Y nya.. (Tapi suami ogah hehehe..) Jadi ya gak jadi.. Trus bulan 
berikutnya saya konsul lagi.. Menanyakan soal inseminasi.. Kata dr nya dgn 
insem sperma yg disuntikan bisa dipilih yg Y (cowok cmiiw) jadi peluang untuk 
anak cowok cukup besar..

Semoga membantu mom..

Mamanya shazea
*mau insem tapi masih pikir2 terus.. Secara mental blom mantap*
 

My ♥  Bold® 
Sinyal Bagus XL



---------------------------------
From:  [email protected]
Date: Mon, 12 Jan 2009 15:31:09 +0000
To: <[email protected]>
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] ingin hamil ke 2 tp ingin dapat anak cowo

                        Hi Moms,
Salam Kenal,
Saya sudah mempunyai anak pertama cewe dan mempunyai keinginan untuk hamil lagi 
untuk dapat anak cowo, supaya dapat sepasang, cuma saya ini binggung mencari 
dokter or klinik yang mempunyai fasilitas yg bagus dan sdh terbukti nyata... 
mengingat umur saya sdh cukup berumur yaitu umur 37 tahun... please bantu 
saya... 

Regards,
Mama Gwen
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


---------------------------------
From:  [email protected]
Date: Mon, 12 Jan 2009 00:43:28 +0000
To: <[email protected]>
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Gimana sih menghitungnya?

                        HI mbak Ina,

Sedikit sharing ya, kalau metode tradisional ya tentunya dengan melihat hari 
pertama dr mens terakhir kalau saya bilang metode tersebut tetep yang afdol.

Jika melihat umur janin melalui usg. Dr usg saya pernah bilang hanya bisa 
akurat jika dilakukan di trisemester pertama jadi antara 1-3 bulan saja. Kl 
dilakukan setelahnya pembacaan umur janin bisa berubah karena tergantung 
beberapa hal seperti lingkar kepala etc.
Setau saya beberapa hal yg dijadikan benchmark melihat usia janin melalui usg 
adalah lingkar kepala dan sebagainya jadi sangat mungkin jika usg dilakukan 
setelah trisemester ke2 akan terjadi perubahan usia janin berdasarkan hsl usg. 
Hal tersebut juga terjadi pada saya.  Hal ini bisa terjadi karena mungkin 
asupan vitamin yg diminum juga sangat baik kl ya hehehe
Tapi saya sendiri tetap melihat umur secara tradisional dan usg hanya membantu 
saya melihat bahwa perkembangan si janin juga ok secara bb, lingkar kepala, 
jantung, paru2 etc jdi kl sewaktu2 harus melahirkan sebelum bulannya kita bisa 
cek apakah berat sudah cukup dan smua fungsi normal

Regards,
Astrid
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


---------------------------------
From:  Ina 
Date: Wed, 7 Jan 2009 22:27:00 +0800 (SGT)
To: <[email protected]>
Subject: [Ayahbunda-Online] Gimana sih menghitungnya?

 Hi moms...
 
Saya mau nanya, gimana sih cara menghitung umur janin yg bener?
Saya kan mens terakhir tanggal 11 Juni 2008.
Jadi kalau aku hitung berdasarkan kalender, sekarang pas 30 minggu.
Tapi dari hasil USG hitungannya dah 32 minggu.
Lah? Kok bisa ya? Bedanya sampe 2 minggu begitu? 
Tapi kata dokter hasil USG adalah yang paling akurat, berdasarkan kapan 
pembuahan terjadi.
Apa mungkin pembuahan terjadi 2 minggu sebelum saya mens?
Ga mungkin banget kan ya?
Dokternya bilang, hitungan umur janin berdasarkan tgl mens terakhir dah kuno.
Sekarang hasil USG lebih canggih dan akurat.
Saya jadi bingung, rasanya saya juga ga salah mencatat tgl mens terakhir saya.
Aneh tapi nyata... 
 
Moms...
Ada yg pernah mengalami hal yang sama ga dengan saya???
Saya cuma penasaran aja kok bisa begitu ya?
Mohon sharingnya...
 
Thx
Ina-calon bunda


           
     
                
     
                
     
                                       

       

Kirim email ke