wah, saya juga begitu tuh. halah. bukannya bantu yah. tapi kalau sudah ketemu
psikolog, please share yah.
kalau saya niy, karena belakangan ini, setelah hamil 7 bulanan, sejak
seringsekali terjadi kecelakaan pesawat di negara ini. bunda juga baca kan dan
nonton di tivi kan. sejak saat itu saya merasakan seprti -yang mungkin- ken
rasakan. tapi ken masih belum bisa menjelaskan yah. mungkin ken melihat di
tivi, bunda. atau melihat gambar di koran.
makanya sekarang di tivi sedang marak serangan israel di gaza, saya matiin
saja. saya khawatir okta juga melihat tetapi belum mengerti. malah takut
melihat banyak bayi dan balita terluka.
kalau boleh usul niy, selaku ibu saja, sesama penderita traumatis yang sama,
sebelum ketemu psikolog beneran, coba ken dibelikan buku bacaan tentang
pesawat. bagaimana pesawat dibuat, bagaimana mesin pesawat bekerja, apa saja
yang perlu dketahui sebagai penumpang, dan sebagainya. saya juga beli lho. he
he he ...
dan sebaiknya bunda hati-hati sekali kalau membicarakan hal ini dengan ken.
jangan sampai ken merasa ketakutannya tidak berarti.
semoga membantu yah. semoga ken tidak takut terbang lagi.