Hai Moms
Mungkin pembahasan ini memang sangat subyektif. Krn seberapa "parah" taraf 
kondisi si ayah juga sangat subyektif.

Klu si ayah itu benar2 sangat ingin diperhatikan si ibu dlm arti adanya 
kecemburuan dan saling merebut perhatian dengan seorang bayi darah dagingnya 
sendiri yg notabene bayi itu terlahir akibat buah kasih ayah 
bundanya..........maka sang ayah harus diajak berkonsultasi dgn pakar akhli 
jiwa minimal seorang psikolog. 

Tapi......klu bayi itu diserahkan pada BS utk dirawat dlm batas2 normal sih gak 
masalah.
Apalagi klu anak2 itu menjadi manja akibat selalu dibantu oleh sang ibu.
Benar........anak2 memang harus dikenalkan dengan kata2 MANDIRI.

Jadi..........kita sebagai istri dan seorang ibu harus pandai2 membagi waktu, 
tenaga dan perhatian.
Itu sebabnya kita butuh "asisten" di rumah. Ada yg membantu membereskan rumah 
dan ada yg membantu ikut menjaga dan membantu si kecil utk hal2 yg tidak 
terlalu prinsip. 
Saya juga selalu memakai jasa asisten, PRT dan BS. Tapi Alhamdulilah anak2 
tidak kurang kasih sayang dan perhatian dari saya.
Anak2 tidak menjadi "anak prt/bs" atau pun suami tidak mengalami kurang 
peratian dan kasih sayang dari sang istri.
 
Saya rasa kasus mbak Any dan kasus mom yg curhat soal kawannya itu agak berbeda.
Level kasus "suami" nya juga berbeda.
Suami mbak Any menurut saya memang msh dlm batas2 wajar dan normal sebagai 
suami dan seorang ayah. Apalagi bertujuan supaya anak2 menkadi mandiri dan sang 
ibu punya waktu lebih banyak utk suami dan diri sendiri.

Begitulah tugas seorang perempuan......harus "siap" utk menjalani berbagai 
peran. Tanpa disadari kita harus melakukan "lakon" itu dengan seimbang spy 
semua org merasa "puas". 
Dan semua itu harus kita jalani dengan ikhlas dan apa adanya.
Juga diharapkan sang suami harus ikhlas dan berbesar hati jika dirasakan ada 
kekurangan dari pihak istri dlm memberikan pelayanan dan perhatiannya pada 
suami. Karena sang istri bukan lah seorang WONDER WOMAN.



Regards,
YUSRI
email: [email protected]
YM: yusri_smpn1

Sent from my BlackBerry® wireless device

-----Original Message-----
From: any dweyana <[email protected]>

Date: Thu, 12 Feb 2009 15:16:48 
To: <[email protected]>
Subject: Bls: Bls: [Ayahbunda-Online] Midlife Crisis : Mohon tanggapannya


Saya juga ngalamin hal hampir sama dengan Mommy A, meski suami saya tidak 
menuntut sekali, tapi hati saya sendiri kadang menangis. Misalnya gini, dia 
bilang, Ma, biarin aja diurusin pembantu entar kebiasaan. Tapi memangnya saya 
dari dulu itu, fokus banget ke anak2, apa aja yang mereka mau saya lakukan, 
saya kerjain. Lama2 emang anak2 manja dan maunya sama saya aja. Tapi malah saya 
rugi sendiri, boro2 ngurus suami ngurus diri sendiri aja susah banget.....Tau2 
suami saya malah cari teman curhat yang bisa perhatiin dia....(Wah, bahaya 
nih.....)Emang sih saya syok banget, gimana coba moms and dads, saya baru aja 
ngelahirin anak saya ke-4, malah suami saya spt itu, tapi dari situ, saya baru 
belajar bahwa suami dan diri saya sendiri juga perlu perhatian......(Salah 
tidak ya?Egois tidak ya?). Tapi yang jelas, kita juga tidak bisa memaksakan 
pasangan kita untuk terlalu fokus sama diri kita, emangnya kita tidak 
kerja?Tidak ngurus anak2?
Saran saya, beri sang suami pengertian, atau bicarain dengan yang lebih tua dan 
berpengaruh (Misal:Kakak Ipar atau Mertua). Coba diskusikan, ada apa dengan 
sang suami itu (Apa benar sakit Jiwa?) Sepertinya bukan sih...............Yang 
jelas cari solusinya, jangan sampai semua terlambat (Bilang aja apa mau si anak 
jadi anak BS? Tidak mau lah).
Maaf kepanjangan , malah jadi curhat ya....

Salam Hangat,


Mama Pin, In, Gun, Bas




________________________________
Dari: - Yusri - <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Kamis, 12 Februari, 2009 13:33:13
Topik: Re: Bls: [Ayahbunda-Online] Midlife Crisis : Mohon tanggapannya



Komentar ku.....
Si Suami itu harus di periksa ke psikiater.
Menurut saya.......itu sangat diluar batas "orang normal".
Logikanya.... ........klu masih "waras" gak mgkn dia berprilaku seperti itu. 
Iri pada darah dagingnya sendiri.




Regards,
YUSRI
email: yusr...@yahoo. co.id
YM: yusri_smpn1

Sent from my BlackBerry® wireless device
________________________________
From:  Iin Muthmainnah 
Date: Wed, 11 Feb 2009 15:03:28 +0800 (SGT)
To: <Ayahbunda-Online@ yahoogroups. com>
Subject: Bls: [Ayahbunda-Online] Midlife Crisis : Mohon tanggapannya

komen saya ketika pertama kali membaca curhat ini : " dasar ayah yang aneh...." 
karena walopun midlife crisis apa gak bisa berfikir rasional n dewasa ????? 
(sorii.....)
 
sampai segitunya kah cemburu dg buah hati sendiri, anak diserahin ke BS...istri 
mengurus "bayi dewasa"..... ....
 
sodara saya pada saat umur 40an dikaruniai anak lagi tdk bersikap demikian..... 
malah sangat mensyukuri krn diberi kepercayaan, amanah to mendidik anak...

--- Pada Sel, 10/2/09, Aidha Noviyanti <aidh...@yahoo. com> menulis:

Dari: Aidha Noviyanti <aidh...@yahoo. com>
Topik: [Ayahbunda-Online] Midlife Crisis : Mohon tanggapannya
Kepada: "ayahbunda" <Ayahbunda-Online@ yahoogroups. com>
Tanggal: Selasa, 10 Februari, 2009, 1:34 AM



Dear Moms & Dads,
 
mau sharing dan minta pendapat
Kejadian ini sebenarnya menimpa salah satu dari orang tua murid di sekolahan 
anakku. 
Mommy A ini sekarang lagi bingung dengan tingkah suaminya yang berubah menjadi 
sangat2 childish. 
Kebetulan mereka berdua belum lama memiliki bayi lagi tp oleh sang suami, Mommy 
A ini tidak boleh mengurus bayinya kecuali menyusui jadi selebihnya diserahkan 
ke baby sitter. 
jadi ketika mommy A ini tidak mengurus bayinya, dia harus mengurus suaminya 
entah mulai dari memilih baju, makan, minum dan menurut cerita dari yang 
bersangkutan (mommy A, red) sampai ketika mau tidur harus di'kelonin' spt bayi, 
makan harus disuapin dan ke kantor pun kudu di anter. 
Yang jadi pertanyaan apakah sang suami sedang mengalami mid life crisis (wkt 
itu pernah nanya sih umurnya brp, ktnya sih 40an) atao dia merasa tersaingi 
dengan hadirnya sang bayi. 
tapi kalo memang sang suami mengalami midlife crisis, apa iya emang seperti itu 
atau adakah diantara moms & dads disini yang mengalami kejadian yang sama. Dan 
apakah semua orang mengalami yang namanya midlife crisis?
 
Mohon pencerahannya dan pendapatnya dari anggota milist
 
Thanks,
Aidha
 

________________________________
 Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs pribadi Anda? 
Buat Pingbox terbaru Anda sekarang!
   


      Selalu bersama teman-teman di Yahoo! Messenger. Tambahkan mereka dari 
email atau jaringan sosial Anda sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/

Kirim email ke