Mom Yeni, Bagus lho ketemu DSA yg gak kasih obat, krn emang bener...penyebab diare pada anak itu virus, dan akan sembuh dgn sendirinya.
Anakku, Isya, 21 bln baru aja sembuh dari diare. Awalnya hari selasa dia muntah2, trus besoknya naik panas dan mulai diare. Panas ringan sih cuma 37.8° jd gak aku kasih apa2. Dan terus aja muntah diare sampai hari minggu. Sempet bisa main, trus drop lg. Begitu terus. Yang aku lakukan hanyalah menjaga asupan cairannya agar jgn sampe dehidrasi, aku kasih banyak minum termasuk pedialyte (oralit anak2). Emang dia lemes sih, dan kita jg sebagai ortu suka lelah dan kadang mau give up kasi obat. cuma aku bertahan pada tata laksana penanganan anak muntah dan diare, penyebabnya adalah VIRUS jd yang bs menyembuhkan hanyalah daya tahan tubuhnya. Alhamdulillah mulai hari minggu udah keliatan sembuhnya, walaupun belum aku kasih susu (dairy products) krn takut memicu muntahnya lagi. Jadi total 6 hari deh Isya mengalami muntah, diare dan demam (kalo demamnya hanya 2 hari). Sekarang dia udah sembuh Alhamdulillah, udah pecicilan lagi. Bahkan kayaknya lebih pecicilan dari sebelumnya hehehe Kalo soal karena mau tumbuh gigi, mungkin juga...karena emang ada bbrp gigi putih mulai nongol2. Saranku sih, jaga asupan cairannya aja mom. Anak diare itu takutnya dehidrasi. Jangan dipaksain makan kalo emang gak mau. Makan yang cair2 aja kayak sup, bubur dst. Sebisa mungkin hindari obat2an ya...DSAnya udah bener gak kasih apa2. Aku coba copaskan artikel dari materi PESAT ya... ---------------- SLIDE 13. DIARRHEA - VOMITING Hampir serupa dengan batuk, diare & muntah adalah anugerah terindah yangTuhan berikan pada manusia. Diare & muntah adalah mekanisme alami tubuhuntuk mengeluarkan racun, virus/kuman yang masuk ke dalam tubuh. Diare &muntah itu ibarat alarm tubuh untuk memberitahukan bahwa ada sesuatu ygtidak beres dalam tubuh kita. Yang perlu dilakukan adalah mencari PENYEBAB nya. Tidak perlu diberikan obat anti muntah atau obat untuk"mampet"kan diarenya. Obat-obat tsb memang akanmengurangi/menghent ikan diare/muntah, tetapi tidak mengobati penyakitnya. Perbaikan tersebut bersifat "semu". Ibarat bom waktu. Kita terkecoh seolah anak membaik, padahal penyakitnya masih terusberlangsung. Selain itu, obat2 tersebut juga bukan tanpa risiko / efeksamping. PENYEBAB: v >80% penyebabnya pada anak, terutama bayi, adalah virus. Dikenal juga dengan ROTAVIRUS. v Food poisoning v Alergi makanan, v Pemakaian antibiotik. TATALAKSANA – CEGAH DEHIDRASI - v Minum banyak v ASI diteruskan, campur dg Oral rehydration Solution (ORS) seperti pedialit atau oralit. v Perbanyak minum. v Bila diare hebat, fokus pada upaya rehidrasi (menjaga agar tidak dehidrasi). Kalau perlu, untuk sementara waktu tidak perlu makan sampai dehidrasi teratasi Kapan menghubungi dokter? v Ada darah di tinja atau tinja berwarna hitam v Tanda-tanda dehidrasi berat : - tidak buang air kecil > 8 jam, - bibir kering, - air mata kering ketika menangis, - skin turgor menurun (jika tangan dicubit, tidak akan kembali seperti semula), - mata cekung, abdomen (sekitar perut) cekung, - fontanelle (ubun-ubun) pada bayi cekung. v Luar biasa mengantuk, sulit dibangunkan v Luar biasa lemas, layu PRINSIP: v Umumnya tidak perlu diberi antibiotik, antibiotik hanya bila tinja berdarah (butuh evidence/lab) . Pada banyak kasus, antibiotik justru akan memperparah diarenya. Belum lagi pemakaian antibiotik tidak pada tempatnya akan menyebabkan infeksi tambahan oleh jamur/fungus/ candida v Jangan minum obat untuk menghentikan diare seperti primperan,motilium, juga tidak perlu minum Kaopectate, smecta, enzim, dsb. v Pada diare biasa, tidak perlu mengganti susu formula.- INGAT - Jangan memberikan obat anti muntah!!!! ---------------- Semoga membantu :-) Nizma *mummynya Adam (3.8 thn), Isya (21 bln), dan calon dd bayi yang masih diperut 8 bln* YM: niu_niz http://cmbd.co.cc On 2/14/09, Yenni Wilianti <[email protected]> wrote: > > Dear all mom n dad, > > aku yeni pgn curhat ya.. > > Anak ku diare dr hr rabu smp hr ini blm jg mampet, aku udah 3 x ke dsa d > hermina bekasi n ke 3 nya blg itu penyebabnya virus n ga blh lgsg d bikin > bhenti jd cuma bs d ganti cairan pganti n sedikit obat racikan antibiotik d > campur obat diare (lacto-b). > > Aku ga tega liat nya sbntr2 cairnya keluar, kt dokter diare akan mampet dgn > sendirinya 6-7 hari. > > Aduh aku dgr nya tambah sedih deh, kok lama bgt ya.. Kyknya aku ga bisa > mjaga anak ku dgn baik deh. > > Mohon advice ya moms n dads.. > > Thanks.. > > Rgrds, > mom yg lg sedih > > > > >
