Dear : Mama Khayra Mom...kalau saya tidak setuju ama pendapat dokter tsb...knp? Mungkin tulisan yang aku dapat dari Milis asiforbaby ini bisa sedikit menjawab pertanyaan knp saya tadi. Terutama soal kandungan gizi ASI yang katanya sudah tidak bagus lagi. Karena mnrt saya tidak ada istilah jelek atau bagus untuk ASI..Tulisan berikut hanya sebagian kecil saja...masih banyak artikel atau tulisan lain ttg ASI, mungkin Mom bisa browse di situs nya WHO, UNICEF, dll..atau Mom bisa gabung di milis yang didukung oleh Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI)?. Yach...untuk membantu Mom mendapat tambahan masukkan tentang ASI. Demikian semoga membantu...maaf kalau ada yang tidak berkenan.
Salam, Monik From: [email protected] <asiforbaby%40yahoogroups.com> <mailto:asiforbaby%40yahoogroups.com> <asiforbaby%40yahoogroups.com> [mailto:[email protected] <asiforbaby%40yahoogroups.com> <mailto:asiforbaby%40yahoogroups.com> <asiforbaby%40yahoogroups.com>] On Behalf Of yeye_lucu Sent: Monday, September 03, 2007 12:55 PM To: [email protected] <asiforbaby%40yahoogroups.com> <mailto:asiforbaby%40yahoogroups.com> <asiforbaby%40yahoogroups.com> Subject: [asiforbaby] Manfaat besar ASI di tahun kedua UNICEF merekomendasikan selain pemberian makanan bergizi seimbang dan imunisasi, bayi usia 12-24 bulan disusui sesering mungkin. Tentu ada alasan kuat kenapa para ibu diimbau untuk menyusui bayinya memasuki tahun kedua. Berikut manfaatnya: 1 ASI di tahun kedua kandungan faktor imunitasnya meningkat Penelitian menyebutkan zat antibodi tersedia dalam jumlah besar pada ASI selama masa menyusui. Tapi ternyata sebagian faktor kekebalan dalam ASI konsentrasinya meningkat selama tahun kedua dan selama proses penyapihan (weaning). 2 Pemberian ASI setelah bayi 6 bulan cegah risiko alergi dan asma Salah satu cara terbaik mencegah alergi dan asma adalah menyusui eksklusif selama enam bulan dan meneruskannya hingga si kecil berusia 2 tahun. Memperpanjang pemberian ASI berarti menunda selama mungkin bayi bersinggungan dengan zat penyebab alergi. ASI sendiri membantu mempercepat pematangan lapisan pelindung dalam usus bayi, melapisi usus bayi dan menghalangi masuknya molekul penyebab alergi ke dalam darah bayi serta memberi perlindungan antiradang sehingga menekan risiko infeksi pemicu alergi 3 ASI perkecil risiko sakit anak usia 16-30 bulan American Academy of Family Physicians melihat anak-anak yang disapih sebelum usia dua tahun meningkat risikonya (AAFP 2001). Penelitian lain menyebutkan anak usia 16-30 bulan yang disusui lebih jarang sakit, kalaupun sakit maka sakitnya lebih singkat dibanding anak sebaya yang tidak disusui 4 ASI dibutuhkan anak yang sakit UNICEF merekomendasikan anak di bawah tiga tahun yang sakit agar diberi ASI, karena ASI merupakan makanan bergizi yang paling mudah dicerna saat si kecil kehilangan nafsu makan 5 ASI di tahun kedua lebih kaya nutrisi Penelitian dr. Dror Mandel, dkk, menyatakan ASI dari ibu yang menyusui lebih dari satu tahun kandungan lemak dan energinya meningkat dibanding ASI dari ibu yang menyusui lebih singkat 6 ASI di tahun kedua sumber lemak dan vitamin A tak tergantikan Berdasar penelitian Adelheid W. Onyango dkk menyimpulkan ASI merupakan sumber lemak dan vitamin A yang tak tergantikan oleh makanan sapihan apapun Original Message -------- Subject: [asiforbaby] (Artikel) Katanya ASI bikin bayi kuat, kok sakit juga? Date: Wed, 21 Nov 2007 10:47:51 +0700 From: Santos <[email protected]> <[email protected]> Reply-To: [email protected] To: <[email protected]> <[email protected]> ASI melindungi bayi dari serangan kuman penyakit Mungkin banyak dari masyarakat kita yang sudah mengetahui bahwa ASI dapat memberikan perlindungan pada bayi dari seranganb berbagai kuman penyakit. Terutama jika ASI diberikan secara eksklusif selama 6 bulan pertama . Tidak hanya itu penelitian Horta et al menunjukkan bahwa semakin lama anak mendapatkan ASI, maka semakin kuat sistem imun tubuhnya. Hal ini dikarenakan ASI mengandung berbagai jenis antibodi yang melindungi si kecil dari serangan kuman penyebab infeksi. Antibodi tersebut mulai dari Immunoglobulin A (IgA), IgG, IgM, IgD dan IgE. Antibodi dalam ASI inilah yang hingga saat ini tidak pernah terdapat dalam susu formula jenis apapun. Atas dasar inilah maka badan kesehatan dunia, WHO, menyarankan agar diatas usia 6 bl, ASI terus diberikan berdampingan dengan MPASI (Makanan Pendamping ASI) hingga ia berusia 2 tahun atau lebih. Riset menunjukkan juga bahwa hingga sistem imun tubuh anak akan mencapai kematangan atau kekuatannya pada usia 5 tahun atau lebih. Hal inilah yang menyebabkan anak usia <5tahun lebih mudah jatuh sakit. Disinilah peranan ASI. Para ahli laktasi dunia menyatakan bahwa ASI tidak hanya melindungi anak dari kemungkinan berbagai infeksi di beberapa bulan pertama kehidupannya, tetapi juga membantu sistem imun tubuh anak lebih sempurna dan lebih matang. Studi laktasi menunjukkan bahwa kandungan antibodi dalam ASI mampu menginduksi sistem imun tubuh bayi untuk lebih cepat matang dari bayi yang tidak mendapatkan ASI. Hal inilah yang menyebabkan bayi ASI tidak mudah jatuh sakit atau jarang sakit. Lebih cepat sembuh dengan pemberian ASI Begitu bayi ASI sakit, seringkali timbul keraguan ataupun mempertanyakan kehebatan ASI. Satu hal yang perlu dimengerti adalah tidak mudah sakit bukan berarti bayi ASI tidak akan pernah sakit. Berbagai kondisi dapat menyebabkan bayi ASI terkesan lebih mudah jatuh sakit. Mulai dari lingkungan yang kurang higienis hingga penggunaan antibiotik yang tidak rasional. Jika lingkungan di sekitar bayi ASI relatif terjangkit suatu penyakit, maka resiko bayi ASI terpapar dengan kuman penyakit lebih besar. Jadi bukan mustahil ia bisa juga menjadi sakit. Demikian juga jika bayi ASI berada di lingkungan yang relatif tidak rasional dalam pola pengobatan. Sehingga jumlah kuman resisten lebih tinggi dan banyak. Kondisi ini juga memungkinkan bayi ASI terpapar dengan kuman tsb dan sistem imun tubuhnya harus "belajar" mengalahkan kuman tersebut dengan sakitnya. Pemberian ASI secara signifikan terbukti membantu proses penyembuhan dan pembelajaran sistem imun tubuh anak. Dengan kata lain, jika bayi ASI sakit, ia akan lebih cepat sembuh. Saat bayi sakit, sistem imun tubuhnya berjuang untuk melawan dan mengalahkan kuman penyebab sakit. Antibodi dalam ASI, mulai dari IgA hingga limfosit dan makrofagus akan menjadi armada perang utama yang membantu sistem imun tubuh anak mengalahkan kuman penyakit. Tidak hanya itu, pemberian ASI saat si kecil sakit mengurangi rasa sakit pada anak dan menenangkan anak karena sakitnya. Ini berarti jika bayi anda sakit, jangan ragu untuk terus dan terus memberikan ASI kepadanya. Justru ASI ini lah yang akan menjadi penolong terutama saat ia sakit. Nah gimana ? Sudah gak ragu lagi dong dengan kehebatan ASI ! Sayang superman ataupun gatotkaca tidak pernah ada. Jika ada, pasti kita akan mendengar cerita bahwa superman dan gatotkaca juga pernah sakit. Mereka juga akan cerita bahwa kekuatan mereka berasal dari ASI yang diberikan oleh ibunya. Wah hebatnya. (Luluk) Referensi : - Bernardo L. Horta et al. 2007. WHO. Evidence on the long-term effects of breastfeeding : systematic review and meta-analyses WHO. 1997. Infant Feeding in Emergencies : A guide for mothers. www.who.int - Jack Newman, MD, FRCPC. 1995. How breast milk protects newborns. Sci-Am. 1995 Dec; 273(6): 76-9 - Xanthou M. 1998. Immune protection of human milk. Biol Neonate. 1998;74(2):121-33 - Kelly Bonyata, IBCLC. 2002. My baby is sick - should I continue to breastfeed? http://www.kellymom.com/health/illness/baby-illness.html - Kelly Bonyata, IBCLC. 2004. Benefits of breastfeeding. http://www.kellymom.com/store/handouts/newborn/bf-benefits.pdf - Jack Newman, MD, FRCPC. 2000. You Should Continue Breastfeeding (Illness in the mother or baby). - Mestecky, Jiri; Blair, Claudia; Ogra, Pearay L. 1991. Immunology of Milk and the Neonate. Advances in Experimental Medicine and Biology , Vol. 310 2009/4/3 <[email protected]> > Dear mom, > > Mau nanya ya....kata dokter siih ASI yang bagus cuma 6 bulan aja, utk > sisanya hanya mempererat hubungan emosional ibu dan anak...paling lama ya 2 > th, kalo klamaan .udah gak ada gizinya..mmenurut mom? > > Mama khayra > > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung > Teruuusss...! > > >
