hihihi
mama khayra dan mbak dahlia
pinter berpantun pula
 
ada duku naik skuter
duuh aku gak pinter pinter
 
mamut
yg penting ter ketemu ter, gitu ya?
hihihihih mohon bimbingan :(

--- On Mon, 4/6/09, Dahlia T.P <[email protected]> wrote:


From: Dahlia T.P <[email protected]>
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Tragedi Situ Gintung (rumah ibuku juga jadi 
korban)
To: [email protected]
Date: Monday, April 6, 2009, 1:10 PM






Hai mba junita , 

Mba Junita jangan nangis terus yahhhh ... Mohon maaf mungkin ini teguran dari 
Nya untuk kita semua . Semoga orangtua selalu didalam lindungan , berkah , 
rezki dan kekuatan menghadapi cobaan . Amien 

:) Buah Pepaya tak manis tak yahud rasanya .

Mba junita menangis kita dimilis ikut berduka pula. 

Sandal hilang , tak kunjung datang 
Harta dan uang pastilah datang kalau kita berjuang . 

Sent from my  umminya Yodha Senapati
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: "Ari Rustadewi" 
Date: Sun, 5 Apr 2009 19:52:22 +0000
To: Ayahbunda Milis<Ayahbunda-Online@ yahoogroups. com>
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Tragedi Situ Gintung (rumah ibuku juga jadi 
korban)



Salam kenal Mba Junita
Turut berbela sungkawa atas tragedi situ gintung.
Hhhhhh sedih...liat saudara2 yang terkena musibah.
Salam buat smua keluarga...benar Mba bilang bersyukur smua selamat. Harta benda 
bisa dicari tapi kalo nyawa.. 
Mudah2n pemerintah makin instropeksi. .. Jangan cuma nyalahin alam. 
Makin ngenes liat berita jembatan belum di resmiin juga roboh dana 
pembangunannya 28M... Pakai bahan baku kelas berapa.... Hhhhhh apakata dunia..
Maaf kok jadi ngelantur... 


From: Junita Sigar 
Date: Fri, 3 Apr 2009 21:53:31 -0700 (PDT)
To: <Ayahbunda-Online@ yahoogroups. com>
Subject: [Ayahbunda-Online] Tragedi Situ Gintung (rumah ibuku juga jadi korban)







Dear Maknya Bejo dan Moms yang lain
Tragedi Situ Gintung, huhuhuhuhu.. .. rumah ibuku pun jadi korban.  Rumah ibuku 
di Cirendeu Permai.  Air masuk ke dalam rumah penuh di lantai satu.  Ibuku 
sendiri hampir lemas, kelelep air.  Untung ada adik laki2ku.  Ibuku ikhlas 
dengan kejadian ini, tapi yang ibu saya kesali, ternyata tanggul ditu gintung 
udah ketahuan mulai retak jam 10 malam hari sebelum kejadian.  Banjir bah itu 
sendiri, melanda kawasan perumahan ibu saya jam 6 pagi.  Kalau tanya tentang 
harta benda, ya memang abis.. bis.. Kalau banjir biasa, air naik sedikit demi 
sedikit (kawasan banjir sih) sempet juga mindahin barang2 elektrik ke tingkat 
atas.  Tapi banjir ini memang parah banget, pintu rumah sampai jebol saking 
kuat tekanan air, dalam hitungan nggak sampai 5 menit air langsung meluap 
sampai plafon lantai satu,  Bisa selamat aja udah bersyukur, barang pecah 
belah, emang pada pecah semua, barang elektrik nggak diketahui nasibnya.  
Untung (masih ada untungnya juga) mobil
 berada di bengkel, karena masa kejadian itu banyak banget mobil2 yang berlayar 
disaat banjir.
Kalau ceritakan kejadian ini aja bisa membuat saya menangis.
Huhuhuhuhuh hikz...
Regards
Junita
(masih suka menangis dan sedih ttg tragedi ini)




New Email addresses available on Yahoo! 
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!
















      

Kirim email ke