Pura-pura Kabarkan Ibu Sakit, Penculik Incar Anak SD
Law and Crime Thu, 16 Apr 2009 16:59:00 WIB 
Jakarta - Awas penculikan kembali marak. Kali ini modusnya pelaku mendatangi SD 
tempat korban bersekolah. Kepada para guru, pelaku menyatakan jika ibu korban 
sakit. Padahal pelaku hendak menculik korban. Diduga untuk dijual dijadikan 
sindikat anak jalanan.

Kisah ini terjadi di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (16/4/2009). 
Korbannya bocah berumur 7 tahun bernama Rianti, yang duduk di kelas 1 SD 05 
Penjaringan.
 
Anak pertama dari 2 bersaudara, pasangan Jefri dan Wati, ini hendak diculik 
oleh tersangka bernama Amelia.

Saat itu sekitar pukul 14.00 WIB, Amelia mendatangi sekolah Rianti. Dia mengaku 
hendak menjemput Rianti, karena orang tuanya jatuh sakit.

"Dia mengaku saudara dari orang tua korban," kata Kanit Reskrim Polsek 
Penjaringan Iptu Ali Yusron saat dihubungi melalui telepon, Kamis (16/4/2009).

Saat itu tanpa berprasangka apa-apa, satpam dan wali kelas Rianti pun segera 
mengizinkan anak itu pergi. Lalu dengan berjalan kaki, Amelia membawa Rianti 
pergi.

Untungnya sekitar beberapa ratus meter dari sekolah, atau di dekat RS Atmajaya, 
korban dan pelaku bertemu Yance, yang juga paman dari Rianti.

Saat itu, Yance curiga karena keponakannya berjalan bersama orang tidak dikenal 
dan saat jam sekolah. Yance pun lantas menanyai pelaku, hingga kemudian 
diketahui pelaku hendak menculik Rianti.

Tidak lama, Amelia pun dibawa ke Polsek Penjaringan. Hasil penyelidikan polisi, 
dia mengaku diperintah oleh Eni dan Eca. Diduga Rianti diculik oleh suatu 
sindikat penjualan anak ataupun untuk dijadikan anak jalanan, mengingat orang 
tua korban hanya buruh di pelabuhan.

"Kita masih selidiki dan dalami motif penculikan ini. Satu pelaku sudah kita 
amankan," tutup Ali.

(ndr/iy)



 




Sumber: detikcom


      Berbagi video sambil chatting dengan teman di Messenger. Sekarang bisa 
dengan Yahoo! Messenger baru. http://id.messenger.yahoo.com

Kirim email ke