Dear moms,

Hari ini saya dikirimkan email oleh teman saya,
Subjectnya siy sama seperti yg lg dibahas ini, ttg oknum BS/PRT yg berlaku 
SANGAT AMAT TIDAK PANTAS dan TIDAK BERADAB kepada anak yg sedang diasuhnya.
Tapi videonya ga saya lampirkan ya mom,
nanti working mommies disini jd tambah parno lagi... 
(ditambah.. nanti saya dimarahin ama mba Wika, hihihi...)
Yaaahh.. intinya kita harus sll waspada de mom,
jgn ngelepas anak begitu aja, walopun sama org (yg mnrt kita) bs dipercaya,
krn hati org kita ga ada yg tau.
Apalg di tengah kondisi ekonomi yg serba tdk menentu.
Kita jg harus introspeksi diri, jgn berlaku semena-mena sama BS/PRT kita,
salah-salah... nanti dia ngebalesnya lewat anak kita lg... amit2 ya mom...

Klo emang ada yg penasaran banget ama video ini,
boleh japri saya aja ya mom,
nanti sy kirim lgs ke email pribadi aja, ok!

Dian,




________________________________
From: Mayadeny <[email protected]>
To: Aybun ☺ <[email protected]>
Sent: Thursday, April 16, 2009 10:08:14 PM
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] OOT: sharing 'jangan pakai BS dari LPK Mel*ti'





Cerita about bs sampe sekarang saya kok masih trauma ya mom. Bukan pengalaman 
pribadi sih tapi saya pernah dikirimin ✉ dr temen saya yg dapet jg dr temennya 
abput bs. 

Dia gk tau kalo rumahnya dipasangin cctv oleh majikannya. Begitu saya ngeliat 
perlakuan oknim bs itu mom, sampe detik ini saya seperti trauma. Saya jd 
paranoid setelah melihat tayangan cctv itu n secara psikologis setiap orang 
cerita bs agak nyesek.

Gambar yang pertama, (duhhhh saya nulis nih sebenernya sambil gemeter, tp ada 
baiknya saya share mom ² sekalian)
Oknum bs menggendong anak majikannya yg nangis terus kira ² umur 3 ato 4 th. 
Mgkn kesel karena si anak rewel terus, dilemparlah si anak ini ke sofa dibekep2 
mulutnya pake bantal sofa. Trus dipukuli kepalanya pake kedua tangannya sampe 
dia nangisnya gak kenceng. Duhhhhh mom saya nyesek rasanya ngeliatnya.

Gambar kedua kira ² bayi umur 9 ampe 12 bulan, si bs nih asyik nonton tv, 
rupanya, si bs ini gk tahan liat si bayi rewel terus karena dia gk bs konsen 
nonton tvnya. Tau ndak mom apa yang terjadi, (saya ngetik ini keringet dingin 
keinget2) 
Si bayi di tampar ² kepalanya, udah gitu kedua kaki itu diangkat dengan tangan 
1 kayak ngankat ayam dibanting kesana kemari. Si bayi jejeritan. Udh gitu di 
tepok2 lagi pantatnya biar tidur, terus karena masih nangis dilempar ke kursi. 
Duhhhhhh mom mg bs buat pembelajaran buat kita.

Sampai sekarang saya kayak trauma ya mom, walo gk mengalami sendiri tapi kok 
danpaknya amat besar ama diri saya. 
Saya jadi agak² parno ama pembantu2 di rumah saya, yang dah ikut lama. Dan saya 
tau dia gk mungkin seperti itu.

Mom mg trauma ini cepet hilang ya mom.

Maaf kalo share saya ini mengganggu karena kepanjangan




Regards
Ndanya Ata Chika
Sent from ♏àΨãR€ð̀́Bέrr¥™ ©•u•®•V•ế
in∂��...@t ЌξβϋM ₤Й ☃

________________________________
From: "Dahlia T.P" 
Date: Thu, 16 Apr 2009 07:54:32 +0000
To: <Ayahbunda-Online@ yahoogroups. com>
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] OOT: sharing 'jangan pakai BS dari LPK Mel*ti'

Hai bunda , 

Terimakasih untuk infonya , just sharing juga pengalaman yg sama saya alami 
dengan yayasan Tiara Cipta dimana administrasi 1jt namun alhasil sudah 5 BS 
tidak pernah serius bekerja , yang paling menyedihkan adalah kenapa rata2 
yayasan BS suka seperti itu kurang antensi tanggung jawab , tidak langsung 
mengfollow up atau mencek BS mereka . 




Dahlia T. Pribadi

________________________________
From: felitia bunga 
Date: Thu, 16 Apr 2009 09:35:53 +0700 (ICT)
To: ayahbunda<ayahbunda-online@ yahoogroups. com>
Subject: [Ayahbunda-Online] OOT: sharing 'jangan pakai BS dari LPK Mel*ti'

Dear Moms,

Mau sharing sedikit. Baru awal tahun ini saya menggunakan jasa baby sister 
karena sebelumnya menggunakanan pembantu yang sudah lama bekerja untuk mengasuh 
anak saya dari lahir. Kebetulan waktu itu pembantunya pulang dadakan dan tidak 
kembali. Pada hari itu juga saya langsung hunting BS dengan menelpon list yang 
ada di blog mba Anita ini. Karena waktu saya yang terbatas untuk mendapatkan BS 
di hari itu juga (saya working mom jadi kebingungan kalau tidak ada yang jaga 
babyku, waktu itu berumur 9 bln), akhirnya saya dapat yayasan yang ada stock BS 
saat itu dan langsung bisa diambil. Yayasan tersebut adalah LPK MEL*TI Gedung 
Unas Blok c lantai 2 Jalan kalilio no. 17 Senen Jakarta Pusat dgn ibu Sri Ph 
4257472 - 70377979.  

Administrasi pengambilan sebesar Rp. 850.000, dan kita harus membayar potongan 
gaji mereka selama setahun, yaitu Rp 1,2 juta kontrak setahun boleh tuker 
suster berapa kali pun. Ternyata saya baru tahu klu di yayasan lain tidak harus 
membayar potongannya dimuka.
BS pertama penampilannya memang kurang meyakinkan (gendut dan hitam), tapi 
kerjanya baik, hanya agak kurang open sama anak saya. Yayasan bilang sudah 
pengalaman setahun, ternyata baru bekerja 2 bulan (saya dapat cerita dari BSnya 
sendiri). Gajinya 600rb + cuti 100rb (2 hari perbulan). Namanya suster E*n*, 
dia sempat bekerja 1 bulan, karena anak saya lebih sering dibiarkan main 
sendiri dan dia asik nonton tv, maka saya minta ditukar dengan BS lain, 
hubungan saya dgn BS ini masih baik sampai sekarang, mungkin karena 
pengalamannya memang masih kurang jadi suster E*n* belum terbiasa mengasuh anak.
BS kedua penampilannya lebih luwes, katanya pengalamannya sudah 2 tahun, jadi 
gajinya berbeda 700rb + cuti 100rb (sepertinya ini trik yayasan ini untuk 
mendapatkan gaji yang lebih tinggi). Namanya suster S*j*. Astagfirullah. 
..kalau diajarkan galakan dia, selalu membandingkan dengan tempat yang lama, 
kemudian dia sempat bilang kalau dia sakit kepala dan langsung saya izinkan 
istirahat, tapi...kebayang ga siih klu tidur dari jam 9 sampai jam 4, itu juga 
saya gedor karena kondisi saya dan babyku pada waktu itu lagi flu berat dan 
saya sudah kecapean mengurus semuanya sendiri. Ketika digedor mukanya baru 
bangun tidur, saya minta tolong dia untuk suapin anak saya, dan ternyata ga ada 
yang masuk, caranya juga agak kasar. Besoknya saya lagsung cuti dan 
mengembalikan BS tersebut ke yayasan.
BS ketiga penampilannya sangat baik, kerjanya baik, sangat terampil mengurus 
anak. Namanya suster R*n*,  gajinya 700rb + cuti 100rb (tadinya gajinya naik 
tetapi saya marah karena tidak pernah diberikan BS yang benar). Saya memang 
orangnya suka membelikan barang-barang ke BS, mulai dari peralatan mandinya, 
keperluannya sehari-hari, cemilan, baju, bahkan ketika sudah masuk bulan ketiga 
dia saya belikan HP Nokia baru dengan pembayaran mencicil selama 6 bulan. 2 
hari kemudian dia izin cuti sehari, keesokan harinya saya telpon dia (karena 
sampai siang belum datang juga)dan ternyata bajunya dibawa semua dan dia kabur. 
Saya tidak curiga karena pada saat cuti dia hanya membawa bag pack kecil. 
Ternyata masukan dari orang rumah suster R*n* suka pakai peralatan make up 
saya, kalau siang suka mandi di kamar mandi saya (di dalam kamar saya), suka 
genit-genit dengan tukang koran dan supir di rumah. Dan suster R*n* pernah 
keceplosan cerita dengan pembantu di bawah
 kalau pernah kerja 'mangkal' di daerah pasar baru. 
Saya telpon yayasan minta pertanggung jawaban (karena itu hari minggu dan 
besoknya saya harus ngantor), jawabannya hanya besok saja bu dibicarakan, kan 
sekarang kantor tutup.
Besoknya saya telpon dari kantor dan kata yayasan belum ada stock BS, keesokan 
harinya saya ditelpon katanya ada stock tapi gajinya 1,2jt...gila kali yah, 
saya terus terang tidak mau dengan gaji yang segitu, katanya nanti akan 
dicarikan lagi BSnya.
Hari ketiga saya ditelpon dan ada stock lagi, kata ibu sri penampilannya bagus 
tetapi perawakannya agak kecil, sudah pengalaman setahun. Saya langsung izin 
dari kantor dan meluncur kesana, ngobrol dan melihat lagsung suster tersebut. 
Astaghfirullah. ..susternya kurus sekali dan sangat terlihat tidak sehat, di 
sela2 jarinya korengan, matanya hitam celok. Kebayang ngga kalau suster seperti 
itu harus mengurus anak saya.
Saya minta uang saya kembali, tapi karena di kontraknya ada jadi tidak bisa, 
mereka tetap akan usahakan provide suster sampai kita cocok. Sepertinya mereka 
tahu kalau kita butuh sekali dan asal2an dalam memberikan BSnya. Mereka juga 
tidak pernah memberikan kita kesempatan untuk memilih BS karena selalu bilang 
stocknya hanya satu. 
Saya dan suami saya sudah sangat kecewa dengan yayasan tersebut, cukup tau lah 
kita dengan reputasi suster-susternya.
Sekarang saya sedang berusaha mencari yayasan yang reputasinya baik.

Mudah-mudahan sharing ini berguna.

Thanks
Bunga


Felitia Putri Bunga
Executive AssistantAndrewTani & Co.
Bundanya Atthar 1y 1m 2d (tetap semangat ASI sampai 2 tahun) 
 

________________________________
Lebih aman saat online. 
Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk 
Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini! 



      

Kirim email ke