buat mba wulan makasih bgt sarannya. btw, LBH Apik itu apa ya??? hehe... jd malu nih... aku pernah denger LBH Apik. mungkin disana bnyk pengacara yg khusus membantu masalah kekerasan perempuan selain komnas perempuan ya mba???
-apriyani- --- Pada Sen, 27/4/09, Tri Savitri Wulandini Indharto <[email protected]> menulis: Dari: Tri Savitri Wulandini Indharto <[email protected]> Topik: Re: [Ayahbunda-Online] Kekerasan pada perempuan Kepada: "Ayahbunda-Online Milis" <[email protected]> Tanggal: Senin, 27 April, 2009, 7:31 PM Mba Apriyani, Sangat miris prihatin dgn kondisi Leah.. Mnrt sy, org spt Alip hrs diberi pelajaran spy dia tdk seenaknya dgn perempuan terutama Leah.. Ortu Mba sangat beralasan utk melarang Mba membantu Leah mengingat perangai Alip yg spt itu.. Takutnya nanti Alip malah berbalik menyerang ke pihak2 yg membantu Lea.. Tp hal itu hrs dilawan, Mba, demi keselamatan Lea.. Sedikit info, mungkin Mba bs beritahu ke Lea utk melakukan tahap2 berikut: 1. Segera lakukan visum dokter begitu terjadi kekerasan. 2. Dgn bukti visum saksi, laporkan Alip ke polisi setempat. 3. Dgn bukti saksi tsb, diadukan jg ke Komnas HAM Perempuan. Saran tambahan, Lea bs minta advokasi ke LBH Apik yg sangat concern dgn masalah perempuan utk melakukan langkah2 tsb di atas.. Alamat LBH Apik, Jl. Raya Tengah 16, Kramat Jati, Jkt.. Telp 87797289.. Dgn ada bantuan advokasi, akan meringankan Lea dlm melakukan pelaporan menjalani proses hukumnya nanti.. Sekian semoga membantu.. Yg pasti, kekerasan pd perempuan hrs dilawan!! Regards, TS Wulandini Indharto Powered by Telkomsel BlackBerry®From: "- Yusri -" Date: Sun, 26 Apr 2009 22:09:20 +0000 To: <Ayahbunda-Online@ yahoogroups. com> Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Kekerasan pada perempuan Hai Mbak Apriyani Saya sangat prihatin pd apa yg sdh menimpa Lea. Dan saya sangat menyayangkan kejadian itu dibiatkan berlarut2. Blm menikah saja Alip sdh bertindak seperti itu pd Lea. Apa yg terjadi jika sdh menikah? Sebelum nyawa melayang.... ..segera lah kumpulkan keberanian utk menyudahi nya. Step yg hrs dilakukan pertama kali adalah.... 1. Laporkan kejadian ini pd pihak berwajib. Utamakan saat baru sj terjadi kekerasan. Sehingga visum bisa ditegakkan. 2. Bawa surat pengantar dari kepolisiamn utk melakukan visum. 3. Membawa surat pelaporan yg kita dapat dari kepolisian ke komnas perlindungan perempuan. Komnas anak atau kemnas perlindungan perempuan akan bekerja berdasarkan surat laporan pd kepolisian. Saya sangat.....sangat membanci kekerasan dan penindasan pd sesama manusia. Ma'af ya mbak......saya juga gemes bacanya (pdhl tidak melihat lgsg kejadiannya) . Sementara saya adalah (menurut org2 disekelililing saya) "org yg tidak punya rasa takut jika melakukan kebenaran dan membela hak2 saya". Siapapun akan saya lawan. Tidak perduli laki2 atau perempuan. Tidak perduli berdasi atau bertato. Dan menurut saya "Laki2 yg berani melakukan kekerasan pd wanita sebenarnya adalah laki3 pengecut dan tidak bisa apa2 yg akhirnya dia bersembunyi pd kekuatan fisiknya" Semoga membantu.... . Regards, YUSRI email: yusr...@yahoo. co.id YM: yusri_smpn1 Sent from my BlackBerry® wireless deviceFrom: apri yani Date: Fri, 24 Apr 2009 11:20:50 -0700 (PDT) To: <Ayahbunda-Online@ yahoogroups. com> Subject: [Ayahbunda-Online] Kekerasan pada perempuan Dear all... Maaf ya aku jarang gabung.. Tp aku udah pernah memperkenalkan diri, dan aku rajin sekali membaca respon2 dari mom aybun yg pinter2 n keren2 bgt pengetahuannya. Gini, aku punya tetangga, namanya Lea usianya sekitar 22 tahun. Lia punya pacar yg kebetulan sepupu aku yg usianya 25 tahun namanya Alip. Mungkin sekitar bulan Juli besok mereka akan menikah. Namun, dalam proses pacaran Lea sering kali disakiti oleh Alip, bukan sekedar batin tetapi fisik juga. Lea sering di tonjok, di tendang, dan macam2 kekerasan fisik yg mengerikan. Bahkan Lea jg sering diancam akan dibunuh. Dan terakhir aku dengar 2 hari yg lalu mereka dalam pertengkaran hebat dikarenakan Lea minta putus-membatalkan pernikahan. Namun Alip marah besar dan dgn sadisnya Alip menyiksa Lea lagi bahkan mencukur rambut Lia dgn tidak beraturan. Parahnya kemarahan Alip itu dilakukan di dalam rumah orang tua Lea. Alip jg mengancam dgn meminta tebusan uang hingga 20jt apabila mereka putus. Walau Alip sepupu aku, tp aku sangat2 membenci penyiksaannya terhadap Lea. Ingin sekali aku membuat efek jera kepada Alip. Apa yg sebaiknya dilakukan untuk membuat Alip jera. Aku ingin sekali mengantarkan Lea untuk mengadu ke Komnas Perlindungan Perempuan. Yg jadi pertanyaan : 1. Apakah yg lebih baik di lakuakan terlebih dahulu, lapor ke Kantor Polisi terdekat atau ke Komnas Perlindungan Perempuan? 2. Orang tua aku keberatan kalau aku membantu Lea, krn mereka takut aku mendapat masalah dari Alip sepupuku. Jadi bagaimana aku menghadapi orang tua, padahal aku sangat ingin membantu Lea? 3. dan terakhir, apakah ada yg punya Contact Person Komnas Perempuan? Sebelumnya aku sangat berterimakasih atas bantuan Mom Aybun semua. - Apriyani - FB : apriyan...@yahoo. co.id Apakah demonstrasi turun ke jalan itu hal yang wajar? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! ___________________________________________________________________________ Dapatkan nama yang Anda sukai! Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com. http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
