Hai mbak Dian ...

Kalo yang dimaksud sama dsa cheryl, itu maksudnya susu yang diolah den cara
pasteurisasi (supas). Nah, supas ini, baik belum atau sudah dibuka, tetep
harus ada di suhu dingin (bukan freezer). Karena, proses pemanasan yang
lebih lama dari proses UHT, namun menggunakan suhu yang lebih rendah
dibandingkan dengan proses UHT, menyebabkan mikroorganisme baik di supas
tersebut masih ada. Dan mikroorganisme tersebut hanya dapat hidup pada suhu
dingin.

Sedangkan, pada proses UHT, semua mikroorganisme "dimatikan". Makanya
digunakan pemanasa dengan suhu lebih tinggi dibanding supas namun waktu
pemanasan lebih singkat dibanding supas.

Saya sendiri kalo untuk konsumsi Raikhal di rumah menggunakan supas merek
Diam**d. Sama kaya memilih susu UHT, komposisi harus diperhatikan. Harus
yang susu segar/freshmilk. Tidak ada penambahan rasa, alias plain. Dan tidak
ada penambahan gula.

Kalo untuk susu UHT, ada kok yang komposisinya hanya susu segar. So far,
memang cuma produk dari Ultra Ja**, yaitu yang kotak biru muda, atau yang
satu lagi jenis susu bantal, namanya susu Sehat. Tidak mengandung gula,
tidak mengandung perisa apapun, asal memang pilih yang plain.

Selain dari Ultra, ada lagi dari produsen Diam**d. Jadi Diam**d selain ada
supas, juga ngeproduksi susu UHT plain, tanpa gula, tanpa perisa. Totally
cuma susu segar aja.

-- 
lina, emak si raikhal (1y9m3d)
facebook: lina raisully-raikhal
bumpyodyssey.blogspot.com
raikhalkecilku.multiply.com

Kirim email ke