--- On Thu, 14/5/09, Customer Care <[email protected]> wrote:


From: Customer Care <[email protected]>
Subject: Re: susu sehat 200 ml
To: "Indri Nurdin" <[email protected]>
Date: Thursday, 14 May, 2009, 3:10 PM






Dear Ibu Indri,

Terima kasih telah menghubungi kami melalui e-mail ini. Menanggapi 
pertanyaan yang Ibu ajukan berikut ini penjelasan dari kami :

Semua produk UHT yang diproduksi PT Ultrajaya seperti Susu Ultra/Ultra Milk,
Susu Sehat, Teh Kotak, Sari Kacang Ijo, Sari Asem Asli merupakan produk UHT 
(Ultra High Temperature) yang bahan bakunya adalah bahan alami dimana dalam 
proses pengolahannya dilakukan proses pemanasan sterilisasi UHT dengan suhu 140 
derajat Celcius selama 4 detik.
Tujuan sterilisasi UHT ini adalah untuk membunuh semua mikroorganisme
pembusuk (bakteri, jamur, spora dsb) .
Seperti contoh pada susu segar (bahan baku Ultra Milk & Susu Sehat) dan bahan
lainnya, tetapi kandungan nutrisi di dalam susu segarnya relatif masih dapat
dipertahankan (karena pemanasan dilakukan dalam waktu yang sangat singkat).

Susu UHT kemudian dikemas di dalam kemasan aseptik (bebas mikroorganisme).
Kemasan tersebut terdiri dari 6 lapis dimana bahan-bahan penyusunnya antara
lain plastik polyethilen, kertas dan aluminium foil yang dapat melindungi
produk di dalam kemasan dari panas, sinar matahari, kelembaban, aroma luar
dan mikroorganisme di udara. Proses sterilisasi UHT dan pengemasan dengan
kemasan aseptik membuat kesegaran Susu Ultra dapat bertahan selama 10 bulan
(sampai tanggal kadaluarsa berakhir) tanpa perlu ditambahkan bahan pengawet,
dengan catatan selama kemasan belum dibuka (segelnya masih tertutup) dan
tidak ada kebocoran pada kemasan.

Jika kemasan sudah dibuka maka sudah terjadi kontaminasi dengan udara luar
dan bakteri masuk ke dalam susu sehingga Susu Ultra tidak lagi bertahan
sampai dengan tanggal kadaluarsa berakhir (karena Susu Ultra dan produk
PT Ultrajaya lainnya tidakdilindungi bahan pengawet). 
Seberapa lama daya tahan susu dapat dipengaruhi
berbagai faktor antara lain cara dan kondisi penyimpanan susu seperti suhu
penyimpanan, bagaimana lingkungan penyimpanannya, dsb.

Mengenai tidak adanya logo "Tanpa Bahan Pengawet", kami mengacu kepada
peraturan yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI
yang melarang pencantuman logo ataupun klaim pada kemasan makanan dan 
minuman.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga cukup membantu.

Salam hangat,

Customer Care

----- Original Message ----- 
From: Indri Nurdin 
To: Customer Care 
Sent: Thursday, May 14, 2009 10:55 AM
Subject: susu sehat 200 ml






Yth. CS.Ultra
     Saya tadi pagi minum susu sehat vanilla kemasan 200 ml seperti biasanya, 
yang baru saja saya buka dari kemasan kartonnya yang saya beli langsung dari 
distributor. 
Tapi yang tidak biasa dari susu tersebut adalah dikemasannya, pada kemasan susu 
tersebut terdapat stiker biru yang menutupi kalimat tanpa bahan pengawet. Saya 
jadi bertanya dalam hati, mengapa kalimat tersebut ditutupi dengan stiker? 
Jangan2 susu ultra sekarang ini sudah memakai bahan pengawet ? jadi 
ragu memberikan susu tersebut kepada anak saya.
Mohon pihak Ultra bisa memberikan penjelasan mengenai adanya bahan pengawet 
atau tidak di susu Ultra. Supaya kami konsumen bisa tenang dan tidak ragu lagi 
untuk mengkomsumsi susu ultra. Terima Kasih.  


Get your new Email address! 
Grab the Email name you've always wanted before someone else does!


      Get your new Email address!
Grab the Email name you&#39;ve always wanted before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

Kirim email ke