dear mom's

aku ada artikel mengenai FPT , mudah mudahan membantu, walau aku belum pernah 
mencoba.
 (mama Steven)
Sidik Jarimu Memberi Tahu
Alternatif Mon, 12 Nov 2007 13:30:00 WIB

Orangtua yang memiliki anak dengan kebutuhan khusus biasanya bingung karena 
tidak mampu melihat bakat tersembunyi sang buah hati. Fingerprint test mencoba 
menjawab problem anak yang mungkin memiliki bakat terpendam.

Pikari (42) merasa beruntung telah melakukan fingerprint test (FT) bagi anaknya 
yang autis. Selama 12 tahun lebih merawat dan mendidik anaknya, Pikari masih 
belum tahu metode apa yang tepat untuk anaknya.

Namun, ia merasakan terapi-terapi yang selama ini diberikan sudah membuahkan 
hasil yang signifikan. Lewat FT, ia jadi lebih tahu dan yakin bahwa anaknya 
perlu diberi pembelajaran dengan metode visual, audio, dan sentuhan.

Karena itu, Pikari yang juga pendiri dan pendidik di sekolah autis di kawasan 
Jakarta Selatan ini menganjurkan setiap muridnya menjalani FT agar bisa 
memberikan program lanjutan untuk mereka.


Dermatoglyphic

FT alias uji membaca sidik jari adalah metode berlandaskan dermatoglyphic, ilmu 
pengetahuan yang usianya ratusan tahun. FT adalah genetik blueprint.

Dermatoglyphic-dari bahasa Yunani, derma berarti kulit dan glyph ukiran- adalah 
ilmu pengetahuan yang berdasar teori epidermal atau ridge skill (garis-garis 
pada permukaan kulit, jari-jari, telapak tangan, hingga kaki). Dermatoglyphic 
mempunyai dasar ilmu pengetahuan yang kuat karena didukung penelitian sejak 300 
tahun lalu.

Para peneliti menemukan epidermal ridge memiliki hubungan yang bersifat ilmiah 
dengan kode genetik dari sel otak dan potensi inteligensia seseorang. 
Penelitian dimulai oleh Govard Bidloo pada tahun 1685. Lalu, berturut-turut 
dilakukan oleh Marcello Malpighi (1686), J.C.A. Mayer (1788), John E. Purkinje 
(1823), Dr. Henry Faulds' (1880), Francis Galton (1892), Harris Hawthorne 
Wilder (1897), Noel Jaquin (1958).

Beryl B. Hutchinson tahun 1967 menulis buku berjudul Your Life in Your Hands, 
sebuah buku tentang analisis tangan. Terakhir, hasil penelitian Beverly C. 
Jaegers (1974), sidik jari tercermin dalam karakteristik dan psikologi 
seseorang. Hasil penelitian mereka telah dibuktikan di bidang antropologi dan 
kesehatan.

Hubungan Lahiriah

Pola sidik jari manusia sangat unik dan dipengaruhi oleh proses pembentukannya 
secara genetik. Menurut Al Gaan, praktisi FT, sidik jari manusia tidak akan 
pernah berubah, dan berhubungan erat dengan perkembangan sistem saraf.

"Pembentukan sidik jari ditentukan oleh DNA, dimulai saat janin berusia 13 
minggu, bersamaan dengan pembentukan otak. Prosesnya akan sempurna pada minggu 
ke-24. Sidik jari manusia tak akan pernah berubah dan tidak bisa dibohongi," 
tutur laki-laki kelahiran Pematang Siantar, 12 Februari 1968 ini.

Tak heran, dalam pembuatan kartu tanda pengenal, Anda diwajibkan untuk 
membubuhkan sidik jari. Dalam kasus-kasus kriminalitas, polisi selalu 
memasukkan sidik jari tersangka dalam database. Data itu bila dibutuhkan bisa 
dicocokkan kembali.

Dituturkan Al, demikian ia biasa disapa, ada bukti ilmiah tentang hubungan 
lahiriah antara sidik jari dengan kualitas dan bakar seseorang. Dengan 
mengetahui kecerdasan anak secara dini, Anda bisa menyesuaikan, merencanakan, 
serta menerapkan dengan tepat cara dan bidang pendidikan yang bisa dikembangkan 
pada diri si anak.

Contohnya, anak dengan tipe kognitif harus dititikberatkan pada kualitas dan 
ketepatan informasi yang diberikan. Itu pula yang dirasakan Pikari terhadap 
anaknya yang mengalami autis.

Lebih lanjut kata Al, FT dapat dimanfaatkan Anda untuk mengetahui multiple 
intelligences, termasuk kekuatan dan kelemahan seseorang. Selain itu dapat 
dimanfaatkan untuk memilih bidang pendidikan dan pekerjaan yang tepat, metode 
belajar, dan mengetahui karakter seseorang.

Hasil analisis FT memang tidak dapat memberitahu masa depan seseorang, tetapi 
bisa memberikan solusi komprehensif dalam distribusi kecerdasan lahiriah, 
potensi, dan gaya belajar komunikatif yang disukai.

Lima Hari

Untuk memeriksa kecerdasan Anda atau anak Anda lewat sidik jari, awalnya 
telapak tangan difoto dengan sebuah kamera yang terhubung pada layar monitor. 
Selanjutnya, kesepuluh jari discan pada sebuah alat menyerupai bentuk mouse 
komputer. Caranya cukup dengan meletakkan masing-masing ujung jari secara 
bergantian. Saat itulah, kesepuluh sidik jari Anda telah terekam dalam 
seperangkat komputer. Kemudian, Al atau seorang FT analis akan menganalisisnya.

Hasil seluruh analisis secara detail baru bisa diberikan 5 hari kemudian, 
menunggu hasil analisis laboratorium di Singapura. Di Indonesia memang belum 
ada laboratorium khusus untuk FT ini.

Rieka Dewi Tresnaningsih dari DPI Consulting menambahkan, saat hasil lengkap 
rekam sidik jari diberikan kepada pasien, tim psikolog DPI Consulting siap 
memaparkan artinya. Untuk informasi, jari kelingking menggambarkan penglihatan. 
Jari manis melambangkan pendengaran; jari tengah berhubungan dengan sentuhan, 
keseimbangan, pergerakan, serta koordinasi tangan dan kaki. Jari telunjuk 
sebagai proses informasi (tangan kiri untuk logika, tangan kanan untuk 
pikiran). Ibu jari untuk berpikir dan membuat keputusan.

Menurut Rieka, biaya uji sidik jari Rp 1,5 juta. Namun, harga bisa berubah bila 
dilakukan secara kolektif. Di bulan September ini ada potongan harga, menjadi 
Rp 1.125.000 untuk sekali tes.

Anda mau coba?

Fingerprint Test
Graha Mampang Lantai 5
Jl. Mampang Prapatan Raya 100
Jakarta 12760
Telp. 7988943, 7970545
Hp. 08151849491
 
 
Sidik Jarimu Memberi Tahu
Alternatif Mon, 12 Nov 2007 13:30:00 WIB

Orangtua yang memiliki anak dengan kebutuhan khusus biasanya bingung karena 
tidak mampu melihat bakat tersembunyi sang buah hati. Fingerprint test mencoba 
menjawab problem anak yang mungkin memiliki bakat terpendam.

Pikari (42) merasa beruntung telah melakukan fingerprint test (FT) bagi anaknya 
yang autis. Selama 12 tahun lebih merawat dan mendidik anaknya, Pikari masih 
belum tahu metode apa yang tepat untuk anaknya.

Namun, ia merasakan terapi-terapi yang selama ini diberikan sudah membuahkan 
hasil yang signifikan. Lewat FT, ia jadi lebih tahu dan yakin bahwa anaknya 
perlu diberi pembelajaran dengan metode visual, audio, dan sentuhan.

Karena itu, Pikari yang juga pendiri dan pendidik di sekolah autis di kawasan 
Jakarta Selatan ini menganjurkan setiap muridnya menjalani FT agar bisa 
memberikan program lanjutan untuk mereka.


Dermatoglyphic

FT alias uji membaca sidik jari adalah metode berlandaskan dermatoglyphic, ilmu 
pengetahuan yang usianya ratusan tahun. FT adalah genetik blueprint.

Dermatoglyphic-dari bahasa Yunani, derma berarti kulit dan glyph ukiran- adalah 
ilmu pengetahuan yang berdasar teori epidermal atau ridge skill (garis-garis 
pada permukaan kulit, jari-jari, telapak tangan, hingga kaki). Dermatoglyphic 
mempunyai dasar ilmu pengetahuan yang kuat karena didukung penelitian sejak 300 
tahun lalu.

Para peneliti menemukan epidermal ridge memiliki hubungan yang bersifat ilmiah 
dengan kode genetik dari sel otak dan potensi inteligensia seseorang. 
Penelitian dimulai oleh Govard Bidloo pada tahun 1685. Lalu, berturut-turut 
dilakukan oleh Marcello Malpighi (1686), J.C.A. Mayer (1788), John E. Purkinje 
(1823), Dr. Henry Faulds' (1880), Francis Galton (1892), Harris Hawthorne 
Wilder (1897), Noel Jaquin (1958).

Beryl B. Hutchinson tahun 1967 menulis buku berjudul Your Life in Your Hands, 
sebuah buku tentang analisis tangan. Terakhir, hasil penelitian Beverly C. 
Jaegers (1974), sidik jari tercermin dalam karakteristik dan psikologi 
seseorang. Hasil penelitian mereka telah dibuktikan di bidang antropologi dan 
kesehatan.

Hubungan Lahiriah

Pola sidik jari manusia sangat unik dan dipengaruhi oleh proses pembentukannya 
secara genetik. Menurut Al Gaan, praktisi FT, sidik jari manusia tidak akan 
pernah berubah, dan berhubungan erat dengan perkembangan sistem saraf.

"Pembentukan sidik jari ditentukan oleh DNA, dimulai saat janin berusia 13 
minggu, bersamaan dengan pembentukan otak. Prosesnya akan sempurna pada minggu 
ke-24. Sidik jari manusia tak akan pernah berubah dan tidak bisa dibohongi," 
tutur laki-laki kelahiran Pematang Siantar, 12 Februari 1968 ini.

Tak heran, dalam pembuatan kartu tanda pengenal, Anda diwajibkan untuk 
membubuhkan sidik jari. Dalam kasus-kasus kriminalitas, polisi selalu 
memasukkan sidik jari tersangka dalam database. Data itu bila dibutuhkan bisa 
dicocokkan kembali.

Dituturkan Al, demikian ia biasa disapa, ada bukti ilmiah tentang hubungan 
lahiriah antara sidik jari dengan kualitas dan bakar seseorang. Dengan 
mengetahui kecerdasan anak secara dini, Anda bisa menyesuaikan, merencanakan, 
serta menerapkan dengan tepat cara dan bidang pendidikan yang bisa dikembangkan 
pada diri si anak.

Contohnya, anak dengan tipe kognitif harus dititikberatkan pada kualitas dan 
ketepatan informasi yang diberikan. Itu pula yang dirasakan Pikari terhadap 
anaknya yang mengalami autis.

Lebih lanjut kata Al, FT dapat dimanfaatkan Anda untuk mengetahui multiple 
intelligences, termasuk kekuatan dan kelemahan seseorang. Selain itu dapat 
dimanfaatkan untuk memilih bidang pendidikan dan pekerjaan yang tepat, metode 
belajar, dan mengetahui karakter seseorang.

Hasil analisis FT memang tidak dapat memberitahu masa depan seseorang, tetapi 
bisa memberikan solusi komprehensif dalam distribusi kecerdasan lahiriah, 
potensi, dan gaya belajar komunikatif yang disukai.

Lima Hari

Untuk memeriksa kecerdasan Anda atau anak Anda lewat sidik jari, awalnya 
telapak tangan difoto dengan sebuah kamera yang terhubung pada layar monitor. 
Selanjutnya, kesepuluh jari discan pada sebuah alat menyerupai bentuk mouse 
komputer. Caranya cukup dengan meletakkan masing-masing ujung jari secara 
bergantian. Saat itulah, kesepuluh sidik jari Anda telah terekam dalam 
seperangkat komputer. Kemudian, Al atau seorang FT analis akan menganalisisnya.

Hasil seluruh analisis secara detail baru bisa diberikan 5 hari kemudian, 
menunggu hasil analisis laboratorium di Singapura. Di Indonesia memang belum 
ada laboratorium khusus untuk FT ini.

Rieka Dewi Tresnaningsih dari DPI Consulting menambahkan, saat hasil lengkap 
rekam sidik jari diberikan kepada pasien, tim psikolog DPI Consulting siap 
memaparkan artinya. Untuk informasi, jari kelingking menggambarkan penglihatan. 
Jari manis melambangkan pendengaran; jari tengah berhubungan dengan sentuhan, 
keseimbangan, pergerakan, serta koordinasi tangan dan kaki. Jari telunjuk 
sebagai proses informasi (tangan kiri untuk logika, tangan kanan untuk 
pikiran). Ibu jari untuk berpikir dan membuat keputusan.

Menurut Rieka, biaya uji sidik jari Rp 1,5 juta. Namun, harga bisa berubah bila 
dilakukan secara kolektif. Di bulan September ini ada potongan harga, menjadi 
Rp 1.125.000 untuk sekali tes.

Anda mau coba?

Fingerprint Test
Graha Mampang Lantai 5
Jl. Mampang Prapatan Raya 100
Jakarta 12760
Telp. 7988943, 7970545
Hp. 08151849491Sidik Jarimu Memberi Tahu
Alternatif Mon, 12 Nov 2007 13:30:00 WIB

Orangtua yang memiliki anak dengan kebutuhan khusus biasanya bingung karena 
tidak mampu melihat bakat tersembunyi sang buah hati. Fingerprint test mencoba 
menjawab problem anak yang mungkin memiliki bakat terpendam.

Pikari (42) merasa beruntung telah melakukan fingerprint test (FT) bagi anaknya 
yang autis. Selama 12 tahun lebih merawat dan mendidik anaknya, Pikari masih 
belum tahu metode apa yang tepat untuk anaknya.

Namun, ia merasakan terapi-terapi yang selama ini diberikan sudah membuahkan 
hasil yang signifikan. Lewat FT, ia jadi lebih tahu dan yakin bahwa anaknya 
perlu diberi pembelajaran dengan metode visual, audio, dan sentuhan.

Karena itu, Pikari yang juga pendiri dan pendidik di sekolah autis di kawasan 
Jakarta Selatan ini menganjurkan setiap muridnya menjalani FT agar bisa 
memberikan program lanjutan untuk mereka.


Dermatoglyphic

FT alias uji membaca sidik jari adalah metode berlandaskan dermatoglyphic, ilmu 
pengetahuan yang usianya ratusan tahun. FT adalah genetik blueprint.

Dermatoglyphic-dari bahasa Yunani, derma berarti kulit dan glyph ukiran- adalah 
ilmu pengetahuan yang berdasar teori epidermal atau ridge skill (garis-garis 
pada permukaan kulit, jari-jari, telapak tangan, hingga kaki). Dermatoglyphic 
mempunyai dasar ilmu pengetahuan yang kuat karena didukung penelitian sejak 300 
tahun lalu.

Para peneliti menemukan epidermal ridge memiliki hubungan yang bersifat ilmiah 
dengan kode genetik dari sel otak dan potensi inteligensia seseorang. 
Penelitian dimulai oleh Govard Bidloo pada tahun 1685. Lalu, berturut-turut 
dilakukan oleh Marcello Malpighi (1686), J.C.A. Mayer (1788), John E. Purkinje 
(1823), Dr. Henry Faulds' (1880), Francis Galton (1892), Harris Hawthorne 
Wilder (1897), Noel Jaquin (1958).

Beryl B. Hutchinson tahun 1967 menulis buku berjudul Your Life in Your Hands, 
sebuah buku tentang analisis tangan. Terakhir, hasil penelitian Beverly C. 
Jaegers (1974), sidik jari tercermin dalam karakteristik dan psikologi 
seseorang. Hasil penelitian mereka telah dibuktikan di bidang antropologi dan 
kesehatan.

Hubungan Lahiriah

Pola sidik jari manusia sangat unik dan dipengaruhi oleh proses pembentukannya 
secara genetik. Menurut Al Gaan, praktisi FT, sidik jari manusia tidak akan 
pernah berubah, dan berhubungan erat dengan perkembangan sistem saraf.

"Pembentukan sidik jari ditentukan oleh DNA, dimulai saat janin berusia 13 
minggu, bersamaan dengan pembentukan otak. Prosesnya akan sempurna pada minggu 
ke-24. Sidik jari manusia tak akan pernah berubah dan tidak bisa dibohongi," 
tutur laki-laki kelahiran Pematang Siantar, 12 Februari 1968 ini.

Tak heran, dalam pembuatan kartu tanda pengenal, Anda diwajibkan untuk 
membubuhkan sidik jari. Dalam kasus-kasus kriminalitas, polisi selalu 
memasukkan sidik jari tersangka dalam database. Data itu bila dibutuhkan bisa 
dicocokkan kembali.

Dituturkan Al, demikian ia biasa disapa, ada bukti ilmiah tentang hubungan 
lahiriah antara sidik jari dengan kualitas dan bakar seseorang. Dengan 
mengetahui kecerdasan anak secara dini, Anda bisa menyesuaikan, merencanakan, 
serta menerapkan dengan tepat cara dan bidang pendidikan yang bisa dikembangkan 
pada diri si anak.

Contohnya, anak dengan tipe kognitif harus dititikberatkan pada kualitas dan 
ketepatan informasi yang diberikan. Itu pula yang dirasakan Pikari terhadap 
anaknya yang mengalami autis.

Lebih lanjut kata Al, FT dapat dimanfaatkan Anda untuk mengetahui multiple 
intelligences, termasuk kekuatan dan kelemahan seseorang. Selain itu dapat 
dimanfaatkan untuk memilih bidang pendidikan dan pekerjaan yang tepat, metode 
belajar, dan mengetahui karakter seseorang.

Hasil analisis FT memang tidak dapat memberitahu masa depan seseorang, tetapi 
bisa memberikan solusi komprehensif dalam distribusi kecerdasan lahiriah, 
potensi, dan gaya belajar komunikatif yang disukai.

Lima Hari

Untuk memeriksa kecerdasan Anda atau anak Anda lewat sidik jari, awalnya 
telapak tangan difoto dengan sebuah kamera yang terhubung pada layar monitor. 
Selanjutnya, kesepuluh jari discan pada sebuah alat menyerupai bentuk mouse 
komputer. Caranya cukup dengan meletakkan masing-masing ujung jari secara 
bergantian. Saat itulah, kesepuluh sidik jari Anda telah terekam dalam 
seperangkat komputer. Kemudian, Al atau seorang FT analis akan menganalisisnya.

Hasil seluruh analisis secara detail baru bisa diberikan 5 hari kemudian, 
menunggu hasil analisis laboratorium di Singapura. Di Indonesia memang belum 
ada laboratorium khusus untuk FT ini.

Rieka Dewi Tresnaningsih dari DPI Consulting menambahkan, saat hasil lengkap 
rekam sidik jari diberikan kepada pasien, tim psikolog DPI Consulting siap 
memaparkan artinya. Untuk informasi, jari kelingking menggambarkan penglihatan. 
Jari manis melambangkan pendengaran; jari tengah berhubungan dengan sentuhan, 
keseimbangan, pergerakan, serta koordinasi tangan dan kaki. Jari telunjuk 
sebagai proses informasi (tangan kiri untuk logika, tangan kanan untuk 
pikiran). Ibu jari untuk berpikir dan membuat keputusan.

Menurut Rieka, biaya uji sidik jari Rp 1,5 juta. Namun, harga bisa berubah bila 
dilakukan secara kolektif. Di bulan September ini ada potongan harga, menjadi 
Rp 1.125.000 untuk sekali tes.

Anda mau coba?

Fingerprint Test
Graha Mampang Lantai 5
Jl. Mampang Prapatan Raya 100
Jakarta 12760
Telp. 7988943, 7970545
Hp. 08151849491
 Di Bandung juga ada untuk test sidik jari ini......
silakan kontak saya di 022-7004 5414 atau 0817 906 6093
kami akan datang ke tempat (rumah, sekolah, instansi)
Atau bisa kontak saya di [email protected]


________________________________
From: - Yusri - <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, May 19, 2009 4:47:27 PM
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] FPT (to Mbak Nata)






Hai Mbak Nata....
System tes nya....dgn cara mengambil ke 10 sidik jari anak kita.
Dan nanti kita akan menerima hasil dari gambaran itu kira2 7 hari kemudian.


Regards,
YUSRI
email: yusr...@yahoo. co.id
YM: yusri_smpn1

Sent from my BlackBerry® wireless device
________________________________
From: nata_n...@yahoo. com
Date: Mon, 18 May 2009 12:44:09 +0000
To: <Ayahbunda-Online@ yahoogroups. com>
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] FPT

Mb yusri klo FPT itu tes nya spt apa ya (apa sm tesnya ky tes perkembangan) ? 
Di jkt yg sdh ada FPT dmn ya? Sy kbtln tinggal di BDG dan kynya di bdg sy blm 
pernah dgr ttg FPT ini.. Trm ksh...
♥♧G△vR△ & GΣrRΣЙ'S ♏o♏s ♥♧



      

Kirim email ke