Hi mom, memang y kalo udah ketemu sama kakek-nenek qt ortu jd suka gregetan....
Qt larang2 eh, kakek-nenek dtg hilang sudah larangan.

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: Savitri Siddharta <[email protected]>

Date: Thu, 4 Jun 2009 08:53:36 
To: <[email protected]>
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] kue racun?


Dear Moms dan Dads,

Kalau aku sih menerapkan sisitim jujur di keluargaku. Aku berpikir
kalau kita jujur anak kita juga akan belajar untuk jujur. Dan kalau
kita mengajarkan untuk bohong salah-salah anak kita nanti jadi lebih
jago ngibul daripada orangtuanya. Kalau seperti itu susah kan tuh...
Hehehe....

Anakku sendiri, Fara, baru hampir 2 tahun tapi pertanyaannya banyak
dan jawabannya yang dia dengar itu sering kali dikeluarkan lagi tanpa
melihat tempat dan waktu. Jadi aku membiasakan tidak mengucapkan
hal-hal negatif. Kalau racun itu hanya dipakai untuk racun serangga
dan itu sama dengan bahaya dan tidak boleh dipegang. Tapi kata itu
tidak pernah dipakai untuk makanan dan minuman.

Kalau soal jajanan sih aku tidak membiasakan tapi ya kalo ada neneknya
jebol juga tuh benteng pertahanan. Kalau dilarang susahkarena Fara
suka protes dan tanya kenapa (tidak boleh). Aku sih cuma bilang kue
itu untuk kakak-kakak besar. Adik bayi dan Fara masih kecil jadi tidak
boleh. Nanti ya kalau sudah besar.

Atau kalau dia pingin banget ya kita belikan di tempat yang jelas atau
coba bikin. Beliin sedikit aja cuma untuk dia coba.

Sejauh ini sih manjur karena dia tidak dibiasakan tapi tidak tahu juga
sejauh apa karena terakhir kali nginep di tempat neneknya Fara malah
belanja (dia yang panggil dan pilih lalu neneknya yang bayar) dari
tukang sayur, tukang bubur ayam, tukang roti dan tukang ayam goreng
bumbu...

Cheers,

Sav
--

http://twitter.com/savitri

http://www.hypno-birthing.web.id/

Kirim email ke