Sist Lucy
Fungsi utamanya untuk mengetahui apakah kita terindap HPV atau tidak.
Perempuan lebih rentan kena HPV yang bisa berkembang menjadi kanker. Gak
cuma rahim aja yang bisa kena HPV, payudara pun bisa.
Karena mayoritas meninggalnya perempuan karena kanker rahim karena HPV itu,
makanya kita dianjurkan Pap smear. Untuk usia di bawah 35 thn minimal 1 thn
sekali, di atas 35 6 bulan sekali.

Jangan salah, HPV ini bisa terkena dari mana saja. Misalnya: toilet yang
sebelumnya dipakai penderita, lawan jenis yang gonta-ganti pasangan, lawan
jenis yang setia tapi mengindap hpv dll. Dan tidak hanya dari alat kelamin
saja. Anggota badan pun bisa menularkan. Jadi, ada anjuran untuk bersih2
dulu sebelum melakukan hubungan, untuk menghindari ada virus HPV nempel di
anggota badan kita.

Jika kita tertular HPV tidak bisa langsung kelihatan. Malah umumnya baru
kelihatan 5 s/d 10 tahun kemudian. Bisa saja saat ini, setelah pap smear
pun, kita sehat2 saja... belum tentu tahun depan.

Pap smear *terutama *dianjurkan untuk wanita yang sudah pernah melakukan
hubungan sexual (intercourse), baik yang sudah menikah atau belum, Wanita
yang pernah melahirkan, dan yang mempunyai sejarah kanker di keluarganya.
Untuk pencegahan kanker HPV sekarang ada vaksinnya. Masih mahal banget, tapi
berguna.

Supaya lebih jelas lagi tentang HPV, pap smear dan kanker servix, lebih baik
cari artikelnya mbak.

Jadi, walaupun belum hamil, sebaiknya pap smear aja 1 thn sekali.

Mudah2an bermanfaat, mohon maaf jika ada kesalahan.

Dinny

Kirim email ke