mom...ikutan yah...masih tersambung kan dengan temanya. udah agak lama, mo
nimbrung di tema ini, tapi nyari dulu sumbernya. ini moms...dari buku yang aku
baca:
- Pengalaman di lapangan menunjukkan bahwa anak2 yang mengalami lompatan
perkembangan biasanya akan mengalami kesulitan terutama di bidang akademis.
merangkak membantu otak kiri dan otak kanan anak saling berhubungan. hubungan
antara otak kanan dan otak kiri harus terjadi agar kerja otak menjadi optimal.
- Merangkak membantu anak memiliki rasa keruangan yang baik. ketika di awal
anak mulai merangkak, anak sering menabrak kursi, tembok, dsb. hal ini
lama-kelamaan akan melatih anak untuk berhati-hati dan mengatur dirinya agar
dapat menghindari rintangan yang ada di depannya. anan menjadi awas dan waspada
terhadap lingkungan sekitarnya.
- Yang dimaksud merangkak adalah ketika tangan kanan ke depan dengkul kiri ikut
maju dan ketika tangan kiri ke depan berarti dengkul kanan juga ikut maju.
berdasarkan survey lapangan anak merangkak minimal dua pekan dan yang paling
sampai 1 atau 1,5 bulan.
- Jika anak tidak merangkak dan masih berusia di bawah 4th, masih dapat diajak
lomba merangkak, naik dan turun tangga.
jika sudah berusia di atas 5th, dapat diikutkan kegiatan outbond, berenang
dengan pelatih, main basket, olahraga beladiri. kegiatan apapun yang
menghubungkan otak kanan dan kiri, yang penting ada kegiatan silang anggota
badan atas dan bawah untuk merangsang kecerdasan lateralnya (kecerdasan
membedakan dan mengkoordinasikan gerak tubuh bagian kanan dan kiri secara
kombinasi)
- Anak yang tidak merangkak biasanya tempo kerjanya lebih lambat karena dengan
otak bagian kiri anak mengerti tapi anak tidak dapat langsung mengerjakan
sesuai dengan apa yang dipahaminya karena hubungan dengan otak kanannya kurang
kuat. anak juga biasanya mengalami kesulitan untuk memahami hal-hal yang
bersifat abstrak. anak yang tidak merangkak juga biasanya sering jatuh karena
tersandung oleh kakinya sendiri, sering terpeleset juga.
- Selain itu, orang tua juga perlu tahu bahwa otak akan bekerja optimal ketika
tubuh cukup air dan oksigen. gerakan2 olahraga di pagi hari dapat menambah
oksigen dan jangan lupa memberi minum yang cukup agar otak selalu dalam kondisi
hidrasi.gerakan tubuh dapat mengurangi ketegangan apalagi disertai dengan
senyum dan tawa kecil.
sumber: 27 cara menangani emosi anak (kak Dodo dan Kak Imam)
Pengalaman aku:
Muthia (2,4th), umur 10 bln blm bs merangkak, jika duduk, dan meraih sesuatu
dan jatuh tengkurap, dia ga bisa mengangkat badannya dan bangun. aku sendiri
sdh sangat cemas saat itu. tetapi, muthia senang sekali dititah. tiap kali
inginnya dipegang tangannya lalu dititah. ketika mbak ku tau, beliau langsung
bilang "muthia harus dilatih merangkak, karena merangkak itu harus. dia ga mau
merangkak/ga bisa merangkak karena sudah dikenalin duluan sama "titah", makanya
dia jadi malas merangkak, maunya di titah" sejak saat itu, muthia pun dilatih
merangkak, dan ini ga mudah mom, perjuangannya luar biasa. muthia nangis
meraung-raung tiap kali dibiarkan duduk sendiri, ingin meraih mainan, atau
ingin dititah. tapi oleh kami dibiarkan saja, tapi diberi beberapa mainan
disekitar dia duduk untuk merangsang dia merangkak. bener2 ga mudah mom, aku
merasakan wkt itu ga tega, tapi mbak ku menguatkan, demi kebaikan muthia. dan
akhirnya, muthia merangkak seminggu kemudian,
seminggu kemudiannya lagi, muthia bisa jalan. jadi merangkaknya cuma seminggu
(mudah2an tidak ada masalah)
waduuuh..panjang buanget ya mom...maaf...mudah2an ada manfaatnya
thanks
Nofi
ibunya muthia