"Belajar Marah"

Secara harafiah, balita memang benar-benar sedang belajar tentanghidup,
belajar tentang dunia. Saat ini, Keya nampaknya sedang belajarmerasakan
"kemarahan", belajar marah. Sekitar beberapa minggu lalu, iamasih
"memamerkan" perasaannya dengan cara berteriak dan menangis. Taklama
setelah itu, ia memperlihatkan kemarahan dengan mempertemukankedua alis,
bibir maju ke depan (balapan dengan hidung) dan melipattangan di depan
dada. Duh, mirip tokoh favoritnya di masa kecil, Pocoyo.

Beberapahari lalu, ia mengimbuhkan hentakan kaki pada ekspresi
kemarahannya.Hmmm ... pesan apa sih yang sebenarnya ingin ia sampaikan?
................................. (to be continued)

Baca "pesan" di balik kemarahan si balita di
www.ayahbunda.co.id/profile/ProduserWebAyahbunda/blog
<http://www.ayahbunda.co.id/profile/ProduserWebAyahbunda/blog>

Kirim email ke