Mbak Tina,
coba googling deh, banyak kok informasi mengenai penyakit Lupus atau bisa ke 
Yayasan Lupus Indonesia.
Tapi ini ada sedikit info yang saya unduh dari 
http://panduankesehatan.blogspot.com

Mengenal Penyakit Lupus 
Posted by Dynamic at 1:46 PM 
 
Mungkin kita sering atau pernah mendengar istilah penyakit Lupus, tapi kita 
sendiri tidak tahu persis penyakit Lupus itu apa? Dan seringkali kita tidak 
peduli dan tidak mau tahu, meskipun kita tidak mengetahuinya.

Mungkin karena kita beranggapan bahwa kita merasa sehat dan tidak perlu tahu 
soal itu. Nah melihat realitas seperti ini, saya tergerak untuk mencoba menulis 
tentang penyakit ini, sebagai pelengkap seri kesehatan lainnya yang pernah saya 
tulis, dengan harapan memberi pengetahuan, wawasan, dan manfaat buat kita 
semua. Terlebih di bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah ini.

Penyakit Lupus sebenarnya telah dikenal seabad lalu. Waktu itu diduga akibat 
gigitan anjing hutan. Oleh karena itu disebut Lupus yang berarti anjing hutan 
(bahasa Latin). Gejala yang muncul pada penderita lupus, bermacam-macam, 
tergantung sistem tubuh yang terkena lupus. Namun, gejala umumnya adalah demam, 
rasa lelah berkepanjangan, rambut rontok, dan pegal-pegal otot.

Penyakit Lupus biasanya menyerang wanita produktif. Meski kulit wajah penderita 
Lupus dan sebagian tubuh lainnya muncul bercak-bercak merah, tetapi penyakit 
ini tidak menular. Terkadang kita meremehkan rasa nyeri pada persendian, 
seluruh organ tubuh terasa sakit atau terjadi kelainan pada kulit, atau tubuh 
merasa kelelahan berkepanjangan serta sensitif terhadap sinar matahari. Semua 
itu merupakan sebagian dari gejala penyakit Lupus.

Faktor yang diduga sangat berperan terserang penyakit Lupus adalah faktor 
lingkungan, seperti paparan sinar matahari, stres, beberapa jenis obat, dan 
virus. Oleh karena itu, bagi para penderita Lupus dianjurkan keluar rumah 
sebelum pukul 09.00 atau sesudah pukul 16.00. Dan saat bepergian, penderita 
memakai sun block atau sun screen (pelindung kulit dari sengatan sinar 
matahari) pada bagian kulit yang akan terpapar.

Penyakit lupus adalah penyakit inflamasi kronik yang diperantarai oleh sistim 
imun, dimana seharusnya sistim ini melindungi tubuh dari berbagai penyakit 
justru sebaliknya menyerang tubuh itu sendiri. Penyakit Lupus terjadi akibat 
produksi antibodi berlebihan. Antibodi tersebut bukannya menyerang virus, kuman 
atau bakteri yang masuk ke dalam tubuh, justru menyerang sistem kekebalan sel 
dan jaringan tubuh sendiri. Untuk mendiagnosis penyakit ini dengan pasti, 
diperlukan pemeriksaan darah atau biopsi kulit. Keduanya untuk memeriksa 
antibodi-antibodi yang muncul ketika lupus sedang aktif.

Ada tiga jenis lupus, yaitu :
1. Lupus Eritematosus Sistemik (LES), dapat menimbulkan komplikasi seperti 
lupus otak, lupus paru-paru, lupus pembuluh darah jari-Jari tangan atau kaki, 
lupus kulit, lupus ginjal, lupus jantung, lupus darah, lupus otot, lupus 
retina, lupus sendi, dan lain-lain.

2. Lupus Diskoid, lupus kulit dengan manifestasi beberapa jenis kelainan kulit. 
Termasuk paling banyak menyerang.

3. Lupus Obat, yang timbul akibat efek samping obat dan akan sembuh sendiri 
dengan memberhentikan obat terkait. Umumnya berkaitan dengan pemakaian obat 
hydralazine (obat hipertensi) dan procainamide (untuk mengobati detak jantung 
yang tidak teratur).

Saat ini sudah ada obat baru yang disebut Lymphostat-B, yang berfungsi 
menghambat protein yang menstimulasi limfosit B (BLyS= B lymphocyte 
stimulator). Limfosit B adalah sel yang berkembang menjadi sel plasma yang 
memproduksi antibodi. Jadi dapat memulihkan aktivitas auto-imun menjadi normal, 
kemudian menghambat aktivitas protein tersebut sehingga limfosit B tidak bisa 
berkembang menjadi sel plasma yang memproduksi antibodi. Berkurangnya produksi 
antibodi menyebabkan aktivitas penyakit lupus mudah dikontrol. Saat ini, ada 
sekitar 5 juta pasien lupus di seluruh dunia dan setiap tahun ditemukan lebih 
dari 100.000 pasien baru, baik usia anak, dewasa, laki-laki, dan perempuan.

Di Jawa Barat jumlah penderita lupus terdata mencapai 700 orang. Setiap bulan 
misalnya di RSHS selalu ada 10 pasien lupus baru. Nah jadi kalau data di Jawa 
Barat seperti ini, artinya kita perlu meningkatkan kehati-hatian bersama. Salah 
satu obat yang gampang diperoleh dengan biaya murah yang kita kenal saat ini 
adalah Mahkota Dewa.


Oleh : Dede Farhan Aulawi
 
Semoga membantu ya mbak...
 
Salam maniez,
-bundanya Razka-
  

Widya D. Setyawati 
[email protected] 
[email protected] 
ph.: 021-31931935
http://oui-day.blogspot.com
http://masrazka.multiply.com
YM: widya.setyawati 
 


      

Kirim email ke